Bismillah
Kisah perjalanan saya dalam menuju kuliah di Surabaya
pengalaman yang saya hadapi salah satunya adalah sebelum saya menginjak ke tanah Surabaya ini banyak kisah yang terjadi
di saat di perjalanan di antaranya adalah di saat saya mau berangkat ke pondok,
saya terjatuh dari motor yang di kendarai oleh seorang kakak sepupu, yang
mengalami luka yang sangat serius hingga bawah ke puskesmas untuk dirawat oleh
dokter, sedangkan saya hanya mengalami
luka ringan saja. Namun dengan tekat yang kuat setelah di berikan obat
merah betadin dari ke puskesmas. Saya langsung melanjutkan
perjalanan menuju pondok saya yang berjarak 40
km dari rumah. Diantar dengan salah satu teman kakak saya setelah sampai
di pondok, saya langsung menemui salah seorang guru yang menangani masalah PBSB yang bernama
khoirul Anwar sekaligus yang membimbing, saat memenuhi persyaratan yang harus
di penuhi. Dan keesokan harinya langsung berangkat dari pondok saya menuju
bandara Ambon Pattimura. Dalam perjalanan saya
banyak mendapat musibah yang tidak duga sebelumnya.
pertama: di satu jembatan yang bernama Wailowe mengalami banjir yang
sangat besar dikarenakan hujan yang
terus-menerus, belum lagi hujan dari
gunung turun kekali sehingga kami pun tertahan. Hingga
kami memutuskan untuk tidur di mobil,sampai pagi hari pun air masih saja belum surut seperti biasnya, kami masih
bersabar menunggu hingga sampai 2 hari dua malam kami tertahan dan supir
memutuskan kita ke daerah Masohi di mana
kami naik kapal laut, yakni kapal cepat. setelah kami sampai pada kota Masohi kami pun istirahat menghilangkan rasa
lelah kami. Baru besoknya kami membeli tiket kapal cepat, selama perjalanan
kurang lebih dua jam akhirnya kami pun sampai ke kota Ambon, setelah sampai
saya bertemu salah satu, dari kantor wilayah yang membawa surat pengantar dari
Kota Ambon untuk persyaratan PBSB yang bernama pak Hijrin. Lalu beliau menyuruh
menginap di salah satu hotel, yang
bernama try sakti Ambon.
Keesokan hari langsung menuju bandara tetapi sebelum menuju bandara saya menginap di salah satu
teman guru, dikarenakan tiket
saya hangus seharusnya berangkatnya pagi. Akhirnya saya gagal untuk berangkat pagi jadi saya harus
menunggu besok. Pada besok paginya saya pun berangkat menuju bandara Ambon
Pattimura. Pada pukul 12:00, saya naik
pesawat yang bernama Lion Air, dan akhirnya saya tiba di Surabaya pada pukul
14:30. Setelah sampai saya menerima sms pada
salah satu panitia pbsb yang bernama kakak rafi,mengatakan Syarif,
langsung ke hotel Greensa dan mengikuti pelatihan matrikulasi. Setelah saya sampai di hotel
greensa, saya langsung bertemu dengan kakak rafi panitia pbsb. Dan saya istirahat sejenak lalu
kemudian malamnya saya mengikuti kegiatan yang diadakan oleh pbsb. Setelah
beberapa hari di hotel tersebut.
Akhir matrikulasi selesai dan kami pun diajak
berziarah ke makam sunan Ampel Surabaya. Di
sana kami banyak mengetahui bahwa makam sunan ampel banyak dikunjungi oleh orang. setelah kami selasai
berziarah kami mengutuskan untuk berjalan jalan sekitar makam sunan ampel.
Barulah kami pulang ke kampus UIN SUNAN
AMPEL SURABAYA. Setelah kami sampai di kampus karena Pesma yang bakal kami
tinggalkan belum selesai di renovasi jadi kami untuk sementara waktu tinggal di wisma bahagia, yang letaknya tidak jauh
dari kampus. Dua hari di wisma, kami mendapat kabar bahwasanya pesma sudah bisa
di tempati, kami langsung berkemas-kemas barang untuk pergi menuju pesma.
Setelah kami tiba di pesma, kami pun di pisah satu sama yang lainnya. Kemudian
kami mengikuti orientasi banyak
pengalaman yang saya dapatkan di kuliah ini. Diantarnya saling berbagi
pengalaman satu sama yang lainnya.
Sejak pertama saya kuliah di UIN
SUNAN AMPEL ini saya merasa senang sekali. karena saya bisa berkenalan dengan
orang Jawa, Madura dan yang lainnya. Dan ketika saya mendengar kata Bki terlintas
dalam benakku apa itu Bki setelah saya mengetahui. Ternyata bki adalah seorang
yang konselor yang menangani kasus atau masalah yang dihadapi oleh seorang
cliaent dengan catatan bukan seorang yang gila. Setelah saya aktif dalam kuliah
banyak kegiatan yang di lakukan oleh saya baik dalam naungan kampus maupun Unit
kegiatan mahasiswa sendiri. setelah beberapa bulan kami diajar oleh prof Moh Ali Aziz, yang mengajar ilmu dakwah di kelas kami, lalu
prof Ali mengadakan UTS (ujian tengah semester).
Namun setelah kami mengikuti UTS
ternyata nilai yang paling kecil, yakni pada tanggal 13-10-2014 saya mendapat
nilai 5,0 di antara teman-teman yang lainnya adalah saya sendiri. Saya merasa
malu terhadap teman –teman, tapi prof Ali mengatakan pada saya, bahwa hidup itu
masih koma bukan titik. Karena ini disebabkan oleh Adanya osmaprod /osjur jadi
ke fokusan saya menjadi terpecah belah karena itu nilai saya rendah
dibandingkan teman-teman. Lalu beliau memberi saya sebuah buku yang berjudul
‘’Doa-doa keluarga bahagia’’ yang di dalamnya banyak doa-doa yang penting,
seperti doa mau belajar doa pergi haji, doa sehabis sholat dan yang lainnya.
kemudian Minggu depan kami pun ujian kembali dan Minggu saya pun gagal kembali,pada tanggal 20-10-2014 bahkan lagi-lagi saya
mendapat nilai yang lebih rendah dari pada Minggu lalu, yakni 4,4 ini
disebabkan kurangnya belajar dan memahami isi maksud tersebut aku pun malu
untuk kedua kalinya tapi prof Ali selalu
mengatakan hidup masih koma belum titik namun saya bisa mengambil hikmah
tersebut bahwa saya harus rajin belajar dan jangan lupa untuk berdoa.
Lalu Minggu depannya kami ujian
lagi dan ternyata saya lagi-lagi gagal lagi padahal saya sudah belajar 4 kali
tetapi saya masih gagal lagi apakah ada yang salah dengan cara belajar,pada
tangga l27 10 2014 saya lagi-lagi saya mendapat nilai 50 sangat mengenaskan
nilai yang dapat ini tiga kali saya dapat nilai rendah terus, entah apa yang
saya lakukan. Tapi saya optimis bahwa saya pasti bisa jadi ya
Berawal
dari saya menginjak kelas Tsanawiyah
kelas dua semester 1 kami
sekeluarga yang mengikuti program
transmigrasi (yaitu perpindahan suatu penduduk dari kota yang padat menuju
daerah yang terpencil )Dari sini kami memulai kehidupan
yang baru, Sebelum kami berangkat kedaerah yang akan kami huni nanti kami harus mengikuti pelatihan terlebih
dahulu, yaitu sekolah tranmigrasi yang diadakan langsung dari pemerintah
sendiri. Untuk belajar bagaiman tata cara bercocok tanam yang baik dan benar.
Selama 1 minggu kami ditampung untuk belajar,
akhirnya kami berangkat ke pelabuhan dengan menggunakan bus bersama 50 kaka
lainya yang terdiri dari daerah
pandegelang, tangerang, dan lebak yang
memang dikhususkan untuk daerah banten
saja.
Setelah kami tiba di pelabuhan merak kami langsung naik kapal laut yang besar dan
luas yang namanya kapal Gunung Dempo. lanjut certa akhirnya kami masuk kedalam
kapal kami pun beristirahat untuk menghilangkan lelah kami, dari perjalan kami
yang cukup jauh dari penampunga ke pelabuhan merak banten. Selam perjalan kami
di kapal selama 4 hari kami banyak
pengalaman yang kami dapatkan melihat pemandangan yang spetakuler diantaranya
adalah melihat gunung,lumba-lumba,burung,dan pemandangan laninya.
Setelah
beberapa hari akhirnya kami sampai juga di pelabuhan setelah kami sampai
akhirnya kami pun langsun turun dari kapal dan langsung berkemas-kemas barang
untuk dinaikan lagi kedalam bus. sebelum kami melanjutkan perjalanan menuju
kawasan yang akan dihuni oleh kami sebelumnya kami makan siang terlebih dahulu
setelah kami selesai makan kami langsung melanjutkan lagi perjalana menuju kota
bula yaitu kawasan yang akan tempatih
oleh kami setelah berjam-jam didalam mobil akhirnya Kami tiba ditempat tujuaan
yaitu didaerah waiketam baru.
Setelah kami
menemui kepala desa tersebut akhirnya kami bisa menempati rumah yang telah di
sediakan oleh pemerintah tersebut. Sampai dirumah kami langsung
istirahat,keesokan harinya kami dan beberapa teman lainnya mengikuti
perkumpulan yang membahas tentang( jatah bulan selama satu tahun) kami pun
pulankg dengan membawa 5 karug beras 2botol kecap 9kilogram ikan asin dan 5
kilogram minyak goreng .dan itu
buat selama satu bulan.
Jujur
ini pertama kali saya mengikuti orang tua saya bertransmigrasi jadi saya tidak
tahu mengenai tranmigrasi, baru saya tahu setelah saya berda ditempat langsung
ternyata banyak kekurangan yang salah satunya adalah tidak adanya listrik,saya
heran didaerah saya yang ada listrik, ramai. Jadi saya erasa ada yang
kehilangan dalam diri saya ini waktu demi waktu saya bisa melupakan kemewahan
sejak saya masih didaerah kami.
Lanjut cerita
saya bersekolah disebuah desa yang bernama desa banggoi yang jaraknya cukup
jauh dari kampung saya sendirisekitar 5 km dari rumah.sekian lama saya sekolah
banyak pengalaman yanng saya dapatkan salah satunya adalah bisa berteman dari
berbagai suku diantaranya suku sunda,suku jawa,suku buton ,suku bali, suku
ambon, suku maluku.
Saya juga
sedikit mengerti bahasa mereka,
selama bersekolah di banggoi kami kalau
berangkat sekolah menggunakan sepeda ontel, kadang-kadang juga berjalan kaki
bersama teman-teman yang banyak dilakukan oleh teman-teman buton yang membuat
fisik mereka tambah kuat di bandingkan degan teman-teman jawa. Setelah lulus dari sekolah saya langsung melanjutkan
kebangku Madrasah Aliyah yang notabene pesantren.
Sebelum saya tinggal dipesantren pernah
juga tinggal dirumah orang dengan catatan bantu-bantu
jualan bensin namun setelah satu tahun saya memutuskan untuk tinggal dipondok.
Selama tinggal di pondok banyak pengelaman yang saya dapatkan terutama bagaiman belajar mandiri selama
tinggal dipondok kami belajar bersama-sama teman-teman selama 3 tahun sekolah banyak teman-teman yang selalu
memberi semangat kepada saya karena itulah yang membuat semangat.
Setelah saya
menginjak kelas 2 MA terlintas dibenakku
untuk melanjutkan kejenjang kuliah mengingat di keluarga kami tidak adayang ada
sekolah tinggi dari situlah berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan untuk
menjadi contoh bagi masyarakat desaku, khususnya buat adikku sendiri. Dan saya
ingin adik saya menjadi seperti saya kalau bisa melebihi saya.
Sebelum saya
lulus sekolah memang saya sudah berkeinginan untuk kuliah, namun lagi faktor
ekonomi yang menjadi masalah didalam
keluarga kami, pernah saya bilang kepada orang tua bahwa saya ingin kuliah
namun ibu bilang kepada saya ibu tidak mampu membiayakan kamu kuliah, tapi
dalam hati ini saya yakin dan percaya saya pasti bisa kuliah.
Setelah lulus
sekolah sekolah kami mendapatkan bantuan dari kemenag berupa program beasiswa
yang disebut (PBSB) Program Beasiswa Santri Berprestasi. Saya langsung
mendaftar untuk mengikut program tersebut. Alhamdulillah saya masuk seleksi dan
dari 10 anak yang mendaftar Cuma 6 orang yang lulus seleksi dan keenam orang
tersebut akhirnya kami berangkat keambon untuk mengikuti seleksi PBSB.
Dari sekaian
banyak pondok dimaluku hanya tiga yang mendapat bantuan dari kemenag berupa bantuan beasiswa,setelah kami
mengikuti seleksi di kota Ambon dari dua 21 anak yang mengikuti seleksi dari
tiga pondok pesantren yang mendapat bantuan dari kemenag, masing-masing sekolah
mengutus 7 orang anak untuk mewakili masing-masing pondok pesantren.
Dan dari 21 anak yang mengikuti program
beasiswa, Cuma 2 orang yang lulus seleksi pbsb se-provinsi maluku suatu
kebangagan tersendiri bagi pondok pesantren termasuk saya sendiri. Setelah
pulang dari ambon kami menyempatkan untuk berbelanja dirobinson sesudah kami
memilih barang yang akan beli.
Keesokan
harinya kami pulang dari ambon dengan hati yang senang sebelum kami pulang kami sempatkan untuk mandi dikolam renang
yang ada dijalan batu merah ambon setelah mandi kami langsung melanjutkan
perjalanan menuju pesantren, selama dalam perjalanan banyak pemandangan yang sangat indah. keesokan harinya kami tiba ditempat
pesantren setelah tiba kami langsng
istirahat untuk menghilangkan rasa lelah selama diperjalanan.
Lalu saya
pulang kerumah karena orang tua saya tidak ada dirumah jadi saya putuskan untuk membantu kakak
menanam padi dilahan pekarangan, kami tinggal berdua dirumah terasa sepi karena
orang tua kami sedang pergi ke Tangerang karena ada urusan yang sangat penting yaitu kakak permpuan kami
sedang melangsungkan pernikahan. Jadi
mau enggak mau orang tua kami harus menghadiri pernikahan kakak perempuan.
Selama dirumah
saya bantu kakak untuk menanam padi, pada suatu hari saya sakit selama 3 hari
selam sakit lidah ini rasanya engak enak
makan, eg bisa tidur hingga suatu malam saya bermimpi ada 3 orang termasuk saya
terus nama saya yang sering disebut-sebut dan keesokan harinya saya lupa bahwa pengumuman seleksi PBSB masih
lama. Setelah satu minggu kemudian tepat pada hari sabtu saya mendapat sms dari
salah satu teman dan dia bilang kepeda
saya selamat “kamu lulus seleksi dari program PBSB” saya heran daya dan tidak
percaya bahwa yang dikatakan teman saya
itu benar. Langsung menelpon salah satu guru saya yang menangani pbsb,untuk
memastikan bahwa yang dikatakan teman saya itu benar. Dan ternyata apa yang
dikatakn teman saya adalah benar.
Langsung saya
di jemput oleh teman untuk pergi
kepesantren untuk mengisi berkas-berkas yang disediakan oleh pihak kemenag dan ada juga surat
perjanjian yang harus disanggup oleh setiap
penerima program beasiswa.
Setelah
selesai mengisi surat perjanjian kesepakatan antara saya dan pihak
kemenag langsung saya pulang dan mengabari orang tua saya ditangerang bahwa saya lulus seleksi dan mendapatkan
beasiswa, kedua orang tua saya sangat bersyukur atas lulusnya saya sebagai
penerima beasiswa sampai-sampai orang tua saya menangis karena terharu
mendengar bahwa saya mendapat besiswa. Saya sangat senang bahwa impian saya
selama ini bisa tercapai mugkin ini karena niat, usaha dan doa hingga akhirnya
saya bisa kuliah.
Dan saya
teringat pada sebuah perkataan ibu saya beliau mengatakan “Nak ibu tiak punya
buaya untuk kamu kuliah” namun itu
tidakmwmbuat saya putus asa malah-malah saya yakin bahwa saya pasti bisa
kuliah. “Mungkin perkataan seorang ibu itu adalah doa” hinggah akhirnya
saya kuliah tanpa biaya orang tua. Saya
sangat bersyukur bahwa allah telah mengabulkan doa hambamu ini karena engkau aku bisa kuliah.
Sekian lama
saya menunggu orang tua saya pun tak kunjung tiba kemaluku sekian lama saya
tinggal berdua bersama kakak. Ketika
bulan romadhan tiba tinggallah aku sendiri dirumah karena kakakku diajak oleh
teman untuk bekerja disebuah perusahaan
yang cukup jauh dari rumah sehingga terpaksa mau enggak mau harus tinggal di
tempat kerjanya.
Selama bulan
romadhon saya buka hanya sekedarnya begitu juga dengan sahur dan kadang- kadang saya teringat orang tua
dalam hati ini berkata andaikan ada mereka pasti tidak akan sepi seperti ini.
Kalau berbuka saya hanya ditemani oleh seekor kucing yang selalu menemani
disaat buka maupun sahur,tapi saya coba
untuk selalu tegar dalam menghadapi apa yang saya alami mungkin ini ada
hikmanya dibalik ini semua. Saya yakin
saya pasti bisa menjalani ini semua ini.
Hingga
akhirnya salah satu keponakan saya
pulang dari tempat kerjanya,hati sangat senang sekali karena saya tidak lagi
kesepian karena ada keponakan yang
menemani selama kakak saya bekerja tidak pernah pulang hingga mau menjelang hari lebaran hingga akhirnya kakak saya pun pulang hati sangat senang sekali.
Lima bulan pun sudah berlalu namun orang tua pun kunjung datang juga
hingga akhirnya tiba telah dikumandangkan takbir yang terdengar dimana, keesokan harinya kami
pergi kemasjid untuk melakukan ibadah sholat idul fitri bersma-sama. Setelah
kami selesai sholat idul fitri kami pun
berkunjung kesalah satu tetengga kami untuk bersilaturami untuk meminta maaf
atas kesalahan yang pernah kami perbuat
baik yang di sengaja maupun yang di sengaja.
Setelah kami
selesai berkunjung untuk meminta maaf
kami pun langsung melanjutkan lagi perjalanan untuk ketetangga yang
lain. Hingga kami memutuskan untuk singgah di salah satu rumah yang bernama
Tete Raden beliau ini sudah kami anggap seperti orang tua kami karena
kebaikannya yang membuat kami sungkan kalau tidak singga kerumah beliau terlebih
dahulu, setelah kami bermaafan kami melanjutkan untuk pulang kerumah untuk
istirahat.
Setelah sore harinya kami menuju salah satu
rumah teman kakak yang jarakny cukup jauh dari rumah kami sekitar 2 km. Setelah
kami tiba dirumah beliau kami langsung di sambut hangat oleh mereka kami pun
langsung di suguhkan oleh berbagai macam makan
kepada kami tanpa pikir panjang lagi kami langsung menyantam makan yang
telah disuguhkan,setelah kami selesai menyantap makanan kami langsung minta
izin untuk pamit pulang karena waktu yang menunjukan pukul 10:00 malam akhirnya
kami putuskan untuk pulang kerumah kami.
Keesokan
harinya taman saya datang kerumah kami untuk bersilaturahmi kepada keluarga
kami setelah kami berbincang-bincang akhirnya teman saya mengajak saya untuk
main kerumahnya saya pun mau lalu saya minta izin kepada kakak untuk ikut
bersama teman-teman saya tersebut. Selama saya berada ditempat teman saya
banyak sekali makanan yang enak dimakan, setelah itu kami berencana utuk
refresing atau jalan kepantai selama diperjalana kami banyak sekali melihat
orang-orang menuju kepantai yang akan kami datangi karena pantai yang
indah suasana yang ramai membuat kami menjadi senang dan gembira dan ada disana
bayak sekali orang yang mandi jualan.
Setelah puas kami bermain dengan air dan
berhubung waktu mulai gelap akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang, terasa
berat meninggalkan tempat ini namun, terpaksa kami harus meninggalkan tempat
ini. Kami pulang menuju keruah selam
diperjalana pulang kerumah sempat motor kami mogok karena kehabisan bensin akhirnya kami dorong sepeda motor kami yang
kehabisan tersebut.
Hingga kami
dapat salah satu toko yang menjual bensin kami pun langsung membelinya dan
mengisi full tangki yang ada dimotor setelah kami selesai membeli bensin kami
pun langsung melanjutkan perjalanan pulang kerumah setelah sampai dirumah kami
langsung menyantap makanan yang ada diruang makan sampai tidak ada sisa.
Setelah makan kami langsung main kerumah
tetangga yang tidak terlalu jauh dari tempat rumah kami ngobrol tentang masalah saya mendapatkan beasiswa
mereka bilang kkamu tuh beruntung bisa kuliah beasiswa lagi. Ya ini mungkin
lagi kebetulan aj saya mendapatkan beasiswa dan saya usaha dan doa tetap aku
panjatkan kepada Allah SWT. Karena beliaulah saya bisa seperti sekarang ini.
Selam 3 hari
saya berada dirumah teman saya
memutuskan untuk pulang kerumah setiba sampai dirumah saya heran karena kakak
saya tidak ada dirumah ternyata beliau sudah pergi untuk kembali lagi bekerja diperusahaan yang sebelumnya
beliau sudah bekerja jadi saya kesepian lagi
karena kakakku sudah berangkat bekerja kembali tapi biarlah walaupun
saya sendiri tetepi masih banyak tetangga
yang berdekatan denang rumahku.
Setelah
lebaran pertama saya memutuskan untuk kembali kepondok untuk menayakan kapan
saya bisa berangkat kesurabaya untuk
kuliah namun salah satu guru yang menangani tentang pbsb sedang tidak ada
dirumah lalu saya bertanya kepada ketua yayasan pondok pesantren beliau pun tidak
tahu kapan pemberangkatan saya kesurabaya
akhirnya saya pun langsung pulang kerumah sebelum saya pulang sebelum
kerumah ustad mengajak saya untuk menghadiri acara didesa lain kami saya pun mau kami pun langsung berangkat
menuju tempat tersebut yaitu lebih jauh dari tempat tinggal saya sendiri.
Setelah kami
tiba ditempat tujuan kami langsung disambut dengan hangat oleh desa tersebut.
Ustad, saya dan beberapa teman saya yang diajak untuk mengikuti acara isro wal
mi’roj selam 1 jam ustad kami bercerita tentang mengenai isro miraj setelah selesai
acara kami diajak untuk mendatangi rumah kepala desa yang tidak jauh dari
tempat acara isro miroj tersebut. Lalu kami masuk kedalam rumah pak lurah dan
disan beliau sudah disediakan makanan
kemudian beliau mengajak kami untuk makan bersama-sama.setelah kami selesai
makan saya diajak oleh salah satu teman
saya untuk berkunjung kerumahnya yang letaknya tidak jauh dari rumah pak Lurah
tersebut telah sampai dirumah teman ku saya langsung berkenalan dengan keluarga
mereka cukup lama saya beradadi tempatnya akhirnya kami pun palang kepondok.
Sebelum kami pulang kepondok aku mengajak ustad dan teman-teman ku untuk
singga dirumahku akhirya kami pun sampai dirumah kami langsung masuk dan
istirahat kami berbincang-bincang.ustad dan teman-teman pamit untuk pulang
kepondok kerna cuaca yang kurang
mendukung (gelap) akhirnya mereka pun
pulang kepondok dabn saya tidak ikut mereka pulang kepondok saya tinggal
dirumah untuk membantu kakak dirumah.
Dan keesokan
hari bapak saya datang dari tangerang hati ini sangat senag karena bapak saya
datang walaupun tidak bersamaandengan ibu saya kemudian kesokan harinya kami
memutuskan untuk bersilaturahmi dengan ustad saya sesampainya kami dirumah
ustad tersebut kami sambut dengan penuh kehangatan dan kami pun dipersilakn duduk kemudian
beliau meawarkan kami jajan lebaran yang masih ada sehabis kami bersalaman kami
pun langsung pulang kerumah sebelum sampai dirumah tiba-tiba hujan deras terpaksa kami pun
singgah disalah satu toko untuk berteduh.
Selama satu
jam kami menuggu akhirnya hujan pun berhenti kami pun langsung melanjutkan
perjalan menuju kerumah dan belum lagi sampai dirumah hujan pun turun kembali
kami putuskan untuk singgah di salah satu suadara kami selama satu jam
setengah akhirnya hujan pun kembali
berhenti dan kami langsung pulang kerumah setelah kami sampai dirumah langsung salin baju akibat hujan
diperjalanan.
Dan keesokan
harinya saya mendapat telpon dari salah satu guru saya yang menangani masalah
pbsp dan malamnya saya dan kakak sepupu malam-malam kami langsung kerumah guru
saya setelah sampai dirumah beliau langsung berkata kepada saya harus memenuhi
persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak kampus tersebut.
Langsung
setelah mendengar penjelasan kami lalu pulang
dan keesokan harinya kami kekota bula untuk membuat persyartan yang
ditentukan oleh pihak kampus. Diantar persyaratan yang harus dipenuhi adalah membuat KTP, dan
ijasah yang di kasih legalisir, surat keterangan kesehatan, surat keterangan
prilaku baik dan surat bebas narkoba.
Seharian saya
bersanma kakak sepupu saya harus pergi kesana kesini untuk persyaratan yang harus dipenuhi. Setelah selesai semua yang berakas yang harus dipenuh lalu akhirnya kami pulang
kerumah. Sebelum kami melanjutkan perjalanan kepondok kami singga kerumah terlebih dahulu. Sebelum
kami mau pergi kepondok tiba-tiba diperjalana kami mendapat suatu musibah yaitu
kami terjatuh dari motor akibat menabrak anjing warga tersebut.
Akhirnya kami
pun dibawah kepuskesmas untu dirawat sykur dan allhamdulillah ssaya hanya luka
ringan saja namun kakak sepupu saya mengalami luka yangcukup serius dibagian
kepala dan tangannya akhirnya kakak
sepupu saya harus istirahat dan tidak bisa mengantar saya kepondok untung saja
ada kakak sepupu satu lagi yang sudi mau mengantar saya kepondok lalu akhirnya
kami pun berangkat setelah kami tiba dipondok saya heran kanapa tidak ada
oraang sama sekali beberapa kemudian guru saya datang kami langsung kerumah beliau dan saya
langsung mengambil ijasah yaangsudah dilegalisir untuk kelengkapan kuliah tetapi
guru saya bilang harus mengambil di pak
Selamat dimana pak Selamat ini adalah seorang bendahara sekaligus yang
menangani masalah ijasah kamipun langsung kerumah pak Selamet untungnya pak
selamat ad dirumah setelah saya berbicara mengenai ijasah kami bedua langsung
kekantor untuk mengambil ijasah setelah selesai.
Keesokan
harinya saya meminjam motor untuk pergi kekepala sekolah untuk meminta
legalisir ijasah dan sekaligus meminta izin dan doanya semoga saya selamat
dijalan dan dimudahkan oleh allah agar
mencapai cita-cita saya amin. Setelah kami pamitan kepada pak kepala sekolah
kami pun langsung kembali kepondok. Dan sebelum saya berangkat saya berpamitan
kepada guru-guru untuk diberikan kemudahan dalam perjalanan.
Pada siang
harinya saya lansung berangkat dengan menggunakan mobil Avanza selama dalam
perjalanan banyak pemandangan yang saya lihat di sekeling jalan raya setelah
kami barada pada pertengan hutan seram
kami melihat sebuah mobil terjatuh dan langsung masuk kami singgah sejenak untuk melihat kejadian
tersebut.
Untung tidak
ada korban dalam kecelakaan ini kami langsung melanjutkan perjalanan kami
setelah beberapa jam berada dalam mobil perut kami terasa lapar dan kami
memutuskan untuk mencari makan kebetulan diatas gunung ada sebuah rumah makan kami pung langsung singga untuk makan setelah
makan kami istirahat sejenak untuk menghilangkan rasa lelah kami.
Setengah jam
kami istirahat kami pun langsung melanjutkan perjalanan kami menuju Ambon,
sebelum kami menuju ambon tiba-tiba hujan pun turun. Kami sampai disebuah
jembatan yang bernama kali Way loe karena hujan yang tterus menerus mengakibatkan banjir yang terus naik kepermukaan atas tanah.
Jadi terpaksa kami harus tidur didalam dimobil sambil menunggu surut air
yang banjir akibat hujan yang terus menerus
menghujani daerah ini. Sekian lama kami menunggu supaya airnya surut
namun apa yang terjadi malah-malah banjir makin bertambah besar arus kalipun semakin lama semakin deras dan
hujan pun seakan-akan tidak mau berhenti.
Keesokan
harinya air pun tetap saja tidak mau surut-surut hingga akhirnya kami
putuskan kembali kedaerah masohi untuk
naik kapal laut sebelum sampai ke kota
Masohi kami singga sejenak untuk untuk mengisi perut yang kosong selama tadi
malam belum makan nasi.
Setelah makan
kami melanjutkan perjalan menuju kota Masohi setela beberapa jam kemudian
akhirnya kami tiba dikota masohi kami langsung mencari tempat penginapan untuk
kami beristirahat selama beberapa menit kami berkeliling kota Masohi akhirnya kami menemukan
pengenipan yang cocok untuk beristirahat sejenak, setelah itu kami menurunkan
barang-barang yang berada di dalam mobil kami puan memukan langsung masuk kekamar
dan menaruh barang-barang kami pun istirahat.
Kami
pun keluar untuk melihat pemandangan malam kota Masohi sungguh indah
suasana yang mempesona dan memukau. Kami pun pulang dan kembali kepenginapan
kami pun langsung istirahat. Keesokan harinya kami pun langsung bergegas menuju
pelabuhan untuk memebeli tiket kapal
yang seharga 110 ribu kami pun berangkat
dengan menggunakan kapal cepat selama 2 jam kami didalam kapal akhirnya kami
pun sampai di pelabuhan ambon manise
kami pun turun dari kapal dan membawa turun barang-barang kami langsusng naik mobil avanza sampai
kekota ambon.
Setiba di
Ambon saya pun langsung menelpon pak hijrin dimana beliau ini yang membawa
surat izin dari kemenag ambon langsung kami pun bertemu disalah satu hotel yang
bernama SumberSAsia dan beliau pun
mengasih sehelai kertas walaupun yang dikasih hanya sehelai kertas namun itu
sangat berharga. Dan beliau pun membayarkan saya untuk menginap dihotel sumber
Asia tersebut.
Sore harinya saya berjalan-jalan mengelilingi
plasa untuk membeli sesuatu dan tiba-tiba hape saya berbunyi dan ternyata yang
menelpon adalah pak Patur beliau adalah salah satu kerabat ustad saya dan kami
pun bertemu di ruang tunggu lalu beliau
ingin mengajak saya kerumahnya namun saya belum siap untuk pergi sekarang ini.
Malam pun tiba
saya berkenalan dengan orang makasar
yang bernama Andik pertam kali kami bertemu lalu berkat kepada kami
dengan bahasa makssar yang berbunyi sebagai berkut. Kita dalam bahasa makassar
kita berarti kamu dengan makna yang sopan. Kami pun ngobrol –ngobrol tentang
kota ambon dari segi makananya terbilang
mahal dan nasinya yang terbilang keras dan saya pun diajak berkenaln dengan
teman-teman beliau, dan sekalian pamit kepada kami karena mereka hendak bekerja
di perusahan batu bara, setelah mereka berangkat saya pun langsung kekamar
untuk beristirahat.
Keesokan
harinya saya mandi dan langsung berkemas-kemas barang untuk pergi
kebandara sebelum saya meninggalkan
hotel saya pun sarapa terlebih dahulu. Setelah sarapan saya langsung pergi berjalan
kaki yang jaraknya sekitar 1 km dari tempat hotel saya menginap, sebelum
menemui pak Patur saya harus menyeberang lautan dengan menggunakan perahu kecil
yang memang disediakan para penumpang,
saya pun naik perahu kecil sampai keseberang desa. Selama kurang dari 15 menit
akhirnya saya pun sampai diseberang desa
tersebut.
Saya pun turun
dari perahu kecil tersebut dan langsung
melanjutkan perjalanan menuju jalan raya setelah sampai di jalan saya
langsung naik mobil angkut yang menuju ke bandara setelah ssampai di bandara
tiba-tiba telpon berbunyi keras ternyata yang menelpon say adalah pak Patur dan
bilang kepada saya bahwa saya harus kembali ketempatnya pak Patur setelah
sampai di tempat beliau karena kendala
yang saya hadapi sekarang adalah karena tiket yang belum dipesan oleh pak
Patur belum ada terpaksa saya harus
kembali ketempat beliau.
Setelah saya
tiba di rumah beliau saya pun langsung berbicara tentang mengenai maslah tiket
yang belum di pesan tersebut. Saya berkata beliau sudah pak pesan saja tiketnya
nanti saya bayar kalau mau berangkat kesurabaya
tiket pun di pesan oleh adiknya pak Patur yang bernama mas Toni dengan seharga 1,300.000.00 dan adiknya bilang kepada saya bahwa berngkat
besok pagi namun pak Patur bilang kepada say bahwa berangkat besok siang
sekitar jam 12 siang saya percaya bahwa
yang dikatakan pak patur adalah benar.
Keesokan
harinya adiknya pak patur datang untuk bekerja ketika saya mau keluar untuk
membeli nasi untuk sarapan kami pun
bertemu mas Toni pun heran melihat saya masih di tempat kerja dan langsung
menayakan kenapa belum berangkat lalu
saya menjawab kata pak Patur jam 12 siang, kemudian mas Toni menelpon pak Patur
untuk datang ketempat kerjanya.
Tidak lama
kemudian pak Patur datang di kantor lalu mas Toni lansung memarahi pak Patur selang itu pak Patur menyuruh
adiknya untuk memesan tiket pesawat lagi
dan allhamdulilham ada tapi hanya untuk hari besok saja dan yang ada jam
12 siang.
Lalu saya
menelpon salah seorang panitia pelaksana
orientasi pbsb kemudian saya bercerita
bahwa saya tidak bisa datang hari minggu di karenakan tiket yang saya pesan telah hangus jadi saya
kemungkinan sampai disurbaya hari senin kemudian hari senin saya berangkat ke
bandara dan saya diantar oleh pak patur sampai di bandara saya langsung masuk
keruang tunggu beberapa menit kemudian pesawat jurasan ambon surabaya telah
mendarat kami pun langsung siap-siap untuk naik pesawat setelah kami sudah
berada didalam pesawat dalam hati berkata tidak nyangka saya bisa naik pesawat
terima kasih ya allah engkau telah beri hamba kesepatan untuk menaiki pesawat ini, selama 2 jam kami
didalam pesawat akhirnya kami pun sampai di surbaya yaitu bandara juanda kami
pun langsung bersiap-siap untuk turun.
Setelah keluar
dari pesawat saya pun langsung mencari taksi untuk menuju tempat acara
tersebut. Sebelum menuju tempat acara ternyata bahwa supir yang saya naiki
tidak begitu paham tempat yang telah di sms oleh panitia cukup lama kami
mencari alamat ini akhirnya kami sampai juga pada hotel yang di sms kan yang bernama greensa langsung saya pun
bertanya kepada penjaga satpam pak dimana tempat acara pbsb.
Saya pun masuk
kehotel dan lansung bertanya kepada penjaga hotel tersebut kemudian saya
mengisiidentitas kemudian salah satu panitia orientasi datang lansung mengajak
saya ke atas dan saya disuruh istirahat
sejenak untuk tidak menyangka bahwa saya keluar dari maluku. Suasana yang
berbeda antara maluku dengan surabaya dari penduduk katakanlah setegahnya
surabaya.
Malam harinya
saya mengikuti kegiatan dan disanalah saya diberi penghormatan tanda pengenal
anggota peserta orientasi mahasiswa dan disanalah saya berkenalan dengan
teman-teman dan kebanyakan teman-teman saya berasal dari luaar pulau jawa
contohnya makassar,medan, pontianak,maluku dan kalimantan.
Selama berada
dihotel greensa dan mengikuti kegiatan dan yang mengisi materinya keren-keren
sehingga saya merasa senang dan bahagia karena kami merasa seperti orang kaya
yang hanya belajar dan makan dan lama-lama saya bisa mengenal mereka dengan
baik mungkin memang kita dijodohkan untuk saling mengenal satu sama yang
lainnya. Setelah selama satu minggu kami mengikuti kegiatan orientasi ini kini
tiba saatnya acara penutup dan akhirnya selesai juga acara kegiatan orientasi
mahasiswa.
Sebelum kami
beranjak menuju kampus uin sunan ampel terlebih dahulu kami diajak untuk
berjiarah makam pahlawan dan setelah selesai berdoa sebelum meninggalkan tempat
ini kami berfoto bersama-sama setelah kami selesai kami langsung kembali ke
mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju makam sunan ampel selama 1 jam
perjalanan akhirnya kami pun sampai ke tempat tujuan yaitu makam sunan ampel
kami langsung mengambil wudhu untuk sholat sunah menghormati masjid setelah
kami membaca doa buat makam sunan ampel setelah selesai membaca doa kami pun
berfoto –foto kembali.
Lalu kami pun
melanjutkan dengan berbelanja disekitar pasar yang tidak jauh dari makam sunan
ampel. Setelah kami puas berkeliling pasar dan membeli barang-barang kami pun kembali ke bus untuk pulang ke kampus uin
sunan ampel. Selama kurang 30 menit akhirnya kami pun tiba di kampus kami
langsung bergegas turun untuk membawa barang-barang kami yang masih berada
dilam mobil.
Selanjutnya
kami bergegas kemasjid untuk sholat isya
dan kami mendengar bahwa tempat tinggal belum bisa dihuni jadi sementara kami tinggal di
penginapan wisma bahagia. Selama beberapa hari kami tinggal diwisma bahagia akhirya kami sudah bisa menghuni
pesma yang menjadi tempat tinggal kami setelah berada dipesma lalu kami dipisah dimana- mana. Keesokan harinya kami
melaksanakan oscar di dalam oscar kami kami banyak pengalaman diantaranya kami
bisa mengenal satu lainnya. Setelah oscar berakhir kami keesokan harinya kami langsung kuliah
dan pertama kuliah kami merasa senanfg karena kami bisa merasakan bangku
perkuliahan.
Pertama kali
kuliah dan di ajar oleh pak Prof. Ali Aziz saya tuh senang karena beliau itu
tidak terlalu tegang dan tidak monoton beliau juga bisa bercanda maka dari
situlah kami semua senang kepada beliau terlebih lagi kalau beliau selalu
memberi kami motivasi agar selalu semangat. Kalau beliau mengajar pasti beliau
menggunakan kemeja berwarna putih jad membuat beliau seperti awey muda. Saya
ingin seperti beliau menjadi penulis buku yang terkenal sampai negara-negara.
Dan karena menulis buku beliau bisa pergi kemana saja misalnya hongkong,
vietnam,india afrika dll.
Dan beliau
mengajari kami tentang ilmu dakwah dimana ilmu dakwah ini mengajarkan bagaimana
tebtang-tentang cara berdakwah baik di indonesi maupun diluar negeri dan tidak
Cuma itu saja orang awam pun diwajibkan untuk berdakwah walaupun pengetahuan
tentang islam masih sedikit. Dan ilmu dakwah juga mengajarkan kita untuk
berdakwah menggunakan alat moderen seperti melalui handphone,facebook,
internet,email dll.
Setelah kami cukup lama diajar oleh beliau
akhirnya uts datang tidak seperti sma dulu kalau uts pasti yang akan tentang
masalah contoh bersuci berbeda denga kuliah kami harus mampu menjawab semua
pertanyaan yang diajukan oleh pak Prof Ali Aziz. Setiap uts kami diberi satu bab dan yang harus dibaca dibaca. Hari
pertama uts kami bersemangat saat di bacakan
dari jumlah soal 40 saya hanya bisa menjawab 18 saja ini akibat saya
tidak mengerti dan malas. Dan karena itulah saya mendapat nilai rendah yaitua
40 namun pak prof berbicara kepada saya bahwa hidup itu masih koma bukan titk
minggu depan kemudian kami uts kembali seperti biasanya kami harus membaca satu
babsetelah hari senin tiba kami bersiap-siap untuk uts seperti biasa soal masih
tetap yaitu 40 soal setelah dibacakan soalnya saya hanya mampu menjawab 20
pertanyaan saja dan akhirnya saya lagi mendapat nilai rendah lagi- lagi
pakmprof Ali Aziz selalu berkata hidup itu masih koma bukan titik Uts pun
selesai
Minggu ketiga
kami pun siap untuk uts kembali seperti biasa 40 soal setelah soal
dibacakan dan lagi-lagi saya hanya mampu
menjawab setengah soal berarti mendapat nilai yang rendah kembali dan lagi-lagi
pak prof Ali selalu bilang hodup itu
msih koma bukan titik dan yang keempat in saya harus bersungguh belajar. Hari
senin pun tiba seperti biasa uts pun dimulai setelah soal dibacakan dan
allhamdulillah saya bisa menjawab 28 pertanyaan dari 40 soal saya sanagat
senang sekali karena saya mampu mendapat nilai diatas 50 senin senin yang
membahagiakan bagi saya.
Kemudian
minggu depan nya lagi kami uts kembali sepeti biasa soal 40 setelah soal
dibacakan dan alhamdulillah saya mendapat nilai yang cukup memuaskan yaitu
mendapatkan nilia 78 saya sangat senang sekali karena saya mendapat nilai
yangsaya inignkan dan lagi-lagi pak prof
selalu berkata hidup itu masih koma bukan titik mungkian ini berkat kerja keras
dan usaha saya yang tidak mau lagi untuk mendapat nila yang kecil lagi.
Dan ini uts
yang terakhir dan inn pun bab yang
paling banyak yang harus dibaca yaitu 3
bab dan saya harus mendapat nialia yang baik setelah soal dibacakan oleh pak
prof Ali Aziz seperti bias soal terdiri dari 40 soal dan ternyata saya mampu
menjab pertanyaan yang di bacakan tersebut dan saya mendapatkan nilai yang
cukup puas bagi saya yaitu 76 alhamdulillah
saya bisa menyelesaikan uts ini dengan
lancar dabn lagi-lagi pak prof selalu bilang hidup itu masih koma bukan titik
dan saya kagum kepada beliau yang telah mau membimbing kami dan khususnya saya
sendiri. Dan karena beliau lah saya jadi termotivasi untuk selalu semangat dan
semangat.
Pertama beliau masuk kekelas kami
dengan gagahnya beliau berjalan dengan
menggunakan baju kemeja berwarna putih dan memakai celana berwarna hitam,
ketika beliau duduk dan kamipun langsung membaca do’a seperti biasanya.Dan
setelah berhenti berdoa kami langsung mendapat nilai yang kurang memuaskan hati
beliau, dan beliaupun menyuruh kami mengulang kembali da’o tesebut. Dan
akhirnya beliaupun puas dengan pembacaan do’a kami yang kedualalu beliau
memberi nilai yang pantastis yaitu 90 yang sebulumnya kami hanya mendapat 60
saja. Setelah selesai membaca do’a beliau langsung melanjutkan pelajaran,
selama pelajaran tersebut berlangsung canda dan tawa selalu ada ketika kami
belajar.
Dan
beliau memberi kami tugas berkelompok yang diantaranya adalah tugas pertama
berikan kepada kelompok pertama yang berjudul tafsir Al Azhar dan kedua yang di
berikan kepada munir dan kawan-kawan yang berjudul kita Al munir dan yang
terakhir adalah kitab ibnu katsir yang di berikan kepada kami.Dan setelah
pembagian kelompok selasai, dan berakhirlah perkulihan pada siang ini, kamipun
langsung pulang. Kini tiba akhirnya hari senin dan setelah kami kumpulkan tugas
tersebutAssalamalaikum pada tanggal 24 hari senin ini adalah hari Yang paling menyengkan bagi hidup saya karena baru
ini saya persentasi 2 ikan menyampa
pelajaran dalam satu hari. Dan alhamdulillah persentasi kali ini, saya
mempersentasikan makalah dengan percaya diri dan mampu menjelaskan tanpa malu
dan ragu lagi, mungkin ini semua berawali dari diri saya sendiri yang ingin
berubah agar menjadi orang yang ingin selalu di perhitungkan di manapun saya
berada.
Alhamdulilah sekian lama kami
mengikuti perkulihan kini tiba saatnya untuk ujian UTS (ujian tengah semester)
bertepatan dengan hari senin tanggal 10-03-15 dan alhamdulillah ujian pertama
ini berjalan dengan mulus dari segi suana yang tenang, dan dari segi hasil yang
kami peroleh ketika ujian itu. Dan hasil yang paling tinggi adalah teman kami yang
bernama lia febrianty dia adalah teman kami yang paling pendiam diantara
tsman-teman kami semua dan anaknya kecil tapi walaupun kecil jangan dia anggap
remeh menurut pandangan saya sendiri lia adalah anak yang paling pintar dikelas
kami. Tubuhnya yang kecil tapi orang ini sangat disegani oleh temannya di kelas
kareana kepinterannya,siapa lagi kalau bukan lia lutfiana, ketika kami selesai
ujian kami bersamaan memeriksa jawaban yang telahdi jawab seketika ujian dan
hasilnya Amazing anak itu mendapat hasil yang memuaskan yakni, 100 daialah
nilai paling tertinggi dikelas.
Becerita nilai yang paling tingngi
kita beranjak keseseorang yang mendapat nilai paling rendah dikelas, dan
pertama satu-satunya orang yang mendapat nilai rendah dengan hasil 48 siapa
lagi kalau bukan dia orangnya kecil, imut,putih dia ini adlaha orang klaimatan
namanya adalah nursabila, mungin dia mendapat nilai renda karena sedang galau
atau......???? tapi menurt saya anakya pasti bangkit dari ketertngglan
nilainya. Sungguh hari yang menyengangkan bagiku karena saya mendapat hasil
yang memuaskan bagi saya yakni 70 awalan yang bagus menurut saya sendiri,
meskipun begitu saya harus belajar lagi untuk menamabah wawasan dan pengetahuan
saya dan harus menajdi lebih baik dari pada hari kemarin da mendapat nilai 100
sama seperti temmanku Lia lutfiana.
Dan hari kedua uts kembali lagi
tepatnya hari senin diawali dengan masuknya prof ali aziz dan di mulaia denga
pembacaan doa seperti biasanya. Dan setelah pembacaan doa selesai kami bersiapa
siap untuk ujian yang kedua kalinya, seperti biasanya soal dibacakan oleh
asisten prof Ali Aziz yang ganteng, berwibawa dan masih singgel siapa lagi
kalau bukan ust Ainul Yakien, yang membawakan soal dengan lantang dan tegas.
Seperti biasa berjumblah 40 soal, dan
kali ini yang mendapat nilai yang paling tinggi adalah sirambut panjang
berkacamata hitam dia anak jakarta sipa lagi kalau bukan fikri dia mendapat
nilai paling besar yakni 95 dan nilai yang paling kaecil adalah
anaknya pemalu dia anak tangerang tapi di bisa bahsa jawa, sunda, dan maluku.
Dan inilah Syarif Hidayatullah mendapatkan hasil yang kurang memuaskanyakni 40
hari inilah saya merasa sedih, lagi-lagi prof Ali Aziz selalu berkata “hidup
masih koma” selalu ucapakan oleh beliau kaepada anak yang mendapat nilai rendah
yang memebahas tentang menjaga
kehormatan setiap individu itu penting karena itulah hak bagi setiap
orang pada QS. Al Isra [17]:7.
Dan sesungguhnya Kami telah muliakan anak-anak Adam, Kami angkut
mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik
dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami
ciptakan.”Munasabah Pada
ayat ini dijelaskan bahwa : “Dan sungguh Kami telah muliakan anak-anak Adam,
Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dengan
kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. Dan
ini merupakan penjabaran dari ayat 67 surah Al Isra yang berbunyi: “Dan apabila
kalian ditimpa bahaya dilautan , niscaya hilanglah siapa yang kalian seru,
kecuali Dia; maka tatkala Dia menyelamatkan kalian ke daratan, kalian berpaling
dan manusia itu adalah selalu tidak berteriama kasih.”Jadi korelasi antara ayat
70 dan ayat 67 adalah sama-sama menjelaskan tentang manusia yang ditimpa bahaya
di lautan kemudian diselamatkan dan dibawa kedaratan.Tafsir
Allah SWT menyebutkan tentang penghormatan-Nya kepada nabi Adam dan kemuliaan
yang diberikan-Nya kepada mereka, bahwa Dia telah menciptakan mereka dalam
bentuk yang paling baik dan sempurna diantara makhluk lainnya. Dalam ayat yang
lain disebutkan oleh firman pada QS” (At-Tin [95]: 4) “Sungguh Kami telah
ciptakan manusia dengan sebaik-baiknya”.
Yakni manusia berjalan pada dua kakinya
dengan tegak dan makan dengan tangannya, sedangkan makhluk lainnya ada yang
berjalan dengan keempat kakinya dan makan dengan mulutnya. Dan Allah menjadikan
pendengaran, penglihatan, dan hati bagi manusia, yang dengan kesemuanya itu
manusia dapat mengerti dan memperoleh manfaat. Berkat hal itu dapat membedakan diantara segala sesuatu dan
dapat mengenal kegunaan, manfaat, serta bahayanya bagi urusan agama dan
duniawinya.“Kami angkut mereka dari daratan.” (Al Isra’ [17]: 96)
Yakni dengan memakai hewan kendaraan
seperti unta, kuda, dan keledai; sedangkan di lautan dengan perahu dan kapal la ”Kami beri mereka rezeki yang baik-baik.”(Al Isra’ [17]: 96).
Yaitu berupa hasil-hasil tanaman,
buah-buahan, juga daging dan susu serta berbagai jenis makanan lainnya yang
beraneka ragam serta lezat dan berigizi. Kami berikan pula kepada mereka
penampilan yang baik serta pakaian-pakaian yang beraneka ragam jenis dan warna
serta modelnya yang mereka buat senderi untuk diri mereka, juga yang
didatangkan oleh orang lainkepada mereka dari berbagai penjuru dunia. “Dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas
kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”(Al Isra’ [17]: 96) Manusia lebih
utama dari pada makhluk lainnya, juga lebih utama daripada semua jenis makhluk.
Ayat ini dapat dijadikan sebagai dalil yang menunjukkan keutamaan jenis manusia
di atas jenis malaikat.
Abdur Razzaq mengatakan, telah menceritakan kepada kamiMa’mar dari
Said ibnu Aslam yang mengatakan bahwa para malaikat berkata, “Wahai Tuhan kami,
engkau telah memberikan kepada nabi Adam dunia. Mereka dapat makan dari
sebagian hasilnya dan bersenang-senang dengannya, sedangkan Engkau tidak
memberikannya kepada kami. Maka berikanlah kepada kami akhirat.” Allah SWT
menjawab melalui firman-Nya, “Demi
kebesaran dan keagungan-Ku, Aku tidak akan menjadikan kebaikan keturunan orang
yang Aku ciptakan dengan kedua tangan kekuasaan Ku sendiri seperti kebaikan
makhluk yang Aku ciptakan dengan kun(jadilah kamu) maka jadilah dia…”Kesimpulannya
adalah Pada ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa manusia adalah sebaik-baik
ciptaan diantara ciptaan Allah dan sebaik-baik keturunan yakni keturunan Nabi
Adam a.s.
Setelah ujian selesai sekarang
giliran menjelaskan apa saja yang akan di bahas bersama ust ainul yakin dengan tegasnya beliau menyampaikan materi,
dan di selingi dengan cerita katika
beliau masih mennutut ilmu di negeri timur tengah yang terkenalan dan
inlah salah satu jebolan Al-Azhar, kairo mesir. Dan yang saya salut dari beliau
adalahberwibawa orangnya,tegas dan bisa berbahasa arab, itu masalah yang saya
hadapi selama ini, saya jebolan pondok pesantren tapi patut di sayangkan tidak bisa berbahasa arab
dan saya yakin suatu hari nanti pasti bisa berbahasa arab dengan lancar, baikdan
benar.
Setlah itu kamipun melanjutkan
pembahasan materi kami dan tidak terlalu
lama seketika itu tiba waktu pulang dan perkulihan ini ditutup oleh ust ainul yakin dan di akhiri dengan
pembacaan doa kafaroh majlis bersama-sama. Setalah doa selasai ketua kelas
memberikan arahan kepada kami agar nanti ba’da dzhuhur kita masuk pelajaran bu
Ragwan tepatnya yakni jam 01:00 siang.
Ketua kelas kami ini orangnya
sangat.......????? gokil, dan dia salah satu penggemar stand up yang paling ia
gemari adalah raditya dika dilaah adalah orang pertama yang ikut stand up
komedi dan dilah orang yang menjadi juara stand up. Beranjak
dari temanku yang bernama rahmat faisal yang sering di panggil rafael sekarang
kita ke masalah pelajaran.
Ujian ke tiga pun tiba semua
anak-anak b3 siap mengikuti ujian tiba-tiba profesor Moh. Ali Aziz datang dan
tentu dengan asisten sipa lagi kalau
bukan ust Ainul Yakin yang baik ganteng,
setelah beliau masuk kekelas dengan gagah beliau berjalan dengan memakai baju
kemeja berwarna putih dan memakai celana berwarna hitam dan pak ust ainul yakin
memakai jas berwarna coklat, memakai celana berwarna hitam setelh beliau duduk
lalu kami membaca doa terlebih dahulu agar saat ujian di berikan kemudahan
dengan allah swt.
Setelah selesai berdoa kami
langsung mengikuti ujian seperti biasa
soal akan di bacakan oleh ust ainul yakin yang terdiri dari 40 soal. Lalu
kemudian beliau membacakan soal satu persatu- persatu setelah pembacaan soal
selesai di lanjutkan dengan mengeroksi jawaban yang sudah di jawab tadi dan
ketika salesai pembacaan jawaban lalu akhirnya saya mendapat nilai rendah untuk
ke sekian kalinya, dengan nilai 3,8 hasil yang kurang memuaskan bagi saya dan
bagi guru. Namun lagi-lagi pprof Ali Aziz selalu berkata bahwa hidup itu masih
koma belum titik artinya msih ada waktu untuk berubah untuk menjadi yang lebih
baik lagi.
Sehabis telah di bacakan hasil dan
nilainya seperti biasa yang rendah photo bersama beliau dan yang nilai tinggi
berpoto bersama-sama beliau.selesai photo bersama kami langsung melanjutkan
pembahsan kami yang telah di ujiakan seperti biasa di bagi masing-masing
kelompok kami membahas satu persatu ayat yang ada di hadiats masing –masing
tafsir lalu salah satu teman kami membacakan ayat dan kemudian membaca
maunasabahnya dan kesimpulan bagitu
seterusnya.
Di seling ayat- ayat di bahas dan
itu pula beliau kadang bercerita tentang apa yang menyangkut pembahasan ayat
tersebut. 4 jam kami belajar hingga tiba waktunya kami untuk pulang dan
melanjutkan aktivitasa kami masing-masing, sebelum kami mengakhiri perkuliahan
beliau memerintahkan kami agar berdoa terlabih dahulu.
Berakhirnya doa dan perkuliahan pun berhenti
ketika kami hendak pulang tiba-tiba kosma kami yang bernama rahmat faisal
mengumumkan bahwasannya nanti sore ada kajian tentang berobat menggunakan sapu
jagat beliau berbagi ilmu kepada kami shera karena rahmat faisal ini anak yang aktif dalam perkembangan
dan ternyata banyak anak yang tidak
mengerti bagaiman berobat menggunkan dengan sapu jagat tersebut.
Karena kajian ini bertepatan deng an
hari kamis itu artinya kamis sedang melangsugkunan berpuasa, setelah kajian
sapu jagat di akhiri kami lansung bersiap-siap memnyiapkan makanan untuk
berpuasa setelah adzan itu tandanya tiba waktunya berbuka berpuasa. Setelah
kami selesai berbuka puasa, kami berphoto bersama-sama mengenang semasa waktu pertama kali
melangsungkan berbuka puasa.
Dan hari sabtu pun tiba dan dimana
hari sabtu ini berbeda dengan hari sabtu sebelumnya yang hanya main, tidur dan
yang lainnya, tapi sekarang kami belajar bersama ust yang engak asing lagi
yaitu Ust Aianul Yakin yang dimana kita harus belajar bahsa arab karena bahasa
arab ini seriap waktu selalu mengrjakan sholat yang dimana sholat kita
menggunakan bahasa arab. Jadi kita harus bisa menguasai bahasa arab dan
memahami maksud dan tujuan yang kita baca kerika sholat. Dan beliau juga
bercerita tentang kisah nabi muhmmad dari beliau memakai pakaian hingga beliau
wafat dan sebelum beliau wafatpun beliau selalu memikirkan umat.
Dan ini ujian yang kelima di mana
yang ujian saya mendapat nilai yang lumanyan memuaskan hati saya walaupun tak
sebagus dari teman-teman dan hasilnya yang saya dapat adalah 70 yang biasanya
sya mendapet nilai 40 kini saya mendapat 40 terima kasih sekali kepada allah
yang sudah mau mengabulkan doaku. Dan yang sekarang nilai yang trbesar adalah
jajang dan lia, dan nilai yang terendah adalah rahmat faisal.
Mungkin ini adalah berkat kerja
kerasa dan doaku kepada allah dan saya yakin saya akan menjadi orang yang
sukses yang terpenting adalaah apakah
kita mau jadi orang sukses atau tidak kala mau has bekerja keras dan jangan
pantang menyerah, karena setiap manusia di ciptakan pasti mempunyai potensi
diri masing-masing pertanyaanya adalah bagaimana kita menemukannya dan
-menggali potensi ini pr buat kita sendiri. Setelah penilaian selesai di
lanjutkan dengan pembahasan yang Menyangkut dengan pembahsan yang di buat soal
tadi yang membahas tentang Persuasif, Tidak Mendikte atau Memaksa QS. Al
Baqarah [02]:256“Tidak ada paksaan yang (memasuki) agama (Islam) sungguh telah
jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu, barang siapa yang
ingkar kepada tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang
kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah maha
mendengar lagi maha mengetahui.” (QS. Al Baqarah [02] : 256) Munasabah Ayat ini berhubungan dengan
ayat sebelumnya, yaitu ayat 253 yang menjelaskan bahwa ketika nabi Isa diberi
mukjizat, orang-orang saling berselisih, ada yang beriman dan ada pula yang
kafir lalu mereka saling berperang. Kemudian pada ayat ini dijelaskan bahwa
tidak ada paksaan dalam beragama. Karena sesungguhnya antara yang haq dan batil
sudah jelas.
Janganlah kalian memaksa seseorang untuk masuk agama Islam, karena
sesungguhnya agama Islam itu sudah jelas, terang, dan gamblang dalil-dalil dan
bukti-buktinya. Untuk itu, tidak perlu memaksa seseorang agar memeluknya.
Bahkan Allah-lah yang memberikan hidayah untuk masuk Islam, melapangkan
dadanya, dan menerangi hatinya hingga ia masuk Islam dengan suka rela dan penuh
kesadaran. Barang siapa yang hatinya dibutakan oleh Allah, pendengaran dan
penglihatannya dikunci mati oleh Allah, sesungguhnya tidak ada gunanya bila
mendesak untuk masuk Islam secara paksa.Mereka menyebutkan bahwa ayat ini
diturunkan berkenaan dengan suatu kaum dari golongan Anshar, sekalipun hukum
yang terkandung didalamnya bersifat umum.
Ibnu Jarir mengatakan, “Telah menceritakan kepada kami Ibnu Yasar,
telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Addi, dari Syuhbah, dari Abu Bisyr,
dari Said ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa dahulu ada seorang
wanita yang selalu mengalami kematian anaknya, maka ia bersumpah kepada dirinya
sendiri, “Jika anakku hidup kelak, aku akan menjadikannya orang Yahudi”. Ketika
Bani Nadir diusir ke Madinah, diantara mereka ada anak-anak dari kalangan
Anshar. Lalu mereka berkata, “Kami tidak akan menyeru anak-anak kami (untuk
masuk Islam).
Hassan yang menceritakan kepada Umar r.a. pernah mengatakan,
“Sesungguhnya al Jibt adalah sihir dan tagut adalah setan. Sungguh sifat berani
dan sifat pengecut ada didalam diri kaum lelaki, orang yang pemberani berperang
membela orang yang tidak dikenalnya, sedangkan orang yang pengecut lari tidak
dapat membela ibunya sendiri. Sungguh kehormatan seorang lelaki itu terletak
pada agamanya, sedangkan kedudukannya terletak pada akhlaknya, sekalipun ia
seorang Persia atau seorang nabat.
Hal yang sama diriwayatkan pula Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim
melalui riwayat As Sauri, dari Abu Ishaq dari Hassan ibnu Qaid Al Abdi, dari
Umar. Makna ucapan Umar
tentang tagut, bahwa tagut adalah setan sangat kuat, karena sungguh pengertian
tersebut mencakup semua bentuk kejahatan yang biasa dilakukan oleh ahli
jahiliyah, seperti menyembah berhala dan meminta keputusan hukum kepadanya
serta membelanya.
Mujahid mengatakan bahwa al-urwatil wutsqa artinya iman. Menurut
AsSaddi artinya agama Islam, sedangkan Said ibnu Jubair dan Ad Dahhak artinya
ialah kalimat “tidak ada Tuhan selain Allah.”
Menurut sahabat Anas ibnu Malik al-urwatil wusqa artinya Al-Qur’an.
Menurut riwayat yang bersumber dari Salim ibnu Abul Ja’d yang dimaksud adalah
cinta karena Allah dan benci karena Allah.Semua pendapat diatas benar, satu
sama lainnya tidak bertentangan. Sahabat Muadz ibnu Jabal mengatakan sehubungan
dengan makna firman-Nya yang artinya yang tidak akan putus. Bahwa yang dimaksud
dengan terputus ialah tidak dapat masuk surga.
Imam Ahmad mengatakan telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu
Yusuf, telah menceritakan kepada kami Ibnu Auf, dari Muhammad ibnu Qais ibnu
Ubadah yang menceritakan bahwa ketika ia berada didalam masjid, datanglah
seorang laki-laki yang pada roman mukanya ada bekas kekhusyuan. Lalu lelaki itu
shalat dua rakaat dengan singkat. Maka kaum yang ada didalam masjid itu berkata
lelaki ini adalah penghuni surga.
Ketika lelaki itu keluar dari masjid, maka aku mengikutinya hingga
ia memasuki rumahnya. Aku ikut masuk bersamanya, dan akumengobrol dengannya.
Setelah kami berkenalan, aku katakan kepadanya, “Sesungguhnya kaum yang ada
dimasjid tadi ketika engkau masuk kedalam masjid, mereka mengatakan anu dan
anu.”
Lelaki itu menjawab, “Maha Suci Allah, tidak layak bagi seseorang
mengatakan apa yang tidak diketahuinya. Aku akan menceritakan kepadamu mengapa
demikian. Sungguh aku pernah bermimpi sesuatu di masa Rasulullah, lalu aku
ceritakan mimpi itu kepadanya. Aku melihat diriku berada disebuah taman yang
hijau. Ibnu Aun mengatakan bahwa lelaki itu menggambarkan suasana kesuburan
taman dan luasnya. Ditengah-tengah kebun ituterdapat sebuah tiangbesi yang
bagian bawahnya berada dibumi, sedangkan atasnya berada dilangit dan pada
bagian atasnya ada buhul tali-nya. Kemudian dikatakan kepadaku, “Naiklah
ketiang itu” aku menjawab “Aku tidak dapat”. Lalu datanglah seorang yang
memberi nasehat kepadaku.
Ibnu Aun mengatakan bahwa orang itu adalah penjaga taman tersebut.
Orang tersebut mengangkat bajuku dari belakang seraya berkata, “Naiklah!” maka
aku naik hingga aku memegang tali ini. Aku terbangun, dan sungguh tali itu
benar-benar masih berada dalam pegangan kedua tanganku. Aku datang kepada
Rasulullah SAW, lalu kuceritakan kepadanya mimpi tersebut. Maka beliau
bersabda, “Adapun taman
tersebut adalah taman Islam sedangkan tiang tersebut adalah tiang Islam dan tali
itu adalah tali yang kuat. Artinya engkau tetap berada dalam agama Islam hingga
mati.”
Perawi itu mengatakan bahwa lelaki tersebut adalah sahabat Abdullah
Ibnu Salam.Imam Bukhari dan Imam Muslim mengetengahkan hadits ini di dalam
kitab Shahihain melalui riwayat Abdullah ibnu Aun, maka aku berdiri dan
menghormatinya.
Ayat ini menjelaskan bahwa dalam agama tidak ada paksaan, begitu
juga di dalam Bimbingan dan Konseling, konselor dilarang untuk memaksa konseli,
karena sebenarnya sikap konselor kepada konseli haruslah nyaman. Dan yang kedua
membahas tentang Dialogis, Memberi Kesempatan Berfikir QS. As Shaffat [37]:
102“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur yang sanggup) berusaha
bersama-sama, Ibrahim berkata, “Hai
anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelih-mu. Maka
pikirkanlah apa pendapatmu,” ia menjawab, wahai bapakku, Kerjakanlah apa yang
diperintahkan kepadumu insya Allah engkau akan mendaptiku termasuk orang-orang
yang sabar.” (QS. As Shaffat [37]:102
Ayat ini berhubungann dengan ayat 100 yang menjelaskan bahwa Nabi
Ibrahim a.s. meminta anak yang soleh kepada Allah, lalu pada ayat 101
dijelaskan bahwa Allah mengabulkan doa Nabi Ibrahim. Namun seiring waktu Nabi
Ibrahim terlalu mencintai anaknya (Nabi Ismail). Kemudian pada ayat 102
dijelaskan bahwa Allah menguji Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya sendiri.
Nabi Ismail adalah orang yang sabar, dia menurut untuk disembelih karena itulah
perintah Allah SWT.
Firman Allah selanjutnyabercerita bahwa tatkala Ismail mencapai
usia sanggup menolong dan berusaha bersama ayahnya, berkatalah Ibrahim
kepadanya, “Wahai puteraku Ismail sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa
aku menyembelihmu. Bagaimanakah pendapatmu tentang mimpiku ini?” Ismail pun
menjawab, “Wahai ayahku laksanakanlah apa yg diperintahkan Allah kepadamu, ayah
akan mendapatiku insyaallah termasuk orang-orang yang sabar, bakti kepada ornag
tua dan taat kepada perintah Allah.”
Demikianlah setelah keduanya ayah dan puteranya, berserah diri dan
keduanya berteguh hati melaksanakan perintah Allah, maka tatkala Ibrahim
membaringkan Ismail atas pelipisnya dan parang yang di tangan Ibrahim nyaris
menyentuh leher Ismail, datanglah panggilan Allah seketika, “Wahai Ibrahim
sesungguhnya engkau telah membenarkan mimpi itu, mempercayainya bahwa mimpi itu
benar-benar dari Allah SWT yang wajib dilaksanakan. Demikianlah kami memberikan
balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dan sesungguhnya semuanya itu
adalah benar-benar suatu ujian yang nyata.
Penyembelihan Ismail oleh Ibrahim yang diurungkan karena seruan
Allah yang datang mendadak itu, digantikan dengan penyembelihan seekor domba
yang telah tersedia di samping Ibrahim, seketika ia mengangkat parangnya yang
nyaris memotong leher Ismail puteranya itu. Dan peristiwa ini menjadi dasar disyariatkan
qurban yang dilakukan pada setiap hari raya Idul AdhaJadi sebaiknya kita
memberikan kesempatan kepada orang untuk berpikir supaya apa yang ia katakan
atau ucapkan sempurna atau ada artinya. Sejarah Hari BuruhMay Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas
pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial.
Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis
ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Pengetatan disiplin dan
pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di
tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. Sejarah
Hari BuruhMay Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk
meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19
menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara
kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan
pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di
tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.
yang artinya"Sesungguhnya
dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang
terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (190). (yaitu) orang-orang
yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan
mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya
Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau,
maka peliharalah kami dari siksa neraka (191)."(QS. Ali Imran [03]: 190-191)
Munasabah Pada ayat sebelumnya yaitu 189 bahwa Allah Maha kuasa
atas segala sesuatu, di ayat 190 tanda kemahakuasaan Allah adalah adanya langit
dan bumi. Dijelaskan pula tanda-tanda orang berakal
pada ayat 191 yaitu orang yang selalu mengingat Allah dan ciptaannya dimanapun
ia berada.
Berkata Imam ar-Razi dalam tafsirnya: “Ketahuilah olehmu, bahwa
yang dimaksud dalam kitab yang mulia ini ialah menjemput hati dan ruh sesudah
bising membicarakan soal-soal makhluk yang dijadikan, supaya mulai tenggelam
memperhatikan ma’rifat terhadap Al-Haq (Tuhan). Karena sejak tadi sudah banyak
pembicaraan rentang hukum-hukum dan menjawab beberapa keraguan yang dibawakan
oleh orang yang tidak mau percaya, sekarang kembali membicarakan penerang hati,
dengan menyebutkan soal-soal Tauhid, ketuhanan, kebesaran dan kemuliaan Allah.
Maka mulailah disebutkan ayat ini.”Demikian ar-Razi.
Renungkanlah alam, langit dan bumi.Langit yang melindungimu dan
bumi yang terhampar tempat kamu hidup.Pergunakanlah pikiranmu.Dan tiliklah
(renungkan) pergantian antara siang dan malam.Semuanya itu penuh dengan
ayat-ayat, tanda-tanda kebesaran Tuhanmu.
Di sana dulu cocok dengan zamannya, Musa
telah mengangkat tongkatnya ke atas. Maka keluarlah ayat dan mukjizat kebesaran
Tuhan.Kemudian datanglah Al-Masih membawa ayat-ayat pula, menyembuhkan orang
sakit kusta, menghidupkan orang yang baru mati.Sekarang datanglah masanya kamu
disuruh berpikir melihat alam, supaya kamu dapat melihat, bahwa semuanya itu
penuh dengan mukjizat Ilahi.
Dahulu pada surat al-Baqarah, ayat 164 dan
beberapa ayat lain perhatian kita terhadap kejadian langit dan bumi serta
perkisaran antara siang dan malam, dan sekarang dirangsang lagi. Tiap ada
peluang, sesudah mendaki menurun di dalam hidup, setelah dipikulkan kekerasan
hukum dan peraturan, bujukan syurga dan ancaman neraka, kita disuruh
mengheningkan cipta melihat makhluk Allah yang besar ini.
Langit adalah yang di atas kita, yang
menaungi kita.entah berapa lapisnya, tuhanlah yang tahu. Sedang yang dikatakan
kepada kita hanya tujuh.Menakjubkan pada siang hari dengan berbagai warna
awan-gemawan, mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang-gemintang.
Bumi adalah tempat kita berdiam diri, penuh dengan aneka
keganjilan, yang kain diselidiki kain mengandung rahasia ilmu yang belum
terurai.Langi dan bumi dijadikan oleh khalik, dengan tersusun terjangkau,
dengan sangat tertib.Bukan hanya semata dijadikan, tetapi setiap saat tampak
hidup semua, bergerak menurut aturan.Silih berganti perjalan malam dengan
siang, betapa besar pengaruhnya atas hidup kita ini dan hidup segala yang
bernyawa.Kadang-kadang musim dingin, musim panas, musim gugur dan musim semi.Demikian
juga teraturnya hujan dan panas.Semuanya ini menjadi ayat-ayat, menjadi
tanda-tanda bagi orang yang berpikir, bahwa tidaklah semuanya ini terjadi
dengan sendirinya, sempurna buatannya tandanya menjadikannya indah.Mulia
belaka, tanda yang melindunginya mulia adanya.
Orang melihatnya dan mempergunakan pikiran meninjaunya,
masing-masing menurut bakat pikirannya.Entah dia seorang ahli ilmu alam, atau
ahli ilmu bintang (astronomi) atau ahli ilmu tumbuh-tumbuhan, ahli ilmu
pertambangan, atau pun dia seorang philosof atau pun penyair seniman. Semuanya akan dipesona oleh susunan tabir
alam yang luar bisa itu. tersa kecil diri dihadapan kebesaran alam, terasa
kecil alam dihadapan kebesaran penciptaNya. Akhirnya taka da arti diri, taka da
arti alam, yang ada hanyalah Dia, yaitu yang sebenarnya ada.
Mengapa kita berkesimpulan sampai demikian,
karena kita manusia, kita berpikir.Ulul al-baab, mempunyai intisari, mempunyai
pikiran. Mempunyai biji akal yang bisa ditanam akan tumbuh.
Orang yang berpikiran itu:”(yaitu)
orang-orang yang mengingati Allah sewaktu berdiri, duduk atau berbaring.”
(pangkal ayat 191). Artinya orang yang tidak pernah lepas akan Allah dari
ingatannya. Di sini disebut Yadzkuruuna, yang berarti ingat.Berpokok dari
kalimat zikir.Arti zikir, ingat.Dan disebutkan pula, bahwasahnya zikir itu
hendaklah bertali (hubungan) di antara sebutan dengan ingatan. Kita sebut nama
Allah dengan mulut karena dia telah terlebih dahulu teringat dalam hati. Maka
teringatlah dia sewaktu berdiri, duduk termenung atau tidur berbaring.Sesudah
penglihatan atas kejadian langit dan bumi, atau pergantian siang dan malam,
langsungkan ingatan kepada yang menciptakannya, karena jelaslah dengan sebab
ilmu pengetahuan bahwa semuanya itu tidaklah ada yang terjadi dengan sia-sia
atau secara kebetulan.Ingat atau zikir kepada Allah itu, sekali lagi bertali
dengan memikirkan. Maka datanglah sambungan ayat: “dan mereka pikirkan hal
kejadian langit dan bumi.”
Di sini bertemulah dua hal yang tidak terpisahkan, yaitu zikir dan
fi’.Dipikirkan semua yabg terjadi itu, maka karena dipikirkan timbullah ingatan
sebagai kesimpulan dari berpikir, yaitu bahwa semua itu tidaklah terjadi dengan
sendirinya, melainkan ada Tuhan Yang Maha Pencipta, itulah Allah.Oleh karena
memikirkan yang nyata, teringatlah kepada yang lebih nyata.Semata dipikirkan
saja kejadian alam ini. Yang akan bertemu hanyalah ilmu pengetahuan yang gersang dan tandus.
Ilmu pengetahuan yang membawa kepada iman, adalah pengetahuan yang buntu.Dia
mesti menimbulkan ingatan.Terutama ingatan atas kelemahan dan kekecilan diri
ini dihadapan kebesaran Maha Penciptanya. Sebab itu datanglah kelanjutan do'a
tersebab zikir dan pikir:
“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau jadikan (semuanya) ini dengan
sia-sia.”Ucapan ini adalah lanjutan perasaan sesudah zikir dan pikir, yaitu
tawakkal dan ridha, menyerah dan mengakui kelemahan diri.Sebab itu bertambah
tinggi ilmu seseorang.Seyogyanya bertambah ingatlah dia kepada Allah.sebagai
tanda pengakuan atas kelemahan diri itu, dihadapan kebesaran Tuhan, timbullah
bhakti dan ibadak kepadaNya. “Maha Suci Engkau! Maka peliharahlah kiranya kami
dari azab neraka.”(ujung ayat 191)
Ujung do'a ini, sebagai ujung adalah kelanjutan pengakuan atas
kebesaran Tuhan, yang didapati setelah memikirkan betapa hebatnya kejadian langit
dan bumi.Matahari, bulan, bintang-bintang, alam semesta kelihatan dengan nyata
kepatuhannya menurut kehendak Ilahi.Tidak pernah pengisi ruang angkasa itu
mengingkari yang telah ditentukan Tuhan, walaupun dia matahari, atau pun dia
bulan, atau pun dia berjuta bintang.Betapa lagi kita manusia yang lemah
ini.Bukanlah sudah patut Allah mengazab dan menyiksa kita kalau kita durhaka,
sedang alam semesta kita tidak pernah mendurhakai kehendak Tuhan. Tersebutlah
pula di dalam surat 17, al-Haj, ayat 18, bahwasahnya semua yang di langit dan
di bumi, matahari, bulan dan bintang, sampai bukit, gunung, kayu di hutan,
binatang melata dan banyak pula di antara manusia, semuanya bersujud artinya
tunduk taat, setia kepada Allah. Maka mengapalah kita manusia yang tidak bisa
mengelak dari ketentuan Allah yang telah ditetapkan untuk kita?bukankah orang
yang ingkar itu sudah sewajarnya mendapat siksaan dari Tuhan? Di ujung ayat ini
kita memohon ampun kepada Tuhan dan memohon agar dihindarkan dari siksa neraka,
karena kadang-kadang oleh dorongan hawa nafsu kita lupa akan kewajiban kita.
Kita kembali kepada hubungan antara zikir dan pikir tadi.Hidup yang
hanya semata-mata terikat hanya kepada memikirkan benda adalah tandus dan
gersang.Isaack Newton mengatakan, bahwa penyelidikan tentang daya Tarik dalam
alam telah memberikan hasil pengetahuan, bahwasahnya tidak terjadi kehancuran
di dalam alam ini, ialah karena adanya sistem daya tarik-menarik yang
menimbulkan keseimbangan yang menyebabkan sesuatu tidak kacau. Bintang dan bintang tidak pernah
berlaga dan berbenturan. Matahari
beredar dan bumipun beredar pula di sekitar matahari itu menurut kadar
tertentu. kita telah mengakui sebab paraa sarjana telah mengeluarkan hasil
pemikirannya.
Tetapi penyair dan philosof besar Islam Maulana Muhammad Iqbal
mengatakan, bahwa hal itu bukan semata-mata teori daya tarik-menarik.Melainkan
lebih tinggi dari itu, yaitu daya dari cinta, yang oleh ahli tasauf dinamakan
‘Isyq.Bumi dan langit taat kepada Tuhan, dan taaat itu adalah dari ajaran yang
dinamakan ‘Isyq itu.sedang Tuhan sendiripun terhadap makhluk yang Dia bukan
semata-mata Ilah yang mencipta, melainkan juga Rabbun yang memelihara dan
menjaga terus. Kesimpulan Potensi positif manusia adalah manusia diberi akal
untuk mengingat Allah.
Pemogokan pertama kelas pekerja
Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers.
Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga
mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20
jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja
menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah
menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire danMatthew Maguire, seorang pekerja mesin
dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja
melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu
melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi
pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi
terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk
mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah
persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai
Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of
America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian
mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di
kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di
antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama
diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam
kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran
penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya,
gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.
Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian
pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah
undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi
nasional. Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemenorganisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutanmereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih padatahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana
batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka
kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh
dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari
perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized
Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam
sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik
masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja diAmerika Serikat dan diberlakukan mulai 1
Mei 1886.
Peristiwa Haymarket, Polisi
menembaki para demonstran disusul dengan perlawanan dari kaum buruh.
Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di
Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan
jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak
tanggal 1 Mei. Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai
besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan
orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh
yang meninggal dikenal sebagaimartir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di
berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut
perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal.
Kongres Sosialis Dunia Pada
bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan
diParis menetapkan peristiwa di AS
tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi: Sebuah
aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua
negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati
bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja
menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh
Internasional Perancis.
Resolusi ini mendapat sambutan
yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang
diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai
negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka. Hari buruh di
Indonesia.
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.Ibarruri Aidit
(putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri
peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri
pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC
pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk
dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang
kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan
Tein.
Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi
diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari
libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini
disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan
dan paham komunis yang sejak kejadianG30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.
Semasa Soeharto berkuasa, aksi
untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu
dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas,
karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut
ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan
tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur
nasional.
Setelah era Orde Baru berakhir,
walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh
buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.
Kekhawatiran bahwa gerakan massa
buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata
tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan
destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori
"membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represifaparat keamanan terhadap kaum
buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap
peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.
Aksi May Day 2006 terjadi di
berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Lampung, Makassar, Malang, Surabaya, Medan,Denpasar, Bandung, Semarang, Samarinda, Manado, dan Batam.
Di Jakarta unjuk rasa puluhan ribu buruh
terkonsentrasi di beberapa titik seperti Bundaran HI dan Parkir Timur Senayan, dengan sasaran
utama adalah Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto dan Istana Negara atau Istana Kepresidenan.
Selain itu, lebih dari 2.000 buruh juga beraksi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Buruh yang tergabung dalam aksi
di Jakarta datang dari sejumlah kawasan industri di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang
tergabung dalam berbagai serikat atau organisasi buruh. Mereka menolak revisi
Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang banyak merugikan
kalangan buruh.
Di Jakarta, ribuan buruh,
mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat turun ke jalan. Berbagai titik
di Jakarta dipenuhi para pengunjuk rasa, seperti Kawasan Istana Merdeka, Gedung
MPR-DPR-DPD, Gedung Balai Kota dan DPRD DKI, Gedung Depnaker dan Disnaker DKI,
serta Bundaran Hotel Indonesia.
Di Yogyakarta, ratusan mahasiswa dan buruh
dari berbagai elemen memenuhi Kota Yogyakarta. Simpang empat Tugu Yogya
dijadikan titik awal pergerakan. Buruh dan mahasiswa berangkat dari titik
simpul Tugu Yogya menuju depan Kantor Pos Yogyakarta.
Di Solo, aksi dimulai dari Perempatan
Panggung yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bundaran Gladag sejauh
3 km untuk menggelar orasi lalu berbelok menuju Balaikota Surakarta yang
terletak beberapa ratus meter dari Gladag. Aksi serupa juga digelar oleh dua
ratusan buruh di Sukoharjo. Massa aksi tersebut mendatangi Kantor Bupati dan
Kantor DPRD Sukoharjo. Di Bandung, para buruh melakukan aksi
di Gedung Sate dan bergerak menuju Polda Jawa Barat dan kantor Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Jawa Barat. Di Serang, ruas jalan menuju Pandeglang,
Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar 10.000 buruh yang tumplek di
depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Di Semarang, ribuan buruh berunjuk rasa
secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB.
Mengambil start di depan Masjid
Baiturrahman di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air
Mancur di Jalan Pahlawan, lalu menuju gedung DPRD Jawa Tengah. Sekitar 2 ribu
buruh di kota Makassar mengawali aksinya dengan berkumpul di simpang Tol Reformasi. Dari
tempat tersebut, mereka kemudian berjalan kaki menuju kantor Gubernur Sulsel Jl
Urip Sumoharjo. Di kota Palembang, aksi buruh dipusatkan di
lapangan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). DiSidoarjo, ratusan buruh yang melakukan
aksi di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur. Ribuan buruh di Pekalonganmelakukan demo mengelilingi Kota
Pekalongan.
Aksi dimulai dari Alun-alun
Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan
berakhir di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang
sekitar enam kilometer. Di Medan, sekitar 5 ribu buruh mendatangi
DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.
Sekitar 20 ribu buruh melakukan aksi longmarch menuju Istana Negarapada peringatan May Day 2008 di Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel Indonesia.
Sekitar 20 ribu buruh melakukan aksi longmarch menuju Istana Negarapada peringatan May Day 2008 di Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel Indonesia.
Sementara itu 187 aktivis
Jaringan Anti Otoritarian dihadang dan ditangkap dengan tindakan represif oleh
personel Polres Jakarta Selatan seusai demonstrasi di depan Wisma Bakrie, saat
hendak bergabung menuju bundaran HI [4]. Di Depok, 5 truk rombongan
buruh yang hendak menuju Jakarta ditahan personel Polres Depok. Di Medan,
polisi melarang aksi demonstrasi dengan alasan hari raya Kenaikan Isa Almasih. Aksi buruh di Yogyakarta juga dihadang Forum Anti Komunis Indonesia.
Aksi ini dilakukan oleh pelbagai
organisasi buruh yang tergabung Aliansi Buruh Menggugat dan Front Perjuangan Rakyat, serta diikuti
berbagai serikat buruh dan organisasi lain, seperti Aliansi Jurnalis
Independen (AJI) Jakarta, Buruh Putri
Indonesia, Kesatuan Alinasi Serikat Buruh Independen (KASBI), Serikat
Pemogokan pertama kelas pekerja
Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers.
Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga
mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20
jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja
menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah
menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire danMatthew Maguire, seorang pekerja mesin
dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja
melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu
melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi
pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi
terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk
mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah
persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai
Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of
America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian
mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di
kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di
antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama
diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam
kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran
penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya,
gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.
Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian
pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah
undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi
nasional.Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemen
organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan
mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada
tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana
batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka
kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh
dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari
perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized
Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam
sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik
masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja diAmerika Serikat dan diberlakukan mulai 1
Mei 1886. Peristiwa Haymarket, Polisi
menembaki para demonstran disusul dengan perlawanan dari kaum buruh.
Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di
Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan
jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak
tanggal 1 Mei.
Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai
besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan
orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh
yang meninggal dikenal sebagaimartir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di
berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut
perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal. Kongres Sosialis DuniaPada
bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan
diParis menetapkan peristiwa di AS
tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi:
Sebuah aksi internasional besar
harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara dan kota-kota
pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh
menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per
hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis.
Resolusi ini mendapat sambutan
yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang
diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai
negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka. Hari buruh di
Indonesia.
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.Ibarruri Aidit
(putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri
peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri
pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC
pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk
dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang
kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan
Tein.
Tapi sejak masa
pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari
libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini
disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan
dan paham komunis yang sejak kejadianG30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.
Semasa Soeharto berkuasa, aksi
untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu
dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas,
karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut
ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan
tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur
nasional. Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap
tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan
demonstrasi di berbagai kota.
Kekhawatiran bahwa gerakan massa
buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata
tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan
destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori
"membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represifaparat keamanan terhadap kaum
buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap
peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.
Aksi May Day 2006 terjadi di
berbagai kota di Indonesia, seperti di Jakarta, Lampung, Makassar, Malang, Surabaya, Medan,Denpasar, Bandung, Semarang, Samarinda, Manado, dan Batam.
Di Jakarta unjuk rasa puluhan ribu buruh
terkonsentrasi di beberapa titik seperti Bundaran HI dan Parkir Timur Senayan, dengan sasaran
utama adalah Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto dan Istana Negara atau Istana Kepresidenan.
Selain itu, lebih dari 2.000 buruh juga beraksi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Buruh yang tergabung dalam aksi
di Jakarta datang dari sejumlah kawasan industri di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang
tergabung dalam berbagai serikat atau organisasi buruh. Mereka menolak revisi
Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang banyak merugikan
kalangan buruh.
Di Jakarta, ribuan buruh,
mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat turun ke jalan. Berbagai titik
di Jakarta dipenuhi para pengunjuk rasa, seperti Kawasan Istana Merdeka, Gedung
MPR-DPR-DPD, Gedung Balai Kota dan DPRD DKI, Gedung Depnaker dan Disnaker DKI,
serta Bundaran Hotel Indonesia.
Di Yogyakarta, ratusan mahasiswa dan buruh
dari berbagai elemen memenuhi Kota Yogyakarta. Simpang empat Tugu Yogya
dijadikan titik awal pergerakan. Buruh dan mahasiswa berangkat dari titik
simpul Tugu Yogya menuju depan Kantor Pos Yogyakarta.
Di Solo, aksi dimulai dari Perempatan
Panggung yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bundaran Gladag sejauh
3 km untuk menggelar orasi lalu berbelok menuju Balaikota Surakarta yang
terletak beberapa ratus meter dari Gladag. Aksi serupa juga digelar oleh dua
ratusan buruh di Sukoharjo. Massa aksi tersebut mendatangi Kantor Bupati dan
Kantor DPRD Sukoharjo. Di Bandung, para buruh melakukan aksi
di Gedung Sate dan bergerak menuju Polda Jawa Barat dan kantor Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Jawa Barat. Di Serang, ruas jalan menuju Pandeglang,
Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar 10.000 buruh yang tumplek di
depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Di Semarang, ribuan buruh berunjuk rasa
secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB.
Mengambil start di depan Masjid
Baiturrahman di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air
Mancur di Jalan Pahlawan, lalu menuju gedung DPRD Jawa Tengah. Sekitar 2 ribu
buruh di kota Makassar mengawali aksinya dengan berkumpul di simpang Tol Reformasi. Dari
tempat tersebut, mereka kemudian berjalan kaki menuju kantor Gubernur Sulsel Jl
Urip Sumoharjo. Di kota Palembang, aksi buruh dipusatkan di
lapangan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). DiSidoarjo, ratusan buruh yang melakukan
aksi di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur. Ribuan buruh di Pekalonganmelakukan demo mengelilingi Kota
Pekalongan.
Aksi dimulai dari Alun-alun Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan berakhir di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang sekitar enam kilometer. Di Medan, sekitar 5 ribu buruh mendatangi DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.
Aksi dimulai dari Alun-alun Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan berakhir di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang sekitar enam kilometer. Di Medan, sekitar 5 ribu buruh mendatangi DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.
Sekitar 20 ribu buruh melakukan
aksi longmarch menuju Istana Negarapada peringatan May Day 2008 di
Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel
Indonesia.
Sementara itu 187 aktivis
Jaringan Anti Otoritarian dihadang dan ditangkap dengan tindakan represif oleh
personel Polres Jakarta Selatan seusai demonstrasi di depan Wisma Bakrie, saat
hendak bergabung menuju bundaran HI [4]. Di Depok, 5 truk rombongan
buruh yang hendak menuju Jakarta ditahan personel Polres Depok. Di Medan,
polisi melarang aksi demonstrasi dengan alasan hari raya Kenaikan Isa Almasih. Aksi buruh di Yogyakarta juga dihadang Forum Anti Komunis Indonesia.
Aksi ini dilakukan oleh pelbagai
organisasi buruh yang tergabung Aliansi Buruh Menggugat dan Front Perjuangan Rakyat, serta diikuti
berbagai serikat buruh dan organisasi lain, seperti Aliansi Jurnalis
Independen (AJI) Jakarta, Buruh Putri
Indonesia, Kesatuan Alinasi Serikat Buruh Independen (KASBI), Serikat
Pekerja Carrefour Indonesia, Serikat Buruh Jabotabek (SBJ), komunitas waria, organ-organ mahasiswa dan lain
sebagainya.
Belasan ribu buruh, aktivis dan
mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi memperingati Hari Buruh Sedunia
dengan melakukan aksilongmarch dari Bundaran HI menuju Istana Negara,
Jakarta. Aksi ini tergabung dalam dua organisasi payung, Front Perjuangan
Rakyat (FPR) dan Aliansi Buruh Menggugat (ABM). Ribuan buruh yang tergabung
dalam ABM, tertahan dan dihadang oleh ratusan aparat kepolisian sekitar 500
meter dari Istana.
Bertepatan dengan Hari Buruh
Internasional, ribuan pengunjuk rasa melakukan unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Dari Bundaran HI, mereka
kemudian bergerak ke depan Istana Negara.[8]. Mereka menuntut akan jaminan
sosial bagi buruh. Kalangan buruh menganggap penerapan jaminan sosial saat ini
masih diskriminatif, terbatas, dan berorientasi keuntungan.
Di depan Istana, sempat terjadi
kericuhan yang berlangsung sekitar 15 menit pada pukul 14.00 WIB. Petugas
kepolisian mengamankan dua orang pengunjuk rasa untuk dimintai keterangan.
Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, kedua demonstran tersebut
berasal dari salah satu lembaga antikorupsi, KAPAK (Komite Aksi Pemuda Anti
Korupsi). Setelah insiden itu, secara umum kondisi aksi unjuk rasa berjalan
kondusif kembali hingga selesainya aksi pada pukul 16.00 WIB.
Ribuan buruh Indonesia merayakan
Hari Buruh Internasional atau May Day, Minggu (01/05) di Bundaran Hotel
Indonesia, Jakarta. Mereka menyerukan adanya kepastian jaminan sosial bagi para
buruh di Indonesia sambil meneriakkan yel-yel perjuangan eperti "Hidup
Buruh" dan "Berikan Hak-Hak Buruh," serta mereka berpawai menuju
Istana Negara 2012. Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi DR. Untung S.Rajab, Kamis
3 Mei 2012 menerima sejumlah tokoh serikat buruh yang terlibat langsung
pengerakan aksi demo besar-besaran di ibukota Jakarta menyambut May Day 2012
atau Hari Buruh Internasional. Tokoh buruh yang menemui Kapolda, diantaranya
ketua aksi dan koordinator Lapangan. Kemudian mereka bersama Kapolda memberi
keterangan pers.
Bari Silitonga selaku ketua aksi
pada peringatan Hari Buruh Internasioanl itu kepada wartawan mengatakan,
kedatangan mereka menemui Kapolda Metro Jaya untuk memberi apresiasi positif
kepada Polda Metro Jaya dan jajarannya yang telah mengawal aksi demo buruh pada
Sesala 1 Mei 2012, sehingga aksi buruh dapat berjalan lancar, tertib dan aman,
tanpa mendapat gangguan sampai selesai.
Meskipun tuntutan serikat buruh
hanya sebagaian kecil mendapat tanggapan positif dari Pemerintah, kami buruh
merasa perlu memberi apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya yang telah
mengamankan aksi demo buruh sejak awal hingga selesai pada 1 Mei 2012. Mengenai
tuntutan buruh yang belum tercapai, itu akan terus diperjuangkan buruh dan
tidak akan pernah berhenti, kata Bari Silitonga.
Kedatangan sejumlah tokoh buruh
ini, disambut gembira oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi DR.Untung S.Rajab.
Kepada wartawan dikatakannya, jajaran Polda Metro Jaya juga memberi apresiasi
dan sangat berterima kasih kepada seluruh anggota serikat buruh, dimana selama
melakukan aksi demonya pada May Day 2012 tetap tertib dan tidak melanggar
hukum.
Menurut Irjen Polisi DR.Untung
S.Rajab, buruh maupun serikat buruh telah menunjukkan kepada masyarakat suatu
contoh positif, bahwa untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi demo dapat
dilakukan secara tertib dan damai. Buruh telah memberi contoh, meskipun massa
yang diturunkan puluhan ribu, aksi demo mereka tidak mengganggung keamanan dan
ketertiban masyarakat.
“Aksi buruh 1 Mei kemarin
merupakan bukti, bahwa aksi demo tidak identik dengan kerusuhan. Saya selaku
pimpinan Polda Metro Jaya pada berterima kasih dan member apresiasi kepada
buruh. Saya juga berterima kasih dan member apresiasi kepada mahasiswa yang
pada hari buruh internasional kemarin ikut melakukan aksi demo, tapi tetap
tertib”, kata Kapolda Metro.
Lebih lanjut Kapolda Metro Jaya mengatakan, bahwa buruh yang tergabung
diberbagai serikat buruh adalah aset negara. Mereka patut dihargai dan berhak
mendapat pelayanan yang baik dari pemerintah, termasuk dari kepolisian. Oleh
karena itu, jajaran kepolisian pada peringatan hari buruh kemarin mengawal aksi
demo buruh agar tidak mendapat gangguan dari pihak luar, dan kerjasama buruh
dengan Polri pada May Day 2012 cukup baik. Apa yang telah diperlihatan buruh
melalui aksi demonya, patut dicontoh, karena aksi demo tidak identik dengan
kekerasan atau kerusuham. Hari Pendidikan Nasional,
disingkat HARDIKNAS, adalah hari yang
ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya Sejarah
Hari Pendidikan Nasional
diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang
tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya
Indonesia selama era kolonialismeBelanda, ia dikenal karena berani
menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau
orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.
Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan
ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani ("di belakang
memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan
Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia,
pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan
Nasional.
Perayaan
Meskipun bukan hari libur nasional, Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia.
Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga
pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.
Sejarah Hari Pendidikan Nasional yang di
peringati setiap tanggal 2 mei , secara keseluruhan sejarah dan makna hari
pendidikan nasional akan berujung pada kisah perjuangan Ki Hajar Dewantara dan
sosok dari Bapak Pendidikan nasional Indonesia itu sendiri yang dinisbatkan
pada beliau . bacaan bacaan seperti ini barang kali akan menyegarkan ingatan
kita akan perjuangan Beliau dalam memberikan pendidikan pada rakyat pribumi
tanah air Indonesia saat dalam masa penjajahan Belanda .
Meskipun anda
pernah mempelajari sejarah mengenai beliau Ki Hajar Dewantara maupun sejarah
hari pendidikan nasional namun tak ada salahnyha sedikit mengulas nya kembali
untuk memperingati da meramaikan hari pendidikan nasional tahun ini yang jatuh
pada hari sabtu tanggal 2 mei 2015 .
Sejarah hari pendidikan nasional tanggal 2 mei
Sejarah hari pendidikan nasional tanggal 2 mei
Mengapa kok
hari pendidikan nasional diperingati setiap tanggal 2 mei setiap tahunnya ?
usut punya usut , ternyata diambilnya tanggal 2 mei sebagai hari nasional untuk
memperingati hari pendidikan nasional atau hardiknas berawal dari tanggal lahir
yang dimilki Ki Hajar Dewantara selaku bapak pendidikan nasional indonesia .
lalu mengapa harus tanggal lahir beliau yang dijadikan patokan ? beberapa
alasan bisa dijadikan arahan mengapa itu bisa terjadi .
Diantaranya
karena usaha beliau dalam mencari hak hak bagi rakyat indonesia dalam
mendapatkan pendidikan ditengah tengah penjajahan Belanda , sast itu terjadi
diskriminasi terhadap warga Indonesia dengan tak boleh belajar , akan tetapi
hanya anak anak dari orang Belanda saja yang boleh mengenyam bangku pendidikan
.
Atas keadaan
itulah , beliau berusaha menentang Belanda dengan kritikan nya dan berbuah
pengasingan dirinya ke negara Belanda , akan tetapi sepulangnya dari negri
kincir angin , beliau justru mendirikan Taman Siswa , tempat belajarnya anak
anak Indonesia tahun 1922 di Jogjakarta .
Sudah jelaskah
sejarah dari pendidikan nasional setiap tanggal 2 mei ? kini tinggal kita
memaknai nya bagaimana jika datang hari pendidikan nasional , hanya sekedar
mengucapkan selamat kah atau bertindak dengan ikut membangun pendidikan
karakter di Indonesia ini ?
Aku, Istri
Nabi yang Tertuduh
Seperti biasa, sudah menjadi
kelumrahan bila mana Rasulullah hendak bepergian, beliau mengundi nama
istri-istrinya terlebih dahulu. Nama siapakah yang keluar, dialah yang berhak
mendampingi Rasulullah. Perang melawan Bani Mustaliq sudah ditetapkan dan
Rasulullah sendiri yang akan pergi memimpin peperangan. Malam itu diundilah
nama para istri beliau, kiranya siapa yang akan menemani beliau selama
peperangan Bani Mustaliq.
Aisyah binti Abi Bakar, itulah
nama yang disebut Rasulullah. Sontak wajahku merona gembira mendengar namaku
disebut. Sungguh aku tak percaya. Rasa gembira yang membara bercampur lebur
dengan keraguan, apakah benar namaku yang keluar dan berhak menemani Rasulullah
berjuang membela agama Allah kali ini? Sungguh sebuah kehormatan bagiku bisa
menyertai dan melayani beliau berjihad di jalan Allah. Peperangan dengan Bani
Musthaliq terjadi selepas ayat Hijab turun. Otomatis, aku berhijab seperti yang
telah difirmankan oleh Allah SWT. Aku pun dinaikkan di atas unta yang memanggul
haudah[1].
Setelah peperangan rampung dan
begitu mudah kemenangan diraih oleh kaum muslimin, Rasulullah memutuskan untuk
kembali ke Madinah. Kami pun berombongan kembali menuju tanah air kami yang
penuh dengan cahaya kenabian. Tatkala semerbak aroma Madinah tercium,
Rasulullah memerintahkan rombongan untuk berhenti di suatu tempat sejenak, agar
kami bisa melepas lelah malam itu .Ya, inilah salah satu dari kebijaksanaan
Rasulullah kepada para sahabat dan umatnya. Beliau sangat memahami betul
kondisi dan keadaan kami yang memang amat sangat letih kala itu. Rasulullah
tidak memaksakan kehendaknya untuk memasuki
kota Madinah malam itu juga, beliau memilih berhenti dan
mengistirahatkan semua pasukan Islam yang telah memperoleh kemenangan.
Saat semua sahabat beristirahat
dan sebagian yang lain terlelap, aku putuskan keluar dari tenda kecilku
menunaikan sedikit keperluanku hingga tak kukira langkahku semakin menjauh dari
rombongan. Gegap gempitanya malam membuatku tak sadar, posisiku sangatlah
berjarak dengan unta yang kunaiki. Selepas merampungkan keperluanku dan hendak kembali kerombongan,
tiba-tiba aku terkesiap bukan main. Kuraba leherku, kalung pemberian Rasulullah
dari kota Zifar-Yaman raib. Kuputuskan mencarinya. Dalam malam yang begitu
hitam, amat susah menemukan sebuah kalung. Tapi itu kalung pemberian
Rasulullah. Tak boleh kubiarkan begitu saja. Aku harus mencarinya dan
menemukannya.
Mondar-mandir, kulalui
berkali-kali jalan yang kutapaki tadi, tak jua kutemukan kalung itu. Ya Allah,
istri macam apa aku ini yang menyia-nyiakan perhiasan pemberian suami. Apalagi
itu kalung yang istimewa dan impor dari Yaman. Ku ulangi lagi pencarianku hingga
aku pun putus asa dan kembali kerombongan dengan rasa cemas, malu, takut,
sungkan bila bertemu dengan suamiku,
Rasulullah.
Astaghfirullah, Rasulullah. Mereka
meninggalkanku. Bagaimana ini? Apa yang akan kulakukan? Menyusul mereka
sendirian berlari? Tak mungkin. Aku buta arah jalan keMadinah. Teriak? Siapa
yang akan mendengar. Air mata kumeleleh membanjiri pipiku. Ingin menyesali
kejadian ini, tapi untuk apa? Bukankah ini sudah takdir Allah?
Dalam kegalauanku, secercah cahaya
berkilau di tanah pijakan untaku saat istirahat tadi, kulihat sebuah logam berbentuk kalung.
Kudekati. Dan Alhamdulillah kalungku
ketemu. Rasa cemasku lantaran ditinggal Rasulullah bertabrakan dan melebur
menjadi satu dengan kegembiraan ditemukannya kalung pemberian Rasulullah.
Oh ya, orang-orang yang
menuntun untaku mungkin mengira aku
sudah berada dalam haudah itu. Aku wanitamu da bertubuh ringan, lantaran
itulah, mereka begitu saja menuntun unta
yang aku tunggangi mendahului rombongan terdepan. Mereka tak sadar bahwa unta yang
mereka giring hanya sebuah haudah kosong tak berhuni. Aku jugas alah, mengapa
aku tidak memberitahu mereka kalau aku keluar sedikit lama untuk sebuah
keperluan pribadiku? Memang, para wanita kala itu umumnya berbadan lunak dan
tak berlemak. Jadi ada atau tidak ada orang di dalam haudah sepertinya sama
saja.
Dengan penuh harap, semoga merekasadar dan merasa kehilanganaku, kuputuskan duduk di tempatku semula sewaktu beristirahatbersama rombongan. Entah mengapa, mendadakrasa kantuk begitu akrab dan cepat menyapaku. Aku pun pulas tertidur. Dalamkenyenyakanku, Shafwan bin Al-Muathal As-Sulamy menyeruak, ia memang bertugas sebagai
pengawal akhir rombongan. Bila ada barang rombongan yang tertinggal, dialah
yang menyelamatkan barang itu hingga sampai keMadinah.
Shafwan menghampiriku. Ia memang mengenaliku
dan pernah melihatku sebelum ayat hijab turun. Saat ia tahuakulah yang
bersimpuh dalam sengatan kantuk itu, ia pun berucap innalillahwainnailaihrajiun,
aku terkejut dengan ‘kalimat musibah’ yang ia lengkingkan. Seketika kututup wajahku
dengan hijab. Demi Allah, tak ada satu huruf pun yang keluar dari mulutnya kecuali
kalimat istirja’ itu. Mulutku juga tak mengeluarkan kalimat apapun barang
sekata. Ia rundukkan hewan tunggagannya hingga aku bisa menaiki hewan
tunggangan itu.
Kamiteruskan perjalanan menyusul
rombongan, Shafwan berjalan menuntun tunggangannya hingga sampailah kami di
sungai Az-Zahirah, tempat singgah rombongan di tengah panasnya siang. Dan
celakalah, sebagian orang menebarkan fitnah kebohongan dengan menuduhku ini dan
itu. Masihterekamdalamingatanku yang paling getol menyebarkan berita palsu ituadalahAbdullah
bin Ubay bin Salul. Selain Abdullah bin Ubay bin Salul, Hassan bin Tsabit juga
terlalu gegabah menelan dan menyiarkan berita nista itu. Misthah bin Utsasah,
Hamnah binti Jahs dan orang-orang lain yang tak kutahu namanya satu persatu
yang jumlahnya sekitar 10 sampai 40, ikut pula menjadi biang gosip.
Sesampai di Madinah, aku sakit dan
merasa tak enak badan selama satu bulan. Sungguh, aku tak tahu-menahu fitnah
kebohongan dan berita palsu itu telah memenuhi telinga masyarakat Madinah
selama sebulan. Kecurigaanku pun muncul tatkala kelembutan Rasulullah mulai
menipis dan tak seperti biasanya di saat aku melawan demam dan sakitku.
Biasanya Rasulullah begitu memanjakanku kala aku sakit. Namun beliau sedikit
berubah. Beliau hanya menyapaku dengan bertanya tentang keadaanku, kemudian
berlalu begitu saja.
Suatu malam, aku keluar ditemani
Ibunda Misthah bin Utsasah untuk membuang hajat. Sewaktu hendak kembali ke
rumah, Ibu Misthah tersandung sembari mencela anaknya sendiri, Misthah.
“Sungguh buruk kata-katamu. Apakah
kau mencela seseorang yang pernah berjuang di peperangan Badar?” kataku
padanya.
“Nak, tidakkah kau mendengar apa yang ia
katakan?” ia malah bertanya kepadaku.
“Apa yang telah ia katakan?”
Ibu Misthah menceritakan tuduhan
keji tentangku yang didengungkan oleh sebagian orang. Sakitku makin
menjadi-jadi. Dan sesampainya di rumah, aku meminta izin Rasulullah agar
menetap sementara di rumah orang tuaku, guna memastikan ke kedua orang tuaku
tentang tuduhan keji itu. Rasulullah mempersilahkan.
Lalu aku bertanya kepada ibuku,
“Ibu, apa yang menjadi gunjingan orang-orang?”
Ibuku menenangkanku agar tidak risau dan
gelisah. Mendadak mataku mendung, menderaskan airmata dan membasahi pipiku
sepanjang malam hingga pagi menjelang.
Rasulullah yang cukup gusarakan suara-suara
negatif tentang istri dan rumah tangganya, meminta pendapat kepada Ali bin Abi
Thalib dan Usamah bin Zaid. Zaid berpendapat, “Pertahankanlah keluarga Anda.
Kami hanya tahu satu kata dari keluarga Anda, yaitu kebaikan.”
“Wahai Rasulullah, Allah tidak
mungkinmenjadikanmu bersedih dalam perkara ini. Sesungguhnya wanita masih
banyak. Tanyalah kepada seorang wanita yang dekatdenganAisyahsupayabisa
meyakinkan Anda,” begitulah jawaban Ali.
Rasulullah bertanya kepada Barirah
tentangku, apakah ada sesuatu yang meragukan dari diriku? Barirah memantapkan
hati Rasulullah dengan menegaskan bahwa tak ada sesuatu yang meragukan pada
diriku. Aku hanyalah seorang wanita yang masih muda yang pernah tidur bersama
adonan makanan, lalu memakan adonan itu. Demikian Barirah menceritakan tentang
diriku di hadapan Rasulullah.
Sepanjang hari itu air mataku
berlinang dan tidurku sangat jauh dari rasa tenang. Hingga kedua orang tuaku
berada di sisiku, aku tetap saja menangis. Dua malam satu hari, air mataku
bercucuran dan tidurku tak karuan. Salah seorang perempuan Anshar meminta izin
untuk menemaniku. Ia pun turut meratapi kesedihanku.
Rasulullah datang ke rumah orang
tuaku. Beliau belum pernah duduk di sampingku selama tuduhan keji itu tersiar.
Rasulullah bersabda, “Wahai
Aisyah, aku telah mendengar berita tentang dirimu. Jika kau tidak bersalah,
Allah akan mensucikanmu (denganmembelamu). Dan jika kau melakukan dosa, memohon
ampunlah dan bertaubatlah kepada Allah. Karena seorang hamba bila mengakui
kesalahannya dan mau bertaubat, Allah akan menerima taubatnya.”
Setelah Rasulullah selesai
menyampaikan kalimat itu, kuhapus air mataku hingga tak tampak setetes pun. Aku
meminta ayah dan ibuku agar membelaku di hadapan Rasulullah. Tapi keduanya tak
kuasa berkata-kata.
Dengan sesenggukan aku berkata
kepada mereka, “Aku hanyalah wanita yang masih belia, dan memang aku belum
banyak membaca Al-Quran. Demi Allah, sungguh aku telah mengetahui apa yang
kalian dengar dari perbincangan orang-orang hingga kalian masukkan berita itu ke
dalam hati kalian dan kalian percayai. Seandainya saja aku mengatakan bahwa aku
bersih dari tuduhan keji itu, kalian tak akan mengaminiku. Dan jika aku
mengakui tuduhan keji itu –meskipun Allah tahu bahwa aku terbebas dari tuduhan
itu-, niscaya kalian akan mempercayaiku. Demi Allah aku tak menemukan
perumpamaan antara aku dan kalian selain sepertiNabi Ya’kub, saat berkata:
Bersabarlah dengan kesabaran yang baik. Hanya Allah tempat meminta pertolongan
atas apa yang kamu ceritakan.”
Usai kuutarakan kegundahanku,
tempat tidurkulah menjadi penenangku. Sungguh Allah mengetahui aku benar-benar
bersih dari berita miring itu dan Allah yang akan membebaskanku. Jujur aku tak
mengira Allah menurunkan wahyu membebaskanku dari tuduhan itu. Rasanya tak
pantas bila wahyu turun lalu dibaca semua orang hanya menyoal tentang masalah
pribadiku. Aku ini siapa hingga Allah membicarakan masalahku. Aku hanya
mengharap Rasulullah mendapatkan wahyu melewati mimpi tentang pembebasanku dari
fitnah itu.
Dan demi Allah, Rasulullah enggan
beranjak dari tempat itu dan tak satu pun dari keluarga kami –ayah ibuku yang
merupakan mertua Rasulullah- berminat melangkahkan kaki, hingga wahyu turun
kepada Rasulullah. Seketika keringat beliau bercucuran bak butiran mutiara,
padahal kala itu musim dinginamatmenusuktulang kami.Wajah beliau berseri dan
tersenyum.
“Wahai Aisyah, sungguh Allah telah membersihkan dan
membebaskanmu dari tuduhan itu.” Itulah kalimat pertama yang kudengar dari
suamiku.
Spontan, ibuku menyuruhku bangkit dan menemui
Rasulullah.
“Demi Allah, aku tak akan bangkit
kepada beliau, dan tak akan memuji kepada siapapun selain Allah.” jawabku.
Ya, akulah istri Rasulullah yang
tertuduh. Dan Allah membebaskanku dari tuduhan itu dengan firman-Nya yang
membuat air mataku teduh.AkuAisyah, istriRasulullah yang terfitnah.
Dengan menyebut nama
Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang“Sesungguhnya orang-orang yang
membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa
berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang
dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka
yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya
azab yang besar.” (11) “Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu
orang-orang mu'minin dan mu'minat tidak bersangka baik terhadap diri mereka
sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: "Ini adalah suatu berita bohong yang
nyata." (12) “Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat
orang saksi atas berita bohong itu? Oleh karena mereka tidak mendatangkan
saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta.” (13)
“Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan
di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu
tentang berita bohong itu. (14) “(Ingatlah) di waktu kamu menerima berita
bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak
kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja.
Padahal dia pada
sisi Allah adalah besar.” (15) “Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu
mendengar berita bohong itu: "Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita
memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang
besar." (16) Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat
yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (17) “Dan
Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu.
Dan Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (18) “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar
(berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang
beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah
mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.” (19) “Dan sekiranya tidaklah karena
kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan
Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar).” (20) [QS: An-Nur]







