Sponsor

Senin, 04 Mei 2015

For Prof. Moh, Ali. Aziz

Bismillah
Kisah perjalanan  saya dalam menuju kuliah di Surabaya pengalaman yang saya hadapi salah satunya adalah sebelum saya menginjak ke  tanah Surabaya ini banyak kisah yang terjadi di saat di perjalanan di antaranya adalah di saat saya mau berangkat ke pondok, saya terjatuh dari motor yang di kendarai oleh seorang kakak sepupu, yang mengalami luka yang sangat serius hingga bawah ke puskesmas untuk dirawat oleh dokter, sedangkan saya hanya mengalami  luka ringan saja. Namun dengan tekat yang kuat setelah di berikan obat merah  betadin dari  ke puskesmas. Saya langsung melanjutkan perjalanan menuju pondok saya yang berjarak 40  km dari rumah. Diantar dengan salah satu teman kakak saya setelah sampai di pondok, saya langsung menemui salah seorang guru  yang menangani masalah PBSB yang bernama khoirul Anwar sekaligus yang membimbing, saat memenuhi persyaratan yang harus di penuhi. Dan keesokan harinya langsung berangkat dari pondok saya menuju bandara Ambon Pattimura. Dalam perjalanan saya  banyak mendapat musibah yang tidak duga sebelumnya.
pertama: di satu jembatan  yang bernama Wailowe mengalami banjir yang sangat besar dikarenakan hujan  yang terus-menerus, belum lagi  hujan dari gunung  turun  kekali sehingga kami pun tertahan. Hingga kami memutuskan untuk tidur di mobil,sampai pagi hari pun air masih  saja belum surut seperti biasnya, kami masih bersabar menunggu hingga sampai 2 hari dua malam kami tertahan dan supir memutuskan kita  ke daerah Masohi di mana kami naik kapal laut, yakni kapal cepat. setelah kami sampai pada kota  Masohi kami pun istirahat menghilangkan rasa lelah kami. Baru besoknya kami membeli tiket kapal cepat, selama perjalanan kurang lebih dua jam akhirnya kami pun sampai ke kota Ambon, setelah sampai saya bertemu salah satu, dari kantor wilayah yang membawa surat pengantar dari Kota Ambon untuk persyaratan PBSB yang bernama pak Hijrin. Lalu beliau menyuruh menginap  di salah satu hotel, yang bernama try sakti  Ambon.
Keesokan hari langsung menuju  bandara tetapi sebelum menuju  bandara saya menginap  di salah satu  teman guru, dikarenakan  tiket saya hangus seharusnya berangkatnya pagi. Akhirnya saya  gagal untuk berangkat pagi jadi saya harus menunggu besok. Pada besok paginya saya pun berangkat menuju bandara Ambon Pattimura. Pada pukul 12:00,   saya naik pesawat yang bernama Lion Air, dan akhirnya saya tiba di Surabaya pada pukul 14:30. Setelah sampai saya menerima sms pada  salah satu panitia pbsb yang bernama kakak rafi,mengatakan Syarif, langsung ke hotel Greensa dan mengikuti pelatihan  matrikulasi. Setelah saya sampai di hotel greensa, saya langsung bertemu dengan kakak rafi panitia  pbsb. Dan saya istirahat sejenak lalu kemudian malamnya saya mengikuti kegiatan yang diadakan oleh pbsb. Setelah beberapa hari di hotel tersebut.
 Akhir matrikulasi selesai dan kami pun diajak berziarah ke makam sunan Ampel Surabaya. Di  sana kami banyak mengetahui bahwa makam sunan ampel banyak  dikunjungi oleh orang. setelah kami selasai berziarah kami mengutuskan untuk berjalan jalan sekitar makam sunan ampel. Barulah kami pulang ke kampus UIN  SUNAN AMPEL SURABAYA. Setelah kami sampai di kampus karena Pesma yang bakal kami tinggalkan belum selesai di renovasi jadi kami untuk sementara waktu tinggal  di wisma bahagia, yang letaknya tidak jauh dari kampus. Dua hari di wisma, kami mendapat kabar bahwasanya pesma sudah bisa di tempati, kami langsung berkemas-kemas barang untuk pergi menuju pesma. Setelah kami tiba di pesma, kami pun di pisah satu sama yang lainnya. Kemudian kami mengikuti orientasi  banyak pengalaman yang saya dapatkan di kuliah ini. Diantarnya saling berbagi pengalaman  satu sama yang lainnya.
Sejak pertama saya kuliah di UIN SUNAN AMPEL ini saya merasa senang sekali. karena saya bisa berkenalan dengan orang Jawa,  Madura dan yang lainnya.  Dan ketika saya mendengar kata Bki terlintas dalam benakku apa itu Bki setelah saya mengetahui. Ternyata bki adalah seorang yang konselor yang menangani kasus atau masalah yang dihadapi oleh seorang cliaent dengan catatan bukan seorang yang gila. Setelah saya aktif dalam kuliah banyak kegiatan yang di lakukan oleh saya baik dalam naungan kampus maupun Unit kegiatan mahasiswa sendiri. setelah beberapa bulan   kami diajar oleh prof Moh Ali Aziz,  yang mengajar ilmu dakwah di kelas kami, lalu prof Ali   mengadakan UTS (ujian tengah semester).
Namun setelah kami mengikuti UTS ternyata nilai yang paling kecil, yakni pada tanggal 13-10-2014 saya mendapat nilai 5,0 di antara teman-teman yang lainnya adalah saya sendiri. Saya merasa malu terhadap teman –teman, tapi prof Ali mengatakan pada saya, bahwa hidup itu masih koma bukan titik. Karena ini disebabkan oleh Adanya osmaprod /osjur jadi ke fokusan saya menjadi terpecah belah karena itu nilai saya rendah dibandingkan teman-teman. Lalu beliau memberi saya sebuah buku yang berjudul ‘’Doa-doa keluarga bahagia’’ yang di dalamnya banyak doa-doa yang penting, seperti doa mau belajar doa pergi haji, doa sehabis sholat dan yang lainnya. kemudian Minggu depan kami pun ujian kembali dan Minggu saya pun gagal kembali,pada  tanggal 20-10-2014 bahkan lagi-lagi saya mendapat nilai yang lebih rendah dari pada Minggu lalu, yakni 4,4 ini disebabkan kurangnya belajar dan memahami isi maksud tersebut aku pun malu untuk kedua kalinya  tapi prof Ali selalu mengatakan hidup masih koma belum titik namun saya bisa mengambil hikmah tersebut bahwa saya harus rajin belajar dan jangan lupa untuk berdoa.
Lalu Minggu depannya kami ujian lagi dan ternyata saya lagi-lagi gagal lagi padahal saya sudah belajar 4 kali tetapi saya masih gagal lagi apakah ada yang salah dengan cara belajar,pada tangga l27 10 2014 saya lagi-lagi saya mendapat nilai 50 sangat mengenaskan nilai yang dapat ini tiga kali saya dapat nilai rendah terus, entah apa yang saya lakukan. Tapi saya optimis bahwa saya pasti bisa jadi ya
Berawal dari  saya menginjak kelas Tsanawiyah kelas dua semester  1 kami sekeluarga  yang mengikuti program transmigrasi (yaitu perpindahan suatu penduduk dari kota yang padat menuju daerah  yang  terpencil )Dari sini kami memulai kehidupan yang baru, Sebelum kami berangkat kedaerah yang akan kami huni nanti  kami harus mengikuti pelatihan terlebih dahulu, yaitu sekolah tranmigrasi yang diadakan langsung dari pemerintah sendiri. Untuk belajar bagaiman tata cara bercocok tanam yang baik dan benar.
 Selama 1 minggu kami ditampung untuk belajar, akhirnya kami berangkat ke pelabuhan dengan menggunakan bus bersama 50 kaka lainya  yang terdiri dari daerah pandegelang, tangerang, dan lebak  yang memang  dikhususkan untuk daerah banten saja.
Setelah kami tiba di pelabuhan merak   kami langsung naik kapal laut yang besar dan luas yang namanya kapal Gunung Dempo. lanjut certa akhirnya kami masuk kedalam kapal kami pun beristirahat untuk menghilangkan lelah kami, dari perjalan kami yang cukup jauh dari penampunga ke pelabuhan merak banten. Selam perjalan kami di kapal selama 4 hari  kami banyak pengalaman yang kami dapatkan melihat pemandangan yang spetakuler diantaranya adalah melihat gunung,lumba-lumba,burung,dan pemandangan laninya.
Setelah beberapa hari akhirnya kami sampai juga di pelabuhan setelah kami sampai akhirnya kami pun langsun turun dari kapal dan langsung berkemas-kemas barang untuk dinaikan lagi kedalam bus. sebelum kami melanjutkan perjalanan menuju kawasan yang akan dihuni oleh kami sebelumnya kami makan siang terlebih dahulu setelah kami selesai makan kami langsung melanjutkan lagi perjalana menuju kota bula yaitu kawasan  yang akan tempatih oleh kami setelah berjam-jam didalam mobil akhirnya Kami tiba ditempat tujuaan yaitu didaerah waiketam baru.
Setelah kami menemui kepala desa tersebut akhirnya kami bisa menempati rumah yang telah di sediakan oleh pemerintah tersebut. Sampai dirumah kami  langsung  istirahat,keesokan harinya kami dan beberapa teman lainnya mengikuti perkumpulan yang membahas tentang( jatah bulan selama satu tahun) kami pun pulankg dengan membawa 5 karug beras 2botol kecap 9kilogram ikan asin dan 5 kilogram minyak goreng .dan  itu buat  selama satu bulan.
            Jujur ini pertama kali saya mengikuti orang tua saya bertransmigrasi jadi saya tidak tahu mengenai tranmigrasi, baru saya tahu setelah saya berda ditempat langsung ternyata banyak kekurangan yang salah satunya adalah tidak adanya listrik,saya heran didaerah saya yang ada listrik, ramai. Jadi saya erasa ada yang kehilangan dalam diri saya ini waktu demi waktu saya bisa melupakan kemewahan sejak  saya masih didaerah kami.
Lanjut cerita saya bersekolah disebuah desa yang bernama desa banggoi yang jaraknya cukup jauh dari kampung saya sendirisekitar 5 km dari rumah.sekian lama saya sekolah banyak pengalaman yanng saya dapatkan salah satunya adalah bisa berteman dari berbagai suku diantaranya suku sunda,suku jawa,suku buton ,suku bali, suku ambon, suku maluku.
Saya juga sedikit  mengerti bahasa mereka, selama  bersekolah di banggoi kami kalau berangkat sekolah menggunakan sepeda ontel, kadang-kadang juga berjalan kaki bersama teman-teman yang banyak dilakukan oleh teman-teman buton yang membuat fisik mereka tambah kuat di bandingkan degan teman-teman jawa. Setelah  lulus dari sekolah saya langsung melanjutkan kebangku Madrasah Aliyah yang notabene pesantren.
 Sebelum saya tinggal dipesantren pernah juga  tinggal   dirumah orang dengan catatan bantu-bantu jualan bensin namun setelah satu tahun saya memutuskan untuk tinggal dipondok. Selama tinggal di pondok banyak pengelaman yang saya dapatkan  terutama bagaiman belajar mandiri selama tinggal dipondok kami belajar bersama-sama teman-teman selama 3 tahun  sekolah banyak teman-teman yang selalu memberi semangat kepada saya karena itulah yang membuat semangat.
Setelah saya menginjak kelas 2 MA  terlintas dibenakku untuk melanjutkan kejenjang kuliah mengingat di keluarga kami tidak adayang ada sekolah tinggi dari situlah berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan untuk menjadi contoh bagi masyarakat desaku, khususnya buat adikku sendiri. Dan saya ingin adik saya menjadi seperti saya kalau bisa melebihi saya.
Sebelum saya lulus sekolah memang saya sudah berkeinginan untuk kuliah, namun lagi faktor ekonomi yang menjadi masalah  didalam keluarga kami, pernah saya bilang kepada orang tua bahwa saya ingin kuliah namun ibu bilang kepada saya ibu tidak mampu membiayakan kamu kuliah, tapi dalam hati ini saya yakin dan percaya saya pasti bisa kuliah.
Setelah lulus sekolah sekolah kami mendapatkan bantuan dari kemenag berupa program beasiswa yang disebut (PBSB) Program Beasiswa Santri Berprestasi. Saya langsung mendaftar untuk mengikut program tersebut. Alhamdulillah saya masuk seleksi dan dari 10 anak yang mendaftar Cuma 6 orang yang lulus seleksi dan keenam orang tersebut akhirnya kami berangkat keambon untuk mengikuti seleksi PBSB.
Dari sekaian banyak pondok dimaluku hanya tiga yang mendapat bantuan dari kemenag  berupa bantuan beasiswa,setelah kami mengikuti seleksi di kota Ambon dari dua 21 anak yang mengikuti seleksi dari tiga pondok pesantren yang mendapat bantuan dari kemenag, masing-masing sekolah mengutus 7 orang anak untuk mewakili masing-masing pondok pesantren.
 Dan dari 21 anak yang mengikuti program beasiswa, Cuma 2 orang yang lulus seleksi pbsb se-provinsi maluku suatu kebangagan tersendiri bagi pondok pesantren termasuk saya sendiri. Setelah pulang dari ambon kami menyempatkan untuk berbelanja dirobinson sesudah kami memilih barang yang akan beli.
Keesokan harinya kami pulang dari ambon dengan hati yang senang sebelum kami pulang   kami sempatkan untuk mandi dikolam renang yang ada dijalan batu merah ambon setelah mandi kami langsung melanjutkan perjalanan menuju pesantren, selama dalam perjalanan banyak pemandangan  yang sangat indah.  keesokan harinya kami tiba ditempat pesantren  setelah tiba kami langsng istirahat untuk menghilangkan rasa lelah selama diperjalanan.
Lalu saya pulang kerumah karena orang tua saya tidak ada dirumah  jadi saya putuskan untuk membantu kakak menanam padi dilahan pekarangan, kami tinggal berdua dirumah terasa sepi karena orang tua kami sedang pergi ke Tangerang karena ada urusan  yang sangat penting yaitu kakak permpuan kami sedang melangsungkan pernikahan.  Jadi mau enggak mau orang tua kami harus menghadiri pernikahan kakak perempuan.
Selama dirumah saya bantu kakak untuk menanam padi, pada suatu hari saya sakit selama 3 hari selam sakit  lidah ini rasanya engak enak makan, eg bisa tidur hingga suatu malam saya bermimpi ada 3 orang termasuk saya terus nama saya yang sering disebut-sebut dan keesokan harinya  saya lupa bahwa pengumuman seleksi PBSB masih lama. Setelah satu minggu kemudian tepat pada hari sabtu saya mendapat sms dari salah satu teman dan  dia bilang kepeda saya selamat “kamu lulus seleksi dari program PBSB” saya heran daya dan tidak percaya bahwa yang dikatakan  teman saya itu benar. Langsung menelpon salah satu guru saya yang menangani pbsb,untuk memastikan bahwa yang dikatakan teman saya itu benar. Dan ternyata apa yang dikatakn teman saya adalah benar.
Langsung saya di jemput oleh teman  untuk pergi kepesantren untuk mengisi berkas-berkas yang disediakan  oleh pihak kemenag dan ada juga surat perjanjian yang harus disanggup oleh setiap  penerima program beasiswa.
 Setelah  selesai mengisi surat perjanjian kesepakatan antara saya dan pihak kemenag langsung saya pulang dan mengabari orang tua saya ditangerang  bahwa saya lulus seleksi dan mendapatkan beasiswa, kedua orang tua saya sangat bersyukur atas lulusnya saya sebagai penerima beasiswa sampai-sampai orang tua saya menangis karena terharu mendengar bahwa saya mendapat besiswa. Saya sangat senang bahwa impian saya selama ini bisa tercapai mugkin ini karena niat, usaha dan doa hingga akhirnya saya bisa kuliah.
Dan saya teringat pada sebuah perkataan ibu saya beliau mengatakan “Nak ibu tiak punya buaya untuk kamu kuliah”  namun itu tidakmwmbuat saya putus asa malah-malah saya yakin bahwa saya pasti bisa kuliah. “Mungkin perkataan seorang ibu itu adalah doa” hinggah akhirnya saya  kuliah tanpa biaya orang tua. Saya sangat bersyukur bahwa allah telah mengabulkan doa hambamu ini  karena engkau aku bisa kuliah.
Sekian lama saya menunggu orang tua saya pun tak kunjung tiba kemaluku sekian lama saya tinggal berdua  bersama kakak. Ketika bulan romadhan tiba tinggallah aku sendiri dirumah karena kakakku diajak oleh teman untuk bekerja  disebuah perusahaan yang cukup jauh dari rumah sehingga terpaksa mau enggak mau harus tinggal di tempat kerjanya.
Selama bulan romadhon saya buka hanya sekedarnya begitu juga dengan sahur  dan kadang- kadang saya teringat orang tua dalam hati ini berkata andaikan ada mereka pasti tidak akan sepi seperti ini. Kalau berbuka saya hanya ditemani oleh seekor kucing yang selalu menemani disaat buka maupun sahur,tapi saya  coba untuk selalu tegar dalam menghadapi apa yang saya alami mungkin ini ada hikmanya  dibalik ini semua. Saya yakin saya pasti bisa menjalani ini semua ini.
Hingga akhirnya   salah satu keponakan saya pulang dari tempat kerjanya,hati sangat senang sekali karena saya tidak lagi kesepian  karena ada keponakan yang menemani selama kakak saya bekerja tidak pernah pulang  hingga mau menjelang hari lebaran  hingga akhirnya kakak saya pun pulang  hati sangat senang sekali.
 Lima bulan pun sudah berlalu  namun orang tua pun kunjung datang juga hingga akhirnya tiba telah dikumandangkan takbir  yang terdengar dimana, keesokan harinya kami pergi kemasjid untuk melakukan ibadah sholat idul fitri bersma-sama. Setelah kami selesai sholat idul fitri  kami pun berkunjung kesalah satu tetengga kami untuk bersilaturami untuk meminta maaf atas kesalahan  yang pernah kami perbuat baik yang di sengaja maupun yang di sengaja.
Setelah kami selesai berkunjung untuk meminta maaf  kami pun langsung melanjutkan lagi perjalanan untuk ketetangga yang lain. Hingga kami memutuskan untuk singgah di salah satu rumah yang bernama Tete Raden beliau ini sudah kami anggap seperti orang tua kami karena kebaikannya yang membuat kami sungkan kalau tidak singga kerumah beliau terlebih dahulu, setelah kami bermaafan kami melanjutkan untuk pulang kerumah untuk istirahat.
 Setelah sore harinya kami menuju salah satu rumah teman kakak yang jarakny cukup jauh dari rumah kami sekitar 2 km. Setelah kami tiba dirumah beliau kami langsung di sambut hangat oleh mereka kami pun langsung di suguhkan oleh berbagai macam makan  kepada kami tanpa pikir panjang lagi kami langsung menyantam makan yang telah disuguhkan,setelah kami selesai menyantap makanan kami langsung minta izin untuk pamit pulang karena waktu yang menunjukan pukul 10:00 malam akhirnya kami putuskan untuk pulang kerumah kami.
Keesokan harinya taman saya datang kerumah kami untuk bersilaturahmi kepada keluarga kami setelah kami berbincang-bincang akhirnya teman saya mengajak saya untuk main kerumahnya saya pun mau lalu saya minta izin kepada kakak untuk ikut bersama teman-teman saya tersebut. Selama saya berada ditempat teman saya banyak sekali makanan yang enak dimakan, setelah itu kami berencana utuk refresing atau jalan kepantai selama diperjalana kami banyak sekali melihat orang-orang menuju  kepantai  yang akan kami datangi karena pantai yang indah suasana yang ramai membuat kami menjadi senang dan gembira dan ada disana bayak sekali orang yang mandi jualan.
 Setelah puas kami bermain dengan air dan berhubung waktu mulai gelap akhirnya kami pun memutuskan untuk pulang, terasa berat meninggalkan tempat ini namun, terpaksa kami harus meninggalkan tempat ini. Kami pulang  menuju keruah selam diperjalana pulang kerumah sempat motor kami mogok karena kehabisan bensin  akhirnya kami dorong sepeda motor kami yang kehabisan tersebut.
Hingga kami dapat salah satu toko yang menjual bensin kami pun langsung membelinya dan mengisi full tangki yang ada dimotor setelah kami selesai membeli bensin kami pun langsung melanjutkan perjalanan pulang kerumah setelah sampai dirumah kami langsung menyantap makanan yang ada diruang makan sampai tidak ada sisa.
 Setelah makan kami langsung main kerumah tetangga yang tidak terlalu jauh dari tempat rumah kami ngobrol  tentang masalah saya mendapatkan beasiswa mereka bilang kkamu tuh beruntung bisa kuliah beasiswa lagi. Ya ini mungkin lagi kebetulan aj saya mendapatkan beasiswa dan saya usaha dan doa tetap aku panjatkan kepada Allah SWT. Karena beliaulah saya bisa seperti sekarang ini.
Selam 3 hari saya berada dirumah teman  saya memutuskan untuk pulang kerumah setiba sampai dirumah saya heran karena kakak saya tidak ada dirumah ternyata beliau sudah pergi untuk  kembali lagi bekerja diperusahaan yang sebelumnya beliau sudah bekerja jadi saya kesepian lagi  karena kakakku sudah berangkat bekerja kembali tapi biarlah walaupun saya sendiri tetepi masih banyak tetangga  yang berdekatan denang rumahku.
Setelah lebaran pertama saya memutuskan untuk kembali kepondok untuk menayakan kapan saya bisa  berangkat kesurabaya untuk kuliah namun salah satu guru yang menangani tentang pbsb sedang tidak ada dirumah lalu saya bertanya kepada ketua yayasan pondok pesantren beliau pun tidak tahu kapan pemberangkatan saya kesurabaya  akhirnya saya pun langsung pulang kerumah sebelum saya pulang sebelum kerumah ustad mengajak saya untuk menghadiri acara didesa lain  kami saya pun mau kami pun langsung berangkat menuju tempat tersebut yaitu lebih jauh dari tempat tinggal saya sendiri.
Setelah kami tiba ditempat tujuan kami langsung disambut dengan hangat oleh desa tersebut. Ustad, saya dan beberapa teman saya yang diajak untuk mengikuti acara isro wal mi’roj  selam 1 jam ustad kami bercerita  tentang mengenai isro miraj setelah selesai acara kami diajak untuk mendatangi rumah kepala desa yang tidak jauh dari tempat acara isro miroj tersebut. Lalu kami masuk kedalam rumah pak lurah dan disan beliau sudah disediakan  makanan kemudian beliau mengajak kami untuk makan bersama-sama.setelah kami selesai makan  saya diajak oleh salah satu teman saya untuk berkunjung kerumahnya yang letaknya tidak jauh dari rumah pak Lurah tersebut telah sampai dirumah teman ku saya langsung berkenalan dengan keluarga mereka cukup lama saya beradadi tempatnya akhirnya kami pun palang kepondok.
 Sebelum kami pulang kepondok  aku mengajak ustad dan teman-teman ku untuk singga dirumahku akhirya kami pun sampai dirumah kami langsung masuk dan istirahat kami berbincang-bincang.ustad dan teman-teman pamit untuk pulang kepondok  kerna cuaca yang kurang mendukung (gelap) akhirnya  mereka pun pulang kepondok dabn saya tidak ikut mereka pulang kepondok saya tinggal dirumah untuk membantu kakak dirumah.
Dan keesokan hari bapak saya datang dari tangerang hati ini sangat senag karena bapak saya datang walaupun tidak bersamaandengan ibu saya kemudian kesokan harinya kami memutuskan untuk bersilaturahmi dengan ustad saya sesampainya kami dirumah ustad tersebut kami sambut dengan penuh kehangatan  dan kami pun dipersilakn duduk kemudian beliau meawarkan kami jajan lebaran yang masih ada sehabis kami bersalaman kami pun langsung pulang kerumah sebelum sampai dirumah  tiba-tiba hujan deras terpaksa kami pun singgah disalah satu toko untuk berteduh.
Selama satu jam kami menuggu akhirnya hujan pun berhenti kami pun langsung melanjutkan perjalan menuju kerumah dan belum lagi sampai dirumah hujan pun turun kembali kami putuskan untuk singgah di salah satu suadara kami selama satu jam setengah  akhirnya hujan pun kembali berhenti dan kami langsung pulang kerumah setelah kami sampai dirumah  langsung salin baju akibat hujan diperjalanan.
Dan keesokan harinya saya mendapat telpon dari salah satu guru saya yang menangani masalah pbsp dan malamnya saya dan kakak sepupu malam-malam kami langsung kerumah guru saya setelah sampai dirumah beliau langsung berkata kepada saya harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak kampus tersebut.
Langsung setelah mendengar penjelasan kami lalu pulang  dan keesokan harinya kami kekota bula untuk membuat persyartan yang ditentukan oleh pihak kampus. Diantar persyaratan  yang harus dipenuhi adalah membuat KTP, dan ijasah yang di kasih legalisir, surat keterangan kesehatan, surat keterangan prilaku baik dan surat bebas narkoba.
Seharian saya bersanma kakak sepupu saya harus pergi kesana kesini untuk  persyaratan yang harus dipenuhi.  Setelah selesai semua yang berakas  yang harus dipenuh lalu akhirnya kami pulang kerumah. Sebelum kami melanjutkan perjalanan kepondok  kami singga kerumah terlebih dahulu. Sebelum kami mau pergi kepondok tiba-tiba diperjalana kami mendapat suatu musibah yaitu kami terjatuh dari motor akibat menabrak anjing warga tersebut.
Akhirnya kami pun dibawah kepuskesmas untu dirawat sykur dan allhamdulillah ssaya hanya luka ringan saja namun kakak sepupu saya mengalami luka yangcukup serius dibagian kepala dan tangannya  akhirnya kakak sepupu saya harus istirahat dan tidak bisa mengantar saya kepondok untung saja ada kakak sepupu satu lagi yang sudi mau mengantar saya kepondok lalu akhirnya kami pun berangkat setelah kami tiba dipondok saya heran kanapa tidak ada oraang sama sekali beberapa kemudian guru saya datang  kami langsung kerumah beliau dan saya langsung mengambil ijasah yaangsudah dilegalisir untuk kelengkapan kuliah tetapi guru saya bilang harus mengambil  di pak Selamat dimana pak Selamat ini adalah seorang bendahara sekaligus yang menangani masalah ijasah kamipun langsung kerumah pak Selamet untungnya pak selamat ad dirumah setelah saya berbicara mengenai ijasah kami bedua langsung kekantor untuk mengambil ijasah setelah selesai.
Keesokan harinya saya meminjam motor untuk pergi kekepala sekolah untuk meminta legalisir ijasah dan sekaligus meminta izin dan doanya semoga saya selamat dijalan dan dimudahkan  oleh allah agar mencapai cita-cita saya amin. Setelah kami pamitan kepada pak kepala sekolah kami pun langsung kembali kepondok. Dan sebelum saya berangkat saya berpamitan kepada guru-guru untuk diberikan kemudahan dalam perjalanan.
Pada siang harinya saya lansung berangkat dengan menggunakan mobil Avanza selama dalam perjalanan banyak pemandangan yang saya lihat di sekeling jalan raya setelah kami barada  pada pertengan hutan seram kami melihat sebuah mobil terjatuh dan langsung masuk  kami singgah sejenak untuk melihat kejadian tersebut.
Untung tidak ada korban dalam kecelakaan ini kami langsung melanjutkan perjalanan kami setelah beberapa jam berada dalam mobil perut kami terasa lapar dan kami memutuskan untuk mencari makan kebetulan diatas gunung ada sebuah rumah makan  kami pung langsung singga untuk makan setelah makan kami istirahat sejenak untuk menghilangkan  rasa lelah kami.
Setengah jam kami istirahat kami pun langsung melanjutkan perjalanan kami menuju Ambon, sebelum kami menuju ambon tiba-tiba hujan pun turun. Kami sampai disebuah jembatan yang bernama kali Way loe karena hujan yang  tterus menerus mengakibatkan banjir  yang terus naik kepermukaan atas tanah.
       Jadi terpaksa kami harus tidur  didalam dimobil sambil menunggu surut air yang banjir akibat hujan yang terus menerus  menghujani daerah ini. Sekian lama kami menunggu supaya airnya surut namun apa yang terjadi malah-malah banjir makin bertambah besar  arus kalipun semakin lama semakin deras dan hujan pun seakan-akan tidak mau berhenti.
Keesokan harinya air pun tetap saja tidak mau surut-surut hingga akhirnya kami putuskan  kembali kedaerah masohi untuk naik kapal laut  sebelum sampai ke kota Masohi kami singga sejenak untuk untuk mengisi perut yang kosong selama tadi malam belum makan nasi.
Setelah makan kami melanjutkan perjalan menuju kota Masohi setela beberapa jam kemudian akhirnya kami tiba dikota masohi kami langsung mencari tempat penginapan untuk kami beristirahat selama beberapa menit kami berkeliling  kota Masohi akhirnya kami menemukan pengenipan yang cocok untuk beristirahat sejenak, setelah itu kami menurunkan barang-barang yang berada di dalam mobil kami puan memukan langsung masuk kekamar dan menaruh barang-barang kami pun istirahat.
 Kami  pun keluar untuk melihat pemandangan malam kota Masohi sungguh indah suasana yang mempesona dan memukau. Kami pun pulang dan kembali kepenginapan kami pun langsung istirahat. Keesokan harinya kami pun langsung bergegas menuju pelabuhan  untuk memebeli tiket kapal yang seharga 110 ribu  kami pun berangkat dengan menggunakan kapal cepat selama 2 jam kami didalam kapal akhirnya kami pun sampai di pelabuhan  ambon manise kami pun turun dari kapal dan membawa turun barang-barang  kami langsusng naik mobil avanza sampai kekota ambon.
Setiba di Ambon saya pun langsung menelpon pak hijrin dimana beliau ini yang membawa surat izin dari kemenag ambon langsung kami pun bertemu disalah satu hotel yang bernama SumberSAsia dan beliau  pun mengasih sehelai kertas walaupun yang dikasih hanya sehelai kertas namun itu sangat berharga. Dan beliau pun membayarkan saya untuk menginap dihotel sumber Asia tersebut.
 Sore harinya saya berjalan-jalan mengelilingi plasa untuk membeli sesuatu dan tiba-tiba hape saya berbunyi dan ternyata yang menelpon adalah pak Patur beliau adalah salah satu kerabat ustad saya dan kami pun bertemu di ruang tunggu  lalu beliau ingin mengajak saya kerumahnya namun saya belum siap untuk pergi sekarang ini.
Malam pun tiba saya berkenalan dengan orang makasar  yang bernama Andik pertam kali kami bertemu lalu berkat kepada kami dengan bahasa makssar yang berbunyi sebagai berkut. Kita dalam bahasa makassar kita berarti kamu dengan makna yang sopan. Kami pun ngobrol –ngobrol tentang kota ambon  dari segi makananya terbilang mahal dan nasinya yang terbilang keras dan saya pun diajak berkenaln dengan teman-teman beliau, dan sekalian pamit kepada kami karena mereka hendak bekerja di perusahan batu bara, setelah mereka berangkat saya pun langsung kekamar untuk beristirahat.
Keesokan harinya saya mandi dan langsung berkemas-kemas barang untuk pergi kebandara  sebelum saya meninggalkan hotel saya pun sarapa terlebih dahulu. Setelah sarapan saya langsung pergi berjalan kaki yang jaraknya sekitar 1 km dari tempat hotel saya menginap, sebelum menemui pak Patur saya harus menyeberang lautan dengan menggunakan perahu kecil yang memang disediakan  para penumpang, saya pun naik perahu kecil sampai keseberang desa. Selama kurang dari 15 menit akhirnya saya pun sampai diseberang  desa tersebut.
Saya pun turun dari perahu kecil tersebut dan langsung  melanjutkan perjalanan menuju jalan raya setelah sampai di jalan saya langsung naik mobil angkut yang menuju ke bandara setelah ssampai di bandara tiba-tiba telpon berbunyi keras ternyata yang menelpon say adalah pak Patur dan bilang kepada saya bahwa saya harus kembali ketempatnya pak Patur setelah sampai di tempat beliau karena  kendala yang saya hadapi sekarang adalah karena tiket yang belum dipesan oleh pak Patur  belum ada terpaksa saya harus kembali ketempat beliau.
Setelah saya tiba di rumah beliau saya pun langsung berbicara tentang mengenai maslah tiket yang belum di pesan tersebut. Saya berkata beliau sudah pak pesan saja tiketnya nanti saya bayar kalau mau berangkat kesurabaya  tiket pun di pesan oleh adiknya pak Patur  yang bernama mas Toni  dengan seharga 1,300.000.00  dan adiknya bilang kepada saya bahwa berngkat besok pagi namun pak Patur bilang kepada say bahwa berangkat besok siang sekitar jam 12 siang  saya percaya bahwa yang dikatakan pak patur adalah benar.
Keesokan harinya adiknya pak patur datang untuk bekerja ketika saya mau keluar untuk membeli nasi untuk sarapan  kami pun bertemu mas Toni pun heran melihat saya masih di tempat kerja dan langsung menayakan  kenapa belum berangkat lalu saya menjawab kata pak Patur jam 12 siang, kemudian mas Toni menelpon pak Patur untuk datang ketempat kerjanya.
Tidak lama kemudian pak Patur datang di kantor lalu mas Toni lansung memarahi  pak Patur selang itu pak Patur menyuruh adiknya untuk memesan tiket pesawat lagi  dan allhamdulilham ada tapi hanya untuk hari besok saja dan yang ada jam 12 siang.
Lalu saya menelpon salah seorang  panitia pelaksana orientasi pbsb kemudian saya  bercerita bahwa saya tidak bisa datang hari minggu di karenakan  tiket yang saya pesan telah hangus jadi saya kemungkinan sampai disurbaya hari senin kemudian hari senin saya berangkat ke bandara dan saya diantar oleh pak patur sampai di bandara saya langsung masuk keruang tunggu beberapa menit kemudian pesawat jurasan ambon surabaya telah mendarat kami pun langsung siap-siap untuk naik pesawat setelah kami sudah berada didalam pesawat dalam hati berkata tidak nyangka saya bisa naik pesawat terima kasih ya allah engkau telah beri hamba kesepatan untuk  menaiki pesawat ini, selama 2 jam kami didalam pesawat akhirnya kami pun sampai di surbaya yaitu bandara juanda kami pun langsung bersiap-siap untuk turun.
Setelah keluar dari pesawat saya pun langsung mencari taksi untuk menuju tempat acara tersebut. Sebelum menuju tempat acara ternyata bahwa supir yang saya naiki tidak begitu paham tempat yang telah di sms oleh panitia cukup lama kami mencari alamat ini akhirnya kami sampai juga pada hotel yang di sms kan  yang bernama greensa langsung saya pun bertanya kepada penjaga satpam pak dimana tempat acara pbsb.
Saya pun masuk kehotel dan lansung bertanya kepada penjaga hotel tersebut kemudian saya mengisiidentitas kemudian salah satu panitia orientasi datang lansung mengajak saya ke atas  dan saya disuruh istirahat sejenak untuk tidak menyangka bahwa saya keluar dari maluku. Suasana yang berbeda antara maluku dengan surabaya dari penduduk katakanlah setegahnya surabaya.
Malam harinya saya mengikuti kegiatan dan disanalah saya diberi penghormatan tanda pengenal anggota peserta orientasi mahasiswa dan disanalah saya berkenalan dengan teman-teman dan kebanyakan teman-teman saya berasal dari luaar pulau jawa contohnya makassar,medan, pontianak,maluku dan kalimantan.
Selama berada dihotel greensa dan mengikuti kegiatan dan yang mengisi materinya keren-keren sehingga saya merasa senang dan bahagia karena kami merasa seperti orang kaya yang hanya belajar dan  makan dan  lama-lama saya bisa mengenal mereka dengan baik mungkin memang kita dijodohkan untuk saling mengenal satu sama yang lainnya. Setelah selama satu minggu kami mengikuti kegiatan orientasi ini kini tiba saatnya acara penutup dan akhirnya selesai juga acara kegiatan orientasi mahasiswa.
Sebelum kami beranjak menuju kampus uin sunan ampel terlebih dahulu kami diajak untuk berjiarah makam pahlawan dan setelah selesai berdoa sebelum meninggalkan tempat ini kami berfoto bersama-sama setelah kami selesai kami langsung kembali ke mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju makam sunan ampel selama 1 jam perjalanan akhirnya kami pun sampai ke tempat tujuan yaitu makam sunan ampel kami langsung mengambil wudhu untuk sholat sunah menghormati masjid setelah kami membaca doa buat makam sunan ampel setelah selesai membaca doa kami pun berfoto –foto kembali.
Lalu kami pun melanjutkan dengan berbelanja disekitar pasar yang tidak jauh dari makam sunan ampel. Setelah kami puas berkeliling pasar dan membeli barang-barang kami  pun kembali ke bus untuk pulang ke kampus uin sunan ampel. Selama kurang 30 menit akhirnya kami pun tiba di kampus kami langsung  bergegas turun untuk  membawa barang-barang kami yang masih berada dilam mobil.
Selanjutnya kami bergegas kemasjid untuk  sholat isya dan kami mendengar bahwa tempat tinggal belum bisa  dihuni jadi sementara kami tinggal di penginapan wisma bahagia. Selama beberapa hari kami tinggal diwisma  bahagia akhirya kami sudah bisa menghuni pesma yang menjadi tempat tinggal kami setelah berada dipesma  lalu kami dipisah  dimana- mana. Keesokan harinya kami melaksanakan oscar di dalam oscar kami kami banyak pengalaman diantaranya kami bisa mengenal satu lainnya. Setelah oscar berakhir  kami keesokan harinya kami langsung kuliah dan pertama kuliah kami merasa senanfg karena kami bisa merasakan bangku perkuliahan.
Pertama kali kuliah dan di ajar oleh pak Prof. Ali Aziz saya tuh senang karena beliau itu tidak terlalu tegang dan tidak monoton beliau juga bisa bercanda maka dari situlah kami semua senang kepada beliau terlebih lagi kalau beliau selalu memberi kami motivasi agar selalu semangat. Kalau beliau mengajar pasti beliau menggunakan kemeja berwarna putih jad membuat beliau seperti awey muda. Saya ingin seperti beliau menjadi penulis buku yang terkenal sampai negara-negara. Dan karena menulis buku beliau bisa pergi kemana saja misalnya hongkong, vietnam,india afrika dll.
Dan beliau mengajari kami tentang ilmu dakwah dimana ilmu dakwah ini mengajarkan bagaimana tebtang-tentang cara berdakwah baik di indonesi maupun diluar negeri dan tidak Cuma itu saja orang awam pun diwajibkan untuk berdakwah walaupun pengetahuan tentang islam masih sedikit. Dan ilmu dakwah juga mengajarkan kita untuk berdakwah menggunakan alat moderen seperti melalui handphone,facebook, internet,email dll.
 Setelah kami cukup lama diajar oleh beliau akhirnya uts datang tidak seperti sma dulu kalau uts pasti yang akan tentang masalah contoh bersuci berbeda denga kuliah kami harus mampu menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh pak Prof Ali Aziz. Setiap uts kami diberi  satu bab dan yang harus dibaca dibaca. Hari pertama uts kami bersemangat saat di bacakan  dari jumlah soal 40 saya hanya bisa menjawab 18 saja ini akibat saya tidak mengerti dan malas. Dan karena itulah saya mendapat nilai rendah yaitua 40 namun pak prof berbicara kepada saya bahwa hidup itu masih koma bukan titk minggu depan kemudian kami uts kembali seperti biasanya kami harus membaca satu babsetelah hari senin tiba kami bersiap-siap untuk uts seperti biasa soal masih tetap yaitu 40 soal setelah dibacakan soalnya saya hanya mampu menjawab 20 pertanyaan saja dan akhirnya saya lagi mendapat nilai rendah lagi- lagi pakmprof Ali Aziz selalu berkata hidup itu masih koma bukan titik Uts pun selesai
Minggu ketiga kami pun siap untuk uts kembali seperti biasa 40 soal setelah soal dibacakan  dan lagi-lagi saya hanya mampu menjawab setengah soal berarti mendapat nilai yang rendah kembali dan lagi-lagi pak prof Ali selalu bilang  hodup itu msih koma bukan titik dan yang keempat in saya harus bersungguh belajar. Hari senin pun tiba seperti biasa uts pun dimulai setelah soal dibacakan dan allhamdulillah saya bisa menjawab 28 pertanyaan dari 40 soal saya sanagat senang sekali karena saya mampu mendapat nilai diatas 50 senin senin yang membahagiakan bagi saya.
Kemudian minggu depan nya lagi kami uts kembali sepeti biasa soal 40 setelah soal dibacakan dan alhamdulillah saya mendapat nilai yang cukup memuaskan yaitu mendapatkan nilia 78  saya sangat  senang sekali karena saya mendapat nilai yangsaya inignkan  dan lagi-lagi pak prof selalu berkata hidup itu masih koma bukan titik mungkian ini berkat kerja keras dan usaha saya yang tidak mau lagi untuk mendapat nila yang kecil lagi.
Dan ini uts yang terakhir  dan inn pun bab yang paling banyak yang harus dibaca yaitu  3 bab dan saya harus mendapat nialia yang baik setelah soal dibacakan oleh pak prof Ali Aziz seperti bias soal terdiri dari 40 soal dan ternyata saya mampu menjab pertanyaan yang di bacakan tersebut dan saya mendapatkan nilai yang cukup puas  bagi saya yaitu 76 alhamdulillah saya  bisa menyelesaikan uts ini dengan lancar dabn lagi-lagi pak prof selalu bilang hidup itu masih koma bukan titik dan saya kagum kepada beliau yang telah mau membimbing kami dan khususnya saya sendiri. Dan karena beliau lah saya jadi termotivasi untuk selalu semangat dan semangat.
Pertama beliau masuk kekelas kami dengan gagahnya beliau  berjalan dengan menggunakan baju kemeja berwarna putih dan memakai celana berwarna hitam, ketika beliau duduk dan kamipun langsung membaca do’a seperti biasanya.Dan setelah berhenti berdoa kami langsung mendapat nilai yang kurang memuaskan hati beliau, dan beliaupun menyuruh kami mengulang kembali da’o tesebut. Dan akhirnya beliaupun puas dengan pembacaan do’a kami yang kedualalu beliau memberi nilai yang pantastis yaitu 90 yang sebulumnya kami hanya mendapat 60 saja. Setelah selesai membaca do’a beliau langsung melanjutkan pelajaran, selama pelajaran tersebut berlangsung canda dan tawa selalu ada ketika kami belajar.
            Dan beliau memberi kami tugas berkelompok yang diantaranya adalah tugas pertama berikan kepada kelompok pertama yang berjudul tafsir Al Azhar dan kedua yang di berikan kepada munir dan kawan-kawan yang berjudul kita Al munir dan yang terakhir adalah kitab ibnu katsir yang di berikan kepada kami.Dan setelah pembagian kelompok selasai, dan berakhirlah perkulihan pada siang ini, kamipun langsung pulang. Kini tiba akhirnya hari senin dan setelah kami kumpulkan tugas tersebutAssalamalaikum pada tanggal 24 hari senin ini adalah hari Yang  paling menyengkan bagi hidup saya karena baru ini saya persentasi 2 ikan  menyampa pelajaran dalam satu hari. Dan alhamdulillah persentasi kali ini, saya mempersentasikan makalah dengan percaya diri dan mampu menjelaskan tanpa malu dan ragu lagi, mungkin ini semua berawali dari diri saya sendiri yang ingin berubah agar menjadi orang yang ingin selalu di perhitungkan di manapun saya berada.  
Alhamdulilah sekian lama kami mengikuti perkulihan kini tiba saatnya untuk ujian UTS (ujian tengah semester) bertepatan dengan hari senin tanggal 10-03-15 dan alhamdulillah ujian pertama ini berjalan dengan mulus dari segi suana yang tenang, dan dari segi hasil yang kami peroleh ketika ujian itu. Dan hasil yang paling tinggi adalah teman kami yang bernama lia febrianty dia adalah teman kami yang paling pendiam diantara tsman-teman kami semua dan anaknya kecil tapi walaupun kecil jangan dia anggap remeh menurut pandangan saya sendiri lia adalah anak yang paling pintar dikelas kami. Tubuhnya yang kecil tapi orang ini sangat disegani oleh temannya di kelas kareana kepinterannya,siapa lagi kalau bukan lia lutfiana, ketika kami selesai ujian kami bersamaan memeriksa jawaban yang telahdi jawab seketika ujian dan hasilnya Amazing anak itu mendapat hasil yang memuaskan yakni, 100 daialah nilai paling tertinggi dikelas.
Becerita nilai yang paling tingngi kita beranjak keseseorang yang mendapat nilai paling rendah dikelas, dan pertama satu-satunya orang yang mendapat nilai rendah dengan hasil 48 siapa lagi kalau bukan dia orangnya kecil, imut,putih dia ini adlaha orang klaimatan namanya adalah nursabila, mungin dia mendapat nilai renda karena sedang galau atau......???? tapi menurt saya anakya pasti bangkit dari ketertngglan nilainya. Sungguh hari yang menyengangkan bagiku karena saya mendapat hasil yang memuaskan bagi saya yakni 70 awalan yang bagus menurut saya sendiri, meskipun begitu saya harus belajar lagi untuk menamabah wawasan dan pengetahuan saya dan harus menajdi lebih baik dari pada hari kemarin da mendapat nilai 100 sama seperti temmanku Lia lutfiana.
Dan hari kedua uts kembali lagi tepatnya hari senin diawali dengan masuknya prof ali aziz dan di mulaia denga pembacaan doa seperti biasanya. Dan setelah pembacaan doa selesai kami bersiapa siap untuk ujian yang kedua kalinya, seperti biasanya soal dibacakan oleh asisten prof Ali Aziz yang ganteng, berwibawa dan masih singgel siapa lagi kalau bukan ust Ainul Yakien, yang membawakan soal dengan lantang dan tegas. Seperti biasa  berjumblah 40 soal, dan kali ini yang mendapat nilai yang paling tinggi adalah sirambut panjang berkacamata hitam dia anak jakarta sipa lagi kalau bukan fikri dia mendapat nilai paling  besar  yakni 95 dan nilai yang paling kaecil adalah anaknya pemalu dia anak tangerang tapi di bisa bahsa jawa, sunda, dan maluku. Dan inilah Syarif Hidayatullah mendapatkan hasil yang kurang memuaskanyakni 40 hari inilah saya merasa sedih, lagi-lagi prof Ali Aziz selalu berkata “hidup masih koma” selalu ucapakan oleh beliau kaepada anak yang mendapat nilai rendah yang memebahas tentang menjaga  kehormatan setiap individu itu penting karena itulah hak bagi setiap orang pada QS. Al Isra [17]:7.
Dan sesungguhnya Kami telah muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”Munasabah Pada ayat ini dijelaskan bahwa : “Dan sungguh Kami telah muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan. Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan”. Dan ini merupakan penjabaran dari ayat 67 surah Al Isra yang berbunyi: “Dan apabila kalian ditimpa bahaya dilautan , niscaya hilanglah siapa yang kalian seru, kecuali Dia; maka tatkala Dia menyelamatkan kalian ke daratan, kalian berpaling dan manusia itu adalah selalu tidak berteriama kasih.”Jadi korelasi antara ayat 70 dan ayat 67 adalah sama-sama menjelaskan tentang manusia yang ditimpa bahaya di lautan kemudian diselamatkan dan dibawa kedaratan.Tafsir Allah SWT menyebutkan tentang penghormatan-Nya kepada nabi Adam dan kemuliaan yang diberikan-Nya kepada mereka, bahwa Dia telah menciptakan mereka dalam bentuk yang paling baik dan sempurna diantara makhluk lainnya. Dalam ayat yang lain disebutkan oleh firman pada QS” (At-Tin [95]: 4)Sungguh Kami telah ciptakan manusia dengan sebaik-baiknya”.
Yakni manusia berjalan pada dua kakinya dengan tegak dan makan dengan tangannya, sedangkan makhluk lainnya ada yang berjalan dengan keempat kakinya dan makan dengan mulutnya. Dan Allah menjadikan pendengaran, penglihatan, dan hati bagi manusia, yang dengan kesemuanya itu manusia dapat mengerti dan memperoleh manfaat. Berkat hal itu  dapat membedakan diantara segala sesuatu dan dapat mengenal kegunaan, manfaat, serta bahayanya bagi urusan agama dan duniawinya.“Kami angkut mereka dari daratan.” (Al Isra’ [17]: 96)
Yakni dengan memakai hewan kendaraan seperti unta, kuda, dan keledai; sedangkan di lautan  dengan perahu dan kapal la     ”Kami beri mereka rezeki yang baik-baik.”(Al Isra’ [17]: 96).
Yaitu berupa hasil-hasil tanaman, buah-buahan, juga daging dan susu serta berbagai jenis makanan lainnya yang beraneka ragam serta lezat dan berigizi. Kami berikan pula kepada mereka penampilan yang baik serta pakaian-pakaian yang beraneka ragam jenis dan warna serta modelnya yang mereka buat senderi untuk diri mereka, juga yang didatangkan oleh orang lainkepada mereka dari berbagai penjuru dunia. “Dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.”(Al Isra’ [17]: 96) Manusia lebih utama dari pada makhluk lainnya, juga lebih utama daripada semua jenis makhluk. Ayat ini dapat dijadikan sebagai dalil yang menunjukkan keutamaan jenis manusia di atas jenis malaikat.
Abdur Razzaq mengatakan, telah menceritakan kepada kamiMa’mar dari Said ibnu Aslam yang mengatakan bahwa para malaikat berkata, “Wahai Tuhan kami, engkau telah memberikan kepada nabi Adam dunia. Mereka dapat makan dari sebagian hasilnya dan bersenang-senang dengannya, sedangkan Engkau tidak memberikannya kepada kami. Maka berikanlah kepada kami akhirat.” Allah SWT menjawab  melalui firman-Nya, “Demi kebesaran dan keagungan-Ku, Aku tidak akan menjadikan kebaikan keturunan orang yang Aku ciptakan dengan kedua tangan kekuasaan Ku sendiri seperti kebaikan makhluk yang Aku ciptakan dengan kun(jadilah kamu) maka jadilah dia…”Kesimpulannya adalah Pada ayat ini Allah SWT menjelaskan bahwa manusia adalah sebaik-baik ciptaan diantara ciptaan Allah dan sebaik-baik keturunan yakni keturunan Nabi Adam a.s.
Setelah ujian selesai sekarang giliran menjelaskan apa saja yang akan di bahas bersama ust ainul yakin  dengan tegasnya beliau menyampaikan materi, dan di selingi dengan cerita katika  beliau masih mennutut ilmu di negeri timur tengah yang terkenalan dan inlah salah satu jebolan Al-Azhar, kairo mesir. Dan yang saya salut dari beliau adalahberwibawa orangnya,tegas dan bisa berbahasa arab, itu masalah yang saya hadapi selama ini, saya jebolan pondok pesantren tapi  patut di sayangkan tidak bisa berbahasa arab dan saya yakin suatu hari nanti pasti bisa berbahasa arab dengan lancar, baikdan benar.
Setlah itu kamipun melanjutkan pembahasan materi kami dan  tidak terlalu lama seketika itu tiba waktu pulang dan perkulihan ini ditutup oleh  ust ainul yakin dan di akhiri dengan pembacaan doa kafaroh majlis bersama-sama. Setalah doa selasai ketua kelas memberikan arahan kepada kami agar nanti ba’da dzhuhur kita masuk pelajaran bu Ragwan tepatnya yakni jam 01:00 siang.
Ketua kelas kami ini orangnya sangat.......????? gokil, dan dia salah satu penggemar stand up yang paling ia gemari adalah raditya dika dilaah adalah orang pertama yang ikut stand up komedi dan dilah orang yang menjadi juara stand up. Beranjak dari temanku yang bernama rahmat faisal yang sering di panggil rafael sekarang kita ke masalah pelajaran.
Ujian ke tiga pun tiba semua anak-anak b3 siap mengikuti ujian tiba-tiba profesor Moh. Ali Aziz datang dan tentu dengan asisten  sipa lagi kalau bukan ust Ainul Yakin  yang baik ganteng, setelah beliau masuk kekelas dengan gagah beliau berjalan dengan memakai baju kemeja berwarna putih dan memakai celana berwarna hitam dan pak ust ainul yakin memakai jas berwarna coklat, memakai celana berwarna hitam setelh beliau duduk lalu kami membaca doa terlebih dahulu agar saat ujian di berikan kemudahan dengan allah swt.
Setelah selesai berdoa kami langsung mengikuti ujian  seperti biasa soal akan di bacakan oleh ust ainul yakin yang terdiri dari 40 soal. Lalu kemudian beliau membacakan soal satu persatu- persatu setelah pembacaan soal selesai di lanjutkan dengan mengeroksi jawaban yang sudah di jawab tadi dan ketika salesai pembacaan jawaban lalu akhirnya saya mendapat nilai rendah untuk ke sekian kalinya, dengan nilai 3,8 hasil yang kurang memuaskan bagi saya dan bagi guru. Namun lagi-lagi pprof Ali Aziz selalu berkata bahwa hidup itu masih koma belum titik artinya msih ada waktu untuk berubah untuk menjadi yang lebih baik lagi.
Sehabis telah di bacakan hasil dan nilainya seperti biasa yang rendah photo bersama beliau dan yang nilai tinggi berpoto bersama-sama beliau.selesai photo bersama kami langsung melanjutkan pembahsan kami yang telah di ujiakan seperti biasa di bagi masing-masing kelompok kami membahas satu persatu ayat yang ada di hadiats masing –masing tafsir lalu salah satu teman kami membacakan ayat dan kemudian membaca maunasabahnya dan kesimpulan  bagitu seterusnya.
Di seling ayat- ayat di bahas dan itu pula beliau kadang bercerita tentang apa yang menyangkut pembahasan ayat tersebut. 4 jam kami belajar hingga tiba waktunya kami untuk pulang dan melanjutkan aktivitasa kami masing-masing, sebelum kami mengakhiri perkuliahan beliau memerintahkan kami agar berdoa terlabih dahulu.
Berakhirnya doa dan perkuliahan pun berhenti ketika kami hendak pulang tiba-tiba kosma kami yang bernama rahmat faisal mengumumkan bahwasannya nanti sore ada kajian tentang berobat menggunakan sapu jagat beliau berbagi ilmu kepada kami shera karena rahmat  faisal ini anak yang aktif dalam perkembangan dan ternyata banyak anak  yang tidak mengerti bagaiman berobat menggunkan dengan sapu jagat tersebut.
Karena kajian ini bertepatan deng an hari kamis itu artinya kamis sedang melangsugkunan berpuasa, setelah kajian sapu jagat di akhiri kami lansung bersiap-siap memnyiapkan makanan untuk berpuasa setelah adzan itu tandanya tiba waktunya berbuka berpuasa. Setelah kami selesai berbuka puasa, kami berphoto bersama-sama  mengenang semasa waktu pertama kali melangsungkan berbuka puasa.
Dan hari sabtu pun tiba dan dimana hari sabtu ini berbeda dengan hari sabtu sebelumnya yang hanya main, tidur dan yang lainnya, tapi sekarang kami belajar bersama ust yang engak asing lagi yaitu Ust Aianul Yakin yang dimana kita harus belajar bahsa arab karena bahasa arab ini seriap waktu selalu mengrjakan sholat yang dimana sholat kita menggunakan bahasa arab. Jadi kita harus bisa menguasai bahasa arab dan memahami maksud dan tujuan yang kita baca kerika sholat. Dan beliau juga bercerita tentang kisah nabi muhmmad dari beliau memakai pakaian hingga beliau wafat dan sebelum beliau wafatpun beliau selalu memikirkan umat.
Dan ini ujian yang kelima di mana yang ujian saya mendapat nilai yang lumanyan memuaskan hati saya walaupun tak sebagus dari teman-teman dan hasilnya yang saya dapat adalah 70 yang biasanya sya mendapet nilai 40 kini saya mendapat 40 terima kasih sekali kepada allah yang sudah mau mengabulkan doaku. Dan yang sekarang nilai yang trbesar adalah jajang dan lia, dan nilai yang terendah adalah rahmat faisal.
Mungkin ini adalah berkat kerja kerasa dan doaku kepada allah dan saya yakin saya akan menjadi orang yang sukses yang terpenting adalaah  apakah kita mau jadi orang sukses atau tidak kala mau has bekerja keras dan jangan pantang menyerah, karena setiap manusia di ciptakan pasti mempunyai potensi diri masing-masing pertanyaanya adalah bagaimana kita menemukannya dan -menggali potensi ini pr buat kita sendiri. Setelah penilaian selesai di lanjutkan dengan pembahasan yang Menyangkut dengan pembahsan yang di buat soal tadi yang membahas tentang Persuasif, Tidak Mendikte atau Memaksa QS. Al Baqarah [02]:256“Tidak ada paksaan yang (memasuki) agama (Islam) sungguh telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang salah. Karena itu, barang siapa yang ingkar kepada tagut dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui.” (QS. Al Baqarah [02] : 256) Munasabah Ayat ini berhubungan dengan ayat sebelumnya, yaitu ayat 253 yang menjelaskan bahwa ketika nabi Isa diberi mukjizat, orang-orang saling berselisih, ada yang beriman dan ada pula yang kafir lalu mereka saling berperang. Kemudian pada ayat ini dijelaskan bahwa tidak ada paksaan dalam beragama. Karena sesungguhnya antara yang haq dan batil sudah jelas.
Janganlah kalian memaksa seseorang untuk masuk agama Islam, karena sesungguhnya agama Islam itu sudah jelas, terang, dan gamblang dalil-dalil dan bukti-buktinya. Untuk itu, tidak perlu memaksa seseorang agar memeluknya. Bahkan Allah-lah yang memberikan hidayah untuk masuk Islam, melapangkan dadanya, dan menerangi hatinya hingga ia masuk Islam dengan suka rela dan penuh kesadaran. Barang siapa yang hatinya dibutakan oleh Allah, pendengaran dan penglihatannya dikunci mati oleh Allah, sesungguhnya tidak ada gunanya bila mendesak untuk masuk Islam secara paksa.Mereka menyebutkan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan suatu kaum dari golongan Anshar, sekalipun hukum yang terkandung didalamnya bersifat umum.
Ibnu Jarir mengatakan, “Telah menceritakan kepada kami Ibnu Yasar, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Addi, dari Syuhbah, dari Abu Bisyr, dari Said ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa dahulu ada seorang wanita yang selalu mengalami kematian anaknya, maka ia bersumpah kepada dirinya sendiri, “Jika anakku hidup kelak, aku akan menjadikannya orang Yahudi”. Ketika Bani Nadir diusir ke Madinah, diantara mereka ada anak-anak dari kalangan Anshar. Lalu mereka berkata, “Kami tidak akan menyeru anak-anak kami (untuk masuk Islam).
Hassan yang menceritakan kepada Umar r.a. pernah mengatakan, “Sesungguhnya al Jibt adalah sihir dan tagut adalah setan. Sungguh sifat berani dan sifat pengecut ada didalam diri kaum lelaki, orang yang pemberani berperang membela orang yang tidak dikenalnya, sedangkan orang yang pengecut lari tidak dapat membela ibunya sendiri. Sungguh kehormatan seorang lelaki itu terletak pada agamanya, sedangkan kedudukannya terletak pada akhlaknya, sekalipun ia seorang Persia atau seorang nabat.
Hal yang sama diriwayatkan pula Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim melalui riwayat As Sauri, dari Abu Ishaq dari Hassan ibnu Qaid Al Abdi, dari Umar. Makna ucapan Umar tentang tagut, bahwa tagut adalah setan sangat kuat, karena sungguh pengertian tersebut mencakup semua bentuk kejahatan yang biasa dilakukan oleh ahli jahiliyah, seperti menyembah berhala dan meminta keputusan hukum kepadanya serta membelanya.      
Mujahid mengatakan bahwa al-urwatil wutsqa artinya iman. Menurut AsSaddi artinya agama Islam, sedangkan Said ibnu Jubair dan Ad Dahhak artinya ialah kalimat “tidak ada Tuhan selain Allah.”
Menurut sahabat Anas ibnu Malik al-urwatil wusqa artinya Al-Qur’an. Menurut riwayat yang bersumber dari Salim ibnu Abul Ja’d yang dimaksud adalah cinta karena Allah dan benci karena Allah.Semua pendapat diatas benar, satu sama lainnya tidak bertentangan. Sahabat Muadz ibnu Jabal mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya yang artinya yang tidak akan putus. Bahwa yang dimaksud dengan terputus ialah tidak dapat masuk surga.
Imam Ahmad mengatakan telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Yusuf, telah menceritakan kepada kami Ibnu Auf, dari Muhammad ibnu Qais ibnu Ubadah yang menceritakan bahwa ketika ia berada didalam masjid, datanglah seorang laki-laki yang pada roman mukanya ada bekas kekhusyuan. Lalu lelaki itu shalat dua rakaat dengan singkat. Maka kaum yang ada didalam masjid itu berkata lelaki ini adalah penghuni surga.
Ketika lelaki itu keluar dari masjid, maka aku mengikutinya hingga ia memasuki rumahnya. Aku ikut masuk bersamanya, dan akumengobrol dengannya. Setelah kami berkenalan, aku katakan kepadanya, “Sesungguhnya kaum yang ada dimasjid tadi ketika engkau masuk kedalam masjid, mereka mengatakan anu dan anu.”
Lelaki itu menjawab, “Maha Suci Allah, tidak layak bagi seseorang mengatakan apa yang tidak diketahuinya. Aku akan menceritakan kepadamu mengapa demikian. Sungguh aku pernah bermimpi sesuatu di masa Rasulullah, lalu aku ceritakan mimpi itu kepadanya. Aku melihat diriku berada disebuah taman yang hijau. Ibnu Aun mengatakan bahwa lelaki itu menggambarkan suasana kesuburan taman dan luasnya. Ditengah-tengah kebun ituterdapat sebuah tiangbesi yang bagian bawahnya berada dibumi, sedangkan atasnya berada dilangit dan pada bagian atasnya ada buhul tali-nya. Kemudian dikatakan kepadaku, “Naiklah ketiang itu” aku menjawab “Aku tidak dapat”. Lalu datanglah seorang yang memberi nasehat kepadaku.
Ibnu Aun mengatakan bahwa orang itu adalah penjaga taman tersebut. Orang tersebut mengangkat bajuku dari belakang seraya berkata, “Naiklah!” maka aku naik hingga aku memegang tali ini. Aku terbangun, dan sungguh tali itu benar-benar masih berada dalam pegangan kedua tanganku. Aku datang kepada Rasulullah SAW, lalu kuceritakan kepadanya mimpi tersebut. Maka beliau bersabda, “Adapun taman tersebut adalah taman Islam sedangkan tiang tersebut adalah tiang Islam dan tali itu adalah tali yang kuat. Artinya engkau tetap berada dalam agama Islam hingga mati.”
Perawi itu mengatakan bahwa lelaki tersebut adalah sahabat Abdullah Ibnu Salam.Imam Bukhari dan Imam Muslim mengetengahkan hadits ini di dalam kitab Shahihain melalui riwayat Abdullah ibnu Aun, maka aku berdiri dan menghormatinya.
Ayat ini menjelaskan bahwa dalam agama tidak ada paksaan, begitu juga di dalam Bimbingan dan Konseling, konselor dilarang untuk memaksa konseli, karena sebenarnya sikap konselor kepada konseli haruslah nyaman. Dan yang kedua membahas tentang Dialogis, Memberi Kesempatan Berfikir QS. As Shaffat [37]: 102“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur yang sanggup) berusaha bersama-sama,    Ibrahim berkata, “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelih-mu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu,” ia menjawab, wahai bapakku, Kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadumu insya Allah engkau akan mendaptiku termasuk orang-orang yang sabar.” (QS. As Shaffat [37]:102
Ayat ini berhubungann dengan ayat 100 yang menjelaskan bahwa Nabi Ibrahim a.s. meminta anak yang soleh kepada Allah, lalu pada ayat 101 dijelaskan bahwa Allah mengabulkan doa Nabi Ibrahim. Namun seiring waktu Nabi Ibrahim terlalu mencintai anaknya (Nabi Ismail). Kemudian pada ayat 102 dijelaskan bahwa Allah menguji Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya sendiri. Nabi Ismail adalah orang yang sabar, dia menurut untuk disembelih karena itulah perintah Allah SWT.
Firman Allah selanjutnyabercerita bahwa tatkala Ismail mencapai usia sanggup menolong dan berusaha bersama ayahnya, berkatalah Ibrahim kepadanya, “Wahai puteraku Ismail sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Bagaimanakah pendapatmu tentang mimpiku ini?” Ismail pun menjawab, “Wahai ayahku laksanakanlah apa yg diperintahkan Allah kepadamu, ayah akan mendapatiku insyaallah termasuk orang-orang yang sabar, bakti kepada ornag tua dan taat kepada perintah Allah.”
Demikianlah setelah keduanya ayah dan puteranya, berserah diri dan keduanya berteguh hati melaksanakan perintah Allah, maka tatkala Ibrahim membaringkan Ismail atas pelipisnya dan parang yang di tangan Ibrahim nyaris menyentuh leher Ismail, datanglah panggilan Allah seketika, “Wahai Ibrahim sesungguhnya engkau telah membenarkan mimpi itu, mempercayainya bahwa mimpi itu benar-benar dari Allah SWT yang wajib dilaksanakan. Demikianlah kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dan sesungguhnya semuanya itu adalah benar-benar suatu ujian yang nyata.
Penyembelihan Ismail oleh Ibrahim yang diurungkan karena seruan Allah yang datang mendadak itu, digantikan dengan penyembelihan seekor domba yang telah tersedia di samping Ibrahim, seketika ia mengangkat parangnya yang nyaris memotong leher Ismail puteranya itu. Dan peristiwa ini menjadi dasar disyariatkan qurban yang dilakukan pada setiap hari raya Idul AdhaJadi sebaiknya kita memberikan kesempatan kepada orang untuk berpikir supaya apa yang ia katakan atau ucapkan sempurna atau ada artinya. Sejarah Hari BuruhMay Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat.
Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. Sejarah Hari BuruhMay Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja. yang artinya"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal (190). (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka (191)."(QS. Ali Imran [03]: 190-191)
Munasabah Pada ayat sebelumnya yaitu 189 bahwa Allah Maha kuasa atas segala sesuatu, di ayat 190 tanda kemahakuasaan Allah adalah adanya langit dan bumi. Dijelaskan pula tanda-tanda orang berakal pada ayat 191 yaitu orang yang selalu mengingat Allah dan ciptaannya dimanapun ia berada.
Berkata Imam ar-Razi dalam tafsirnya: “Ketahuilah olehmu, bahwa yang dimaksud dalam kitab yang mulia ini ialah menjemput hati dan ruh sesudah bising membicarakan soal-soal makhluk yang dijadikan, supaya mulai tenggelam memperhatikan ma’rifat terhadap Al-Haq (Tuhan). Karena sejak tadi sudah banyak pembicaraan rentang hukum-hukum dan menjawab beberapa keraguan yang dibawakan oleh orang yang tidak mau percaya, sekarang kembali membicarakan penerang hati, dengan menyebutkan soal-soal Tauhid, ketuhanan, kebesaran dan kemuliaan Allah. Maka mulailah disebutkan ayat ini.”Demikian ar-Razi.
Renungkanlah alam, langit dan bumi.Langit yang melindungimu dan bumi yang terhampar tempat kamu hidup.Pergunakanlah pikiranmu.Dan tiliklah (renungkan) pergantian antara siang dan malam.Semuanya itu penuh dengan ayat-ayat, tanda-tanda kebesaran Tuhanmu.
Di sana dulu cocok dengan zamannya, Musa telah mengangkat tongkatnya ke atas. Maka keluarlah ayat dan mukjizat kebesaran Tuhan.Kemudian datanglah Al-Masih membawa ayat-ayat pula, menyembuhkan orang sakit kusta, menghidupkan orang yang baru mati.Sekarang datanglah masanya kamu disuruh berpikir melihat alam, supaya kamu dapat melihat, bahwa semuanya itu penuh dengan mukjizat Ilahi.
Dahulu pada surat al-Baqarah, ayat 164 dan beberapa ayat lain perhatian kita terhadap kejadian langit dan bumi serta perkisaran antara siang dan malam, dan sekarang dirangsang lagi. Tiap ada peluang, sesudah mendaki menurun di dalam hidup, setelah dipikulkan kekerasan hukum dan peraturan, bujukan syurga dan ancaman neraka, kita disuruh mengheningkan cipta melihat makhluk Allah yang besar ini.
Langit adalah yang di atas kita, yang menaungi kita.entah berapa lapisnya, tuhanlah yang tahu. Sedang yang dikatakan kepada kita hanya tujuh.Menakjubkan pada siang hari dengan berbagai warna awan-gemawan, mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang-gemintang.
Bumi adalah tempat kita berdiam diri, penuh dengan aneka keganjilan, yang kain diselidiki kain mengandung rahasia ilmu yang belum terurai.Langi dan bumi dijadikan oleh khalik, dengan tersusun terjangkau, dengan sangat tertib.Bukan hanya semata dijadikan, tetapi setiap saat tampak hidup semua, bergerak menurut aturan.Silih berganti perjalan malam dengan siang, betapa besar pengaruhnya atas hidup kita ini dan hidup segala yang bernyawa.Kadang-kadang musim dingin, musim panas, musim gugur dan musim semi.Demikian juga teraturnya hujan dan panas.Semuanya ini menjadi ayat-ayat, menjadi tanda-tanda bagi orang yang berpikir, bahwa tidaklah semuanya ini terjadi dengan sendirinya, sempurna buatannya tandanya menjadikannya indah.Mulia belaka, tanda yang melindunginya mulia adanya.
Orang melihatnya dan mempergunakan pikiran meninjaunya, masing-masing menurut bakat pikirannya.Entah dia seorang ahli ilmu alam, atau ahli ilmu bintang (astronomi) atau ahli ilmu tumbuh-tumbuhan, ahli ilmu pertambangan, atau pun dia seorang philosof atau pun penyair seniman. Semuanya akan dipesona oleh susunan tabir alam yang luar bisa itu. tersa kecil diri dihadapan kebesaran alam, terasa kecil alam dihadapan kebesaran penciptaNya. Akhirnya taka da arti diri, taka da arti alam, yang ada hanyalah Dia, yaitu yang sebenarnya ada.
Mengapa kita berkesimpulan sampai demikian, karena kita manusia, kita berpikir.Ulul al-baab, mempunyai intisari, mempunyai pikiran. Mempunyai biji akal yang bisa ditanam akan tumbuh.
Orang yang berpikiran itu:”(yaitu) orang-orang yang mengingati Allah sewaktu berdiri, duduk atau berbaring.” (pangkal ayat 191). Artinya orang yang tidak pernah lepas akan Allah dari ingatannya. Di sini disebut Yadzkuruuna, yang berarti ingat.Berpokok dari kalimat zikir.Arti zikir, ingat.Dan disebutkan pula, bahwasahnya zikir itu hendaklah bertali (hubungan) di antara sebutan dengan ingatan. Kita sebut nama Allah dengan mulut karena dia telah terlebih dahulu teringat dalam hati. Maka teringatlah dia sewaktu berdiri, duduk termenung atau tidur berbaring.Sesudah penglihatan atas kejadian langit dan bumi, atau pergantian siang dan malam, langsungkan ingatan kepada yang menciptakannya, karena jelaslah dengan sebab ilmu pengetahuan bahwa semuanya itu tidaklah ada yang terjadi dengan sia-sia atau secara kebetulan.Ingat atau zikir kepada Allah itu, sekali lagi bertali dengan memikirkan. Maka datanglah sambungan ayat: “dan mereka pikirkan hal kejadian langit dan bumi.”
Di sini bertemulah dua hal yang tidak terpisahkan, yaitu zikir dan fi’.Dipikirkan semua yabg terjadi itu, maka karena dipikirkan timbullah ingatan sebagai kesimpulan dari berpikir, yaitu bahwa semua itu tidaklah terjadi dengan sendirinya, melainkan ada Tuhan Yang Maha Pencipta, itulah Allah.Oleh karena memikirkan yang nyata, teringatlah kepada yang lebih nyata.Semata dipikirkan saja kejadian alam ini. Yang akan bertemu hanyalah ilmu pengetahuan yang gersang dan tandus. Ilmu pengetahuan yang membawa kepada iman, adalah pengetahuan yang buntu.Dia mesti menimbulkan ingatan.Terutama ingatan atas kelemahan dan kekecilan diri ini dihadapan kebesaran Maha Penciptanya. Sebab itu datanglah kelanjutan do'a tersebab zikir dan pikir:
“Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau jadikan (semuanya) ini dengan sia-sia.”Ucapan ini adalah lanjutan perasaan sesudah zikir dan pikir, yaitu tawakkal dan ridha, menyerah dan mengakui kelemahan diri.Sebab itu bertambah tinggi ilmu seseorang.Seyogyanya bertambah ingatlah dia kepada Allah.sebagai tanda pengakuan atas kelemahan diri itu, dihadapan kebesaran Tuhan, timbullah bhakti dan ibadak kepadaNya. “Maha Suci Engkau! Maka peliharahlah kiranya kami dari azab neraka.”(ujung ayat 191)
Ujung do'a ini, sebagai ujung adalah kelanjutan pengakuan atas kebesaran Tuhan, yang didapati setelah memikirkan betapa hebatnya kejadian langit dan bumi.Matahari, bulan, bintang-bintang, alam semesta kelihatan dengan nyata kepatuhannya menurut kehendak Ilahi.Tidak pernah pengisi ruang angkasa itu mengingkari yang telah ditentukan Tuhan, walaupun dia matahari, atau pun dia bulan, atau pun dia berjuta bintang.Betapa lagi kita manusia yang lemah ini.Bukanlah sudah patut Allah mengazab dan menyiksa kita kalau kita durhaka, sedang alam semesta kita tidak pernah mendurhakai kehendak Tuhan. Tersebutlah pula di dalam surat 17, al-Haj, ayat 18, bahwasahnya semua yang di langit dan di bumi, matahari, bulan dan bintang, sampai bukit, gunung, kayu di hutan, binatang melata dan banyak pula di antara manusia, semuanya bersujud artinya tunduk taat, setia kepada Allah. Maka mengapalah kita manusia yang tidak bisa mengelak dari ketentuan Allah yang telah ditetapkan untuk kita?bukankah orang yang ingkar itu sudah sewajarnya mendapat siksaan dari Tuhan? Di ujung ayat ini kita memohon ampun kepada Tuhan dan memohon agar dihindarkan dari siksa neraka, karena kadang-kadang oleh dorongan hawa nafsu kita lupa akan kewajiban kita.
Kita kembali kepada hubungan antara zikir dan pikir tadi.Hidup yang hanya semata-mata terikat hanya kepada memikirkan benda adalah tandus dan gersang.Isaack Newton mengatakan, bahwa penyelidikan tentang daya Tarik dalam alam telah memberikan hasil pengetahuan, bahwasahnya tidak terjadi kehancuran di dalam alam ini, ialah karena adanya sistem daya tarik-menarik yang menimbulkan keseimbangan yang menyebabkan sesuatu tidak kacau. Bintang dan bintang tidak pernah berlaga  dan berbenturan. Matahari beredar dan bumipun beredar pula di sekitar matahari itu menurut kadar tertentu. kita telah mengakui sebab paraa sarjana telah mengeluarkan hasil pemikirannya.
Tetapi penyair dan philosof besar Islam Maulana Muhammad Iqbal mengatakan, bahwa hal itu bukan semata-mata teori daya tarik-menarik.Melainkan lebih tinggi dari itu, yaitu daya dari cinta, yang oleh ahli tasauf dinamakan ‘Isyq.Bumi dan langit taat kepada Tuhan, dan taaat itu adalah dari ajaran yang dinamakan ‘Isyq itu.sedang Tuhan sendiripun terhadap makhluk yang Dia bukan semata-mata Ilah yang mencipta, melainkan juga Rabbun yang memelihara dan menjaga terus. Kesimpulan Potensi positif manusia adalah manusia diberi akal untuk mengingat Allah.
Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire danMatthew Maguire, seorang pekerja mesin dari PatersonNew Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. LouisMissouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.
Pada 1887Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional. Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di JenewaSwiss, dihadiri berbagai elemenorganisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutanmereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih padatahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja diAmerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.
Peristiwa Haymarket, Polisi menembaki para demonstran disusul dengan perlawanan dari kaum buruh.
Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei. Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagaimartir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal.
Kongres Sosialis Dunia Pada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan diParis menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi: Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis.
Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka. Hari buruh di Indonesia.
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.
 Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadianG30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.
Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.
Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.
Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represifaparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.
Aksi May Day 2006 terjadi di berbagai kota di Indonesia, seperti di JakartaLampungMakassarMalangSurabayaMedan,DenpasarBandungSemarangSamarindaManado, dan Batam.
Di Jakarta unjuk rasa puluhan ribu buruh terkonsentrasi di beberapa titik seperti Bundaran HI dan Parkir Timur Senayan, dengan sasaran utama adalah Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto dan Istana Negara atau Istana Kepresidenan. Selain itu, lebih dari 2.000 buruh juga beraksi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Buruh yang tergabung dalam aksi di Jakarta datang dari sejumlah kawasan industri di Jakarta, BogorDepokTangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang tergabung dalam berbagai serikat atau organisasi buruh. Mereka menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang banyak merugikan kalangan buruh.
Di Jakarta, ribuan buruh, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat turun ke jalan. Berbagai titik di Jakarta dipenuhi para pengunjuk rasa, seperti Kawasan Istana Merdeka, Gedung MPR-DPR-DPD, Gedung Balai Kota dan DPRD DKI, Gedung Depnaker dan Disnaker DKI, serta Bundaran Hotel Indonesia.
Di Yogyakarta, ratusan mahasiswa dan buruh dari berbagai elemen memenuhi Kota Yogyakarta. Simpang empat Tugu Yogya dijadikan titik awal pergerakan. Buruh dan mahasiswa berangkat dari titik simpul Tugu Yogya menuju depan Kantor Pos Yogyakarta.
Di Solo, aksi dimulai dari Perempatan Panggung yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bundaran Gladag sejauh 3 km untuk menggelar orasi lalu berbelok menuju Balaikota Surakarta yang terletak beberapa ratus meter dari Gladag. Aksi serupa juga digelar oleh dua ratusan buruh di Sukoharjo. Massa aksi tersebut mendatangi Kantor Bupati dan Kantor DPRD Sukoharjo. Di Bandung, para buruh melakukan aksi di Gedung Sate dan bergerak menuju Polda Jawa Barat dan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Jawa Barat. Di Serang, ruas jalan menuju Pandeglang, Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar 10.000 buruh yang tumplek di depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Di Semarang, ribuan buruh berunjuk rasa secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB.
Mengambil start di depan Masjid Baiturrahman di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air Mancur di Jalan Pahlawan, lalu menuju gedung DPRD Jawa Tengah. Sekitar 2 ribu buruh di kota Makassar mengawali aksinya dengan berkumpul di simpang Tol Reformasi. Dari tempat tersebut, mereka kemudian berjalan kaki menuju kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo. Di kota Palembang, aksi buruh dipusatkan di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). DiSidoarjo, ratusan buruh yang melakukan aksi di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur. Ribuan buruh di Pekalonganmelakukan demo mengelilingi Kota Pekalongan.
Aksi dimulai dari Alun-alun Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan berakhir di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang sekitar enam kilometer. Di Medan, sekitar 5 ribu buruh mendatangi DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.
Sekitar 20 ribu buruh melakukan aksi longmarch menuju Istana Negarapada peringatan May Day 2008 di Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel Indonesia.
Sementara itu 187 aktivis Jaringan Anti Otoritarian dihadang dan ditangkap dengan tindakan represif oleh personel Polres Jakarta Selatan seusai demonstrasi di depan Wisma Bakrie, saat hendak bergabung menuju bundaran HI [4]. Di Depok, 5 truk rombongan buruh yang hendak menuju Jakarta ditahan personel Polres Depok. Di Medan, polisi melarang aksi demonstrasi dengan alasan hari raya Kenaikan Isa Almasih. Aksi buruh di Yogyakarta juga dihadang Forum Anti Komunis Indonesia.
Aksi ini dilakukan oleh pelbagai organisasi buruh yang tergabung Aliansi Buruh Menggugat dan Front Perjuangan Rakyat, serta diikuti berbagai serikat buruh dan organisasi lain, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Buruh Putri Indonesia, Kesatuan Alinasi Serikat Buruh Independen (KASBI), Serikat
Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.
Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire danMatthew Maguire, seorang pekerja mesin dari PatersonNew Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan "pengganggu ketenangan masyarakat".
Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. LouisMissouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari "United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America". Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.
Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.
Pada 1887Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di JenewaSwiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres mengubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.
Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 [1], menuntut delapan jam kerja diAmerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886. Peristiwa Haymarket, Polisi menembaki para demonstran disusul dengan perlawanan dari kaum buruh.
Pada tanggal 1 Mei tahun 1886, sekitar 400.000 buruh di Amerika Serikat mengadakan demonstrasi besar-besaran untuk menuntut pengurangan jam kerja mereka menjadi 8 jam sehari. Aksi ini berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 1 Mei.
Pada tanggal 4 Mei 1886. Para Demonstran melakukan pawai besar-besaran, Polisi Amerika kemudian menembaki para demonstran tersebut sehingga ratusan orang tewas dan para pemimpinnya ditangkap kemudian dihukum mati, para buruh yang meninggal dikenal sebagaimartir. Sebelum peristiwa 1 Mei itu, di berbagai negara, juga terjadi pemogokan-pemogokan buruh untuk menuntut perlakukan yang lebih adil dari para pemilik modal. Kongres Sosialis DuniaPada bulan Juli 1889, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan diParis menetapkan peristiwa di AS tanggal 1 Mei itu sebagai hari buruh sedunia dan mengeluarkan resolusi berisi:
Sebuah aksi internasional besar harus diorganisir pada satu hari tertentu dimana semua negara dan kota-kota pada waktu yang bersamaan, pada satu hari yang disepakati bersama, semua buruh menuntut agar pemerintah secara legal mengurangi jam kerja menjadi 8 jam per hari, dan melaksanakan semua hasil Kongres Buruh Internasional Perancis.
Resolusi ini mendapat sambutan yang hangat dari berbagai negara dan sejak tahun 1890, tanggal 1 Mei, yang diistilahkan dengan May Day, diperingati oleh kaum buruh di berbagai negara, meskipun mendapat tekanan keras dari pemerintah mereka. Hari buruh di Indonesia.
Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei ini.Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit) sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Sovyet, sesudah dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Birma Thaksin B Tan Tein.
Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi. Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadianG30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.
Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional. Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.
Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti. Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum". Yang terjadi malahan tindakan represifaparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.
Aksi May Day 2006 terjadi di berbagai kota di Indonesia, seperti di JakartaLampungMakassarMalangSurabayaMedan,DenpasarBandungSemarangSamarindaManado, dan Batam.
Di Jakarta unjuk rasa puluhan ribu buruh terkonsentrasi di beberapa titik seperti Bundaran HI dan Parkir Timur Senayan, dengan sasaran utama adalah Gedung MPR/DPR di Jalan Gatot Subroto dan Istana Negara atau Istana Kepresidenan. Selain itu, lebih dari 2.000 buruh juga beraksi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Buruh yang tergabung dalam aksi di Jakarta datang dari sejumlah kawasan industri di Jakarta, BogorDepokTangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang tergabung dalam berbagai serikat atau organisasi buruh. Mereka menolak revisi Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang banyak merugikan kalangan buruh.
Di Jakarta, ribuan buruh, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat turun ke jalan. Berbagai titik di Jakarta dipenuhi para pengunjuk rasa, seperti Kawasan Istana Merdeka, Gedung MPR-DPR-DPD, Gedung Balai Kota dan DPRD DKI, Gedung Depnaker dan Disnaker DKI, serta Bundaran Hotel Indonesia.
Di Yogyakarta, ratusan mahasiswa dan buruh dari berbagai elemen memenuhi Kota Yogyakarta. Simpang empat Tugu Yogya dijadikan titik awal pergerakan. Buruh dan mahasiswa berangkat dari titik simpul Tugu Yogya menuju depan Kantor Pos Yogyakarta.
Di Solo, aksi dimulai dari Perempatan Panggung yang dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju Bundaran Gladag sejauh 3 km untuk menggelar orasi lalu berbelok menuju Balaikota Surakarta yang terletak beberapa ratus meter dari Gladag. Aksi serupa juga digelar oleh dua ratusan buruh di Sukoharjo. Massa aksi tersebut mendatangi Kantor Bupati dan Kantor DPRD Sukoharjo. Di Bandung, para buruh melakukan aksi di Gedung Sate dan bergerak menuju Polda Jawa Barat dan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans) Jawa Barat. Di Serang, ruas jalan menuju Pandeglang, Banten, lumpuh sejak pukul 10.00 WIB. Sekitar 10.000 buruh yang tumplek di depan Gedung DPRD Banten memblokir Jalan Palima. Di Semarang, ribuan buruh berunjuk rasa secara bergelombang sejak pukul 10.00 WIB.
Mengambil start di depan Masjid Baiturrahman di Kawasan Simpang Lima, Kampus Undip Pleburan, dan Bundaran Air Mancur di Jalan Pahlawan, lalu menuju gedung DPRD Jawa Tengah. Sekitar 2 ribu buruh di kota Makassar mengawali aksinya dengan berkumpul di simpang Tol Reformasi. Dari tempat tersebut, mereka kemudian berjalan kaki menuju kantor Gubernur Sulsel Jl Urip Sumoharjo. Di kota Palembang, aksi buruh dipusatkan di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera). DiSidoarjo, ratusan buruh yang melakukan aksi di Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur. Ribuan buruh di Pekalonganmelakukan demo mengelilingi Kota Pekalongan.
Aksi dimulai dari Alun-alun Pekauman Kota Pekalongan, melewati jalur pantura di Jalan Hayam Wuruk, dan berakhir di halaman Gedung DPRD Kota Pekalongan. Longmarch dilakukan sepanjang sekitar enam kilometer. Di Medan, sekitar 5 ribu buruh mendatangi DPRD Sumut dan Pengadilan Negeri Medan.
Sekitar 20 ribu buruh melakukan aksi longmarch menuju Istana Negarapada peringatan May Day 2008 di Jakarta. Mereka berkumpul sejak pukul 10 pagi di Bundaran Hotel Indonesia.
Sementara itu 187 aktivis Jaringan Anti Otoritarian dihadang dan ditangkap dengan tindakan represif oleh personel Polres Jakarta Selatan seusai demonstrasi di depan Wisma Bakrie, saat hendak bergabung menuju bundaran HI [4]. Di Depok, 5 truk rombongan buruh yang hendak menuju Jakarta ditahan personel Polres Depok. Di Medan, polisi melarang aksi demonstrasi dengan alasan hari raya Kenaikan Isa Almasih. Aksi buruh di Yogyakarta juga dihadang Forum Anti Komunis Indonesia.
Aksi ini dilakukan oleh pelbagai organisasi buruh yang tergabung Aliansi Buruh Menggugat dan Front Perjuangan Rakyat, serta diikuti berbagai serikat buruh dan organisasi lain, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, Buruh Putri Indonesia, Kesatuan Alinasi Serikat Buruh Independen (KASBI), Serikat Pekerja Carrefour Indonesia, Serikat Buruh Jabotabek (SBJ), komunitas waria, organ-organ mahasiswa dan lain sebagainya.
Belasan ribu buruh, aktivis dan mahasiswa dari berbagai elemen dan organisasi memperingati Hari Buruh Sedunia dengan melakukan aksilongmarch dari Bundaran HI menuju Istana Negara, Jakarta. Aksi ini tergabung dalam dua organisasi payung, Front Perjuangan Rakyat (FPR) dan Aliansi Buruh Menggugat (ABM). Ribuan buruh yang tergabung dalam ABM, tertahan dan dihadang oleh ratusan aparat kepolisian sekitar 500 meter dari Istana.
Bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, ribuan pengunjuk rasa melakukan unjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat. Dari Bundaran HI, mereka kemudian bergerak ke depan Istana Negara.[8]. Mereka menuntut akan jaminan sosial bagi buruh. Kalangan buruh menganggap penerapan jaminan sosial saat ini masih diskriminatif, terbatas, dan berorientasi keuntungan.
Di depan Istana, sempat terjadi kericuhan yang berlangsung sekitar 15 menit pada pukul 14.00 WIB. Petugas kepolisian mengamankan dua orang pengunjuk rasa untuk dimintai keterangan. Menurut Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, kedua demonstran tersebut berasal dari salah satu lembaga antikorupsi, KAPAK (Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi). Setelah insiden itu, secara umum kondisi aksi unjuk rasa berjalan kondusif kembali hingga selesainya aksi pada pukul 16.00 WIB.
Ribuan buruh Indonesia merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day, Minggu (01/05) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Mereka menyerukan adanya kepastian jaminan sosial bagi para buruh di Indonesia sambil meneriakkan yel-yel perjuangan eperti "Hidup Buruh" dan "Berikan Hak-Hak Buruh," serta mereka berpawai menuju Istana Negara 2012. Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi DR. Untung S.Rajab, Kamis 3 Mei 2012 menerima sejumlah tokoh serikat buruh yang terlibat langsung pengerakan aksi demo besar-besaran di ibukota Jakarta menyambut May Day 2012 atau Hari Buruh Internasional. Tokoh buruh yang menemui Kapolda, diantaranya ketua aksi dan koordinator Lapangan. Kemudian mereka bersama Kapolda memberi keterangan pers.
Bari Silitonga selaku ketua aksi pada peringatan Hari Buruh Internasioanl itu kepada wartawan mengatakan, kedatangan mereka menemui Kapolda Metro Jaya untuk memberi apresiasi positif kepada Polda Metro Jaya dan jajarannya yang telah mengawal aksi demo buruh pada Sesala 1 Mei 2012, sehingga aksi buruh dapat berjalan lancar, tertib dan aman, tanpa mendapat gangguan sampai selesai.
Meskipun tuntutan serikat buruh hanya sebagaian kecil mendapat tanggapan positif dari Pemerintah, kami buruh merasa perlu memberi apresiasi kepada jajaran Polda Metro Jaya yang telah mengamankan aksi demo buruh sejak awal hingga selesai pada 1 Mei 2012. Mengenai tuntutan buruh yang belum tercapai, itu akan terus diperjuangkan buruh dan tidak akan pernah berhenti, kata Bari Silitonga.
Kedatangan sejumlah tokoh buruh ini, disambut gembira oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi DR.Untung S.Rajab. Kepada wartawan dikatakannya, jajaran Polda Metro Jaya juga memberi apresiasi dan sangat berterima kasih kepada seluruh anggota serikat buruh, dimana selama melakukan aksi demonya pada May Day 2012 tetap tertib dan tidak melanggar hukum.
Menurut Irjen Polisi DR.Untung S.Rajab, buruh maupun serikat buruh telah menunjukkan kepada masyarakat suatu contoh positif, bahwa untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi demo dapat dilakukan secara tertib dan damai. Buruh telah memberi contoh, meskipun massa yang diturunkan puluhan ribu, aksi demo mereka tidak mengganggung keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Aksi buruh 1 Mei kemarin merupakan bukti, bahwa aksi demo tidak identik dengan kerusuhan. Saya selaku pimpinan Polda Metro Jaya pada berterima kasih dan member apresiasi kepada buruh. Saya juga berterima kasih dan member apresiasi kepada mahasiswa yang pada hari buruh internasional kemarin ikut melakukan aksi demo, tapi tetap tertib”, kata Kapolda Metro.
Lebih lanjut Kapolda Metro Jaya mengatakan, bahwa buruh yang tergabung diberbagai serikat buruh adalah aset negara. Mereka patut dihargai dan berhak mendapat pelayanan yang baik dari pemerintah, termasuk dari kepolisian. Oleh karena itu, jajaran kepolisian pada peringatan hari buruh kemarin mengawal aksi demo buruh agar tidak mendapat gangguan dari pihak luar, dan kerjasama buruh dengan Polri pada May Day 2012 cukup baik. Apa yang telah diperlihatan buruh melalui aksi demonya, patut dicontoh, karena aksi demo tidak identik dengan kekerasan atau kerusuham. Hari Pendidikan Nasional,
disingkat HARDIKNAS, adalah hari yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya Sejarah
Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun Ki Hadjar Dewantara, pahlawan nasional yang dihormati sebagai bapak pendidikan nasional di Indonesia. Ki Hadjar Dewantara lahir dari keluarga kaya Indonesia selama era kolonialismeBelanda, ia dikenal karena berani menentang kebijakan pendidikan pemerintah Hindia Belanda pada masa itu, yang hanya memperbolehkan anak-anak kelahiran Belanda atau orang kaya yang bisa mengenyam bangku pendidikan.
Kritiknya terhadap kebijakan pemerintah kolonial menyebabkan ia diasingkan ke Belanda, dan ia kemudian mendirikan sebuah lembaga pendidikan bernama Taman Siswa setelah kembali ke Indonesia. Ki Hadjar Dewantara diangkat sebagai menteri pendidikan setelah kemerdekaan Indonesia. Filosofinya, tut wuri handayani ("di belakang memberi dorongan"), digunakan sebagai semboyan dalam dunia pendidikan Indonesia. Ia wafat pada tanggal 26 April 1959. Untuk menghormati jasa-jasanya terhadap dunia pendidikan Indonesia, pemerintah Indonesia menetapkan tanggal kelahirannya sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Perayaan
Meskipun bukan hari libur nasional, Hari Pendidikan Nasional dirayakan secara luas di Indonesia. Perayaannya biasanya ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi, dari tingkat kecamatan hingga pusat, disertai dengan penyampaian pidato bertema pendidikan oleh pejabat terkait.
Sejarah Hari Pendidikan Nasional yang di peringati setiap tanggal 2 mei , secara keseluruhan sejarah dan makna hari pendidikan nasional akan berujung pada kisah perjuangan Ki Hajar Dewantara dan sosok dari Bapak Pendidikan nasional Indonesia itu sendiri yang dinisbatkan pada beliau . bacaan bacaan seperti ini barang kali akan menyegarkan ingatan kita akan perjuangan Beliau dalam memberikan pendidikan pada rakyat pribumi tanah air Indonesia saat dalam masa penjajahan Belanda .
Meskipun anda pernah mempelajari sejarah mengenai beliau Ki Hajar Dewantara maupun sejarah hari pendidikan nasional namun tak ada salahnyha sedikit mengulas nya kembali untuk memperingati da meramaikan hari pendidikan nasional tahun ini yang jatuh pada hari sabtu tanggal 2 mei 2015 .
Sejarah hari pendidikan nasional tanggal 2 mei


Mengapa kok hari pendidikan nasional diperingati setiap tanggal 2 mei setiap tahunnya ? usut punya usut , ternyata diambilnya tanggal 2 mei sebagai hari nasional untuk memperingati hari pendidikan nasional atau hardiknas berawal dari tanggal lahir yang dimilki Ki Hajar Dewantara selaku bapak pendidikan nasional indonesia . lalu mengapa harus tanggal lahir beliau yang dijadikan patokan ? beberapa alasan bisa dijadikan arahan mengapa itu bisa terjadi .
Diantaranya karena usaha beliau dalam mencari hak hak bagi rakyat indonesia dalam mendapatkan pendidikan ditengah tengah penjajahan Belanda , sast itu terjadi diskriminasi terhadap warga Indonesia dengan tak boleh belajar , akan tetapi hanya anak anak dari orang Belanda saja yang boleh mengenyam bangku pendidikan .
Atas keadaan itulah , beliau berusaha menentang Belanda dengan kritikan nya dan berbuah pengasingan dirinya ke negara Belanda , akan tetapi sepulangnya dari negri kincir angin , beliau justru mendirikan Taman Siswa , tempat belajarnya anak anak Indonesia tahun 1922 di Jogjakarta .
Sudah jelaskah sejarah dari pendidikan nasional setiap tanggal 2 mei ? kini tinggal kita memaknai nya bagaimana jika datang hari pendidikan nasional , hanya sekedar mengucapkan selamat kah atau bertindak dengan ikut membangun pendidikan karakter di Indonesia ini ?
Aku, Istri Nabi  yang Tertuduh
Seperti biasa, sudah menjadi kelumrahan bila mana Rasulullah hendak bepergian, beliau mengundi nama istri-istrinya terlebih dahulu. Nama siapakah yang keluar, dialah yang berhak mendampingi Rasulullah. Perang melawan Bani Mustaliq sudah ditetapkan dan Rasulullah sendiri yang akan pergi memimpin peperangan. Malam itu diundilah nama para istri beliau, kiranya siapa yang akan menemani beliau selama peperangan Bani Mustaliq.
Aisyah binti Abi Bakar, itulah nama yang disebut Rasulullah. Sontak wajahku merona gembira mendengar namaku disebut. Sungguh aku tak percaya. Rasa gembira yang membara bercampur lebur dengan keraguan, apakah benar namaku yang keluar dan berhak menemani Rasulullah berjuang membela agama Allah kali ini? Sungguh sebuah kehormatan bagiku bisa menyertai dan melayani beliau berjihad di jalan Allah. Peperangan dengan Bani Musthaliq terjadi selepas ayat Hijab turun. Otomatis, aku berhijab seperti yang telah difirmankan oleh Allah SWT. Aku pun dinaikkan di atas unta yang memanggul haudah[1].
Setelah peperangan rampung dan begitu mudah kemenangan diraih oleh kaum muslimin, Rasulullah memutuskan untuk kembali ke Madinah. Kami pun berombongan kembali menuju tanah air kami yang penuh dengan cahaya kenabian. Tatkala semerbak aroma Madinah tercium, Rasulullah memerintahkan rombongan untuk berhenti di suatu tempat sejenak, agar kami bisa melepas lelah malam itu .Ya, inilah salah satu dari kebijaksanaan Rasulullah kepada para sahabat dan umatnya. Beliau sangat memahami betul kondisi dan keadaan kami yang memang amat sangat letih kala itu. Rasulullah tidak memaksakan kehendaknya untuk memasuki  kota Madinah malam itu juga, beliau memilih berhenti dan mengistirahatkan semua pasukan Islam yang telah memperoleh kemenangan.
Saat semua sahabat beristirahat dan sebagian yang lain terlelap, aku putuskan keluar dari tenda kecilku menunaikan sedikit keperluanku hingga tak kukira langkahku semakin menjauh dari rombongan. Gegap gempitanya malam membuatku tak sadar, posisiku sangatlah berjarak dengan unta yang kunaiki. Selepas merampungkan  keperluanku dan hendak kembali kerombongan, tiba-tiba aku terkesiap bukan main. Kuraba leherku, kalung pemberian Rasulullah dari kota Zifar-Yaman raib. Kuputuskan mencarinya. Dalam malam yang begitu hitam, amat susah menemukan sebuah kalung. Tapi itu kalung pemberian Rasulullah. Tak boleh kubiarkan begitu saja. Aku harus mencarinya dan menemukannya.
Mondar-mandir, kulalui berkali-kali jalan yang kutapaki tadi, tak jua kutemukan kalung itu. Ya Allah, istri macam apa aku ini yang menyia-nyiakan perhiasan pemberian suami. Apalagi itu kalung yang istimewa dan impor dari Yaman. Ku ulangi lagi pencarianku hingga aku pun putus asa dan kembali kerombongan dengan rasa cemas, malu, takut, sungkan bila  bertemu dengan suamiku, Rasulullah.
Astaghfirullah, Rasulullah. Mereka meninggalkanku. Bagaimana ini? Apa yang akan kulakukan? Menyusul mereka sendirian berlari? Tak mungkin. Aku buta arah jalan keMadinah. Teriak? Siapa yang akan mendengar. Air mata kumeleleh membanjiri pipiku. Ingin menyesali kejadian ini,  tapi untuk apa?  Bukankah ini sudah takdir Allah?
Dalam kegalauanku, secercah cahaya berkilau di tanah pijakan untaku saat istirahat tadi,  kulihat sebuah logam berbentuk kalung. Kudekati.  Dan Alhamdulillah kalungku ketemu. Rasa cemasku lantaran ditinggal Rasulullah bertabrakan dan melebur menjadi satu dengan kegembiraan ditemukannya kalung pemberian Rasulullah.
Oh ya, orang-orang yang menuntun  untaku mungkin mengira aku sudah berada dalam haudah itu. Aku wanitamu da bertubuh ringan, lantaran itulah,  mereka begitu saja menuntun unta yang aku tunggangi mendahului rombongan terdepan. Mereka tak sadar bahwa unta yang mereka giring hanya sebuah haudah kosong tak berhuni. Aku jugas alah, mengapa aku tidak memberitahu mereka kalau aku keluar sedikit lama untuk sebuah keperluan pribadiku? Memang, para wanita kala itu umumnya berbadan lunak dan tak berlemak. Jadi ada atau tidak ada orang di dalam haudah sepertinya sama saja.
Dengan penuh harap, semoga merekasadar dan merasa kehilanganaku, kuputuskan duduk di tempatku semula sewaktu beristirahatbersama rombongan. Entah mengapa,  mendadakrasa kantuk begitu akrab dan cepat menyapaku. Aku pun pulas tertidur. Dalamkenyenyakanku, Shafwan bin Al-Muathal As-Sulamy menyeruak, ia memang bertugas sebagai pengawal akhir rombongan. Bila ada barang rombongan yang tertinggal, dialah yang menyelamatkan barang itu hingga sampai keMadinah.
Shafwan menghampiriku. Ia memang mengenaliku dan pernah melihatku sebelum ayat hijab turun. Saat ia tahuakulah yang bersimpuh dalam sengatan kantuk itu, ia pun berucap innalillahwainnailaihrajiun, aku terkejut dengan ‘kalimat musibah’ yang ia lengkingkan. Seketika kututup wajahku dengan hijab. Demi Allah, tak ada satu huruf pun yang keluar dari mulutnya kecuali kalimat istirja’ itu. Mulutku juga tak mengeluarkan kalimat apapun barang sekata. Ia rundukkan hewan tunggagannya hingga aku bisa menaiki hewan tunggangan itu.
Kamiteruskan perjalanan menyusul rombongan, Shafwan berjalan menuntun tunggangannya hingga sampailah kami di sungai Az-Zahirah, tempat singgah rombongan di tengah panasnya siang. Dan celakalah, sebagian orang menebarkan fitnah kebohongan dengan menuduhku ini dan itu. Masihterekamdalamingatanku yang paling getol menyebarkan berita palsu ituadalahAbdullah bin Ubay bin Salul. Selain Abdullah bin Ubay bin Salul, Hassan bin Tsabit juga terlalu gegabah menelan dan menyiarkan berita nista itu. Misthah bin Utsasah, Hamnah binti Jahs dan orang-orang lain yang tak kutahu namanya satu persatu yang jumlahnya sekitar 10 sampai 40, ikut pula menjadi biang gosip.
Sesampai di Madinah, aku sakit dan merasa tak enak badan selama satu bulan. Sungguh, aku tak tahu-menahu fitnah kebohongan dan berita palsu itu telah memenuhi telinga masyarakat Madinah selama sebulan. Kecurigaanku pun muncul tatkala kelembutan Rasulullah mulai menipis dan tak seperti biasanya di saat aku melawan demam dan sakitku. Biasanya Rasulullah begitu memanjakanku kala aku sakit. Namun beliau sedikit berubah. Beliau hanya menyapaku dengan bertanya tentang keadaanku, kemudian berlalu begitu saja.
Suatu malam, aku keluar ditemani Ibunda Misthah bin Utsasah untuk membuang hajat. Sewaktu hendak kembali ke rumah, Ibu Misthah tersandung sembari mencela anaknya sendiri, Misthah.
“Sungguh buruk kata-katamu. Apakah kau mencela seseorang yang pernah berjuang di peperangan Badar?” kataku padanya.
“Nak, tidakkah kau mendengar apa yang ia katakan?” ia malah bertanya kepadaku.
“Apa yang telah ia katakan?”
Ibu Misthah menceritakan tuduhan keji tentangku yang didengungkan oleh sebagian orang. Sakitku makin menjadi-jadi. Dan sesampainya di rumah, aku meminta izin Rasulullah agar menetap sementara di rumah orang tuaku, guna memastikan ke kedua orang tuaku tentang tuduhan keji itu. Rasulullah mempersilahkan.
Lalu aku bertanya kepada ibuku, “Ibu, apa yang menjadi gunjingan orang-orang?”
Ibuku menenangkanku agar tidak risau dan gelisah. Mendadak mataku mendung, menderaskan airmata dan membasahi pipiku sepanjang malam hingga pagi menjelang.
Rasulullah yang cukup gusarakan suara-suara negatif tentang istri dan rumah tangganya, meminta pendapat kepada Ali bin Abi Thalib dan Usamah bin Zaid. Zaid berpendapat, “Pertahankanlah keluarga Anda. Kami hanya tahu satu kata dari keluarga Anda, yaitu kebaikan.”
“Wahai Rasulullah, Allah tidak mungkinmenjadikanmu bersedih dalam perkara ini. Sesungguhnya wanita masih banyak. Tanyalah kepada seorang wanita yang dekatdenganAisyahsupayabisa meyakinkan Anda,” begitulah jawaban Ali.
Rasulullah bertanya kepada Barirah tentangku, apakah ada sesuatu yang meragukan dari diriku? Barirah memantapkan hati Rasulullah dengan menegaskan bahwa tak ada sesuatu yang meragukan pada diriku. Aku hanyalah seorang wanita yang masih muda yang pernah tidur bersama adonan makanan, lalu memakan adonan itu. Demikian Barirah menceritakan tentang diriku di hadapan Rasulullah.
Sepanjang hari itu air mataku berlinang dan tidurku sangat jauh dari rasa tenang. Hingga kedua orang tuaku berada di sisiku, aku tetap saja menangis. Dua malam satu hari, air mataku bercucuran dan tidurku tak karuan. Salah seorang perempuan Anshar meminta izin untuk menemaniku. Ia pun turut meratapi kesedihanku.
Rasulullah datang ke rumah orang tuaku. Beliau belum pernah duduk di sampingku selama tuduhan keji itu tersiar.
Rasulullah bersabda, “Wahai Aisyah, aku telah mendengar berita tentang dirimu. Jika kau tidak bersalah, Allah akan mensucikanmu (denganmembelamu). Dan jika kau melakukan dosa, memohon ampunlah dan bertaubatlah kepada Allah. Karena seorang hamba bila mengakui kesalahannya dan mau bertaubat, Allah akan menerima taubatnya.”
Setelah Rasulullah selesai menyampaikan kalimat itu, kuhapus air mataku hingga tak tampak setetes pun. Aku meminta ayah dan ibuku agar membelaku di hadapan Rasulullah. Tapi keduanya tak kuasa berkata-kata.
Dengan sesenggukan aku berkata kepada mereka, “Aku hanyalah wanita yang masih belia, dan memang aku belum banyak membaca Al-Quran. Demi Allah, sungguh aku telah mengetahui apa yang kalian dengar dari perbincangan orang-orang hingga kalian masukkan berita itu ke dalam hati kalian dan kalian percayai. Seandainya saja aku mengatakan bahwa aku bersih dari tuduhan keji itu, kalian tak akan mengaminiku. Dan jika aku mengakui tuduhan keji itu –meskipun Allah tahu bahwa aku terbebas dari tuduhan itu-, niscaya kalian akan mempercayaiku. Demi Allah aku tak menemukan perumpamaan antara aku dan kalian selain sepertiNabi Ya’kub, saat berkata: Bersabarlah dengan kesabaran yang baik. Hanya Allah tempat meminta pertolongan atas apa yang kamu ceritakan.”
Usai kuutarakan kegundahanku, tempat tidurkulah menjadi penenangku. Sungguh Allah mengetahui aku benar-benar bersih dari berita miring itu dan Allah yang akan membebaskanku. Jujur aku tak mengira Allah menurunkan wahyu membebaskanku dari tuduhan itu. Rasanya tak pantas bila wahyu turun lalu dibaca semua orang hanya menyoal tentang masalah pribadiku. Aku ini siapa hingga Allah membicarakan masalahku. Aku hanya mengharap Rasulullah mendapatkan wahyu melewati mimpi tentang pembebasanku dari fitnah itu.
Dan demi Allah, Rasulullah enggan beranjak dari tempat itu dan tak satu pun dari keluarga kami –ayah ibuku yang merupakan mertua Rasulullah- berminat melangkahkan kaki, hingga wahyu turun kepada Rasulullah. Seketika keringat beliau bercucuran bak butiran mutiara, padahal kala itu musim dinginamatmenusuktulang kami.Wajah beliau berseri dan tersenyum.
“Wahai Aisyah,  sungguh Allah telah membersihkan dan membebaskanmu dari tuduhan itu.” Itulah kalimat pertama yang kudengar dari suamiku.
Spontan, ibuku menyuruhku bangkit dan menemui Rasulullah.
“Demi Allah, aku tak akan bangkit kepada beliau, dan tak akan memuji kepada siapapun selain Allah.” jawabku.
Ya, akulah istri Rasulullah yang tertuduh. Dan Allah membebaskanku dari tuduhan itu dengan firman-Nya yang membuat air mataku teduh.AkuAisyah, istriRasulullah yang terfitnah.
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar.” (11) “Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mu'minin dan mu'minat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata: "Ini adalah suatu berita bohong yang nyata." (12) “Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan empat orang saksi atas berita bohong itu? Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta.” (13) “Sekiranya tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. (14) “(Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja.
Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.” (15) “Dan mengapa kamu tidak berkata, di waktu mendengar berita bohong itu: "Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar." (16) Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (17) “Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu.
Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (18) “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang, kamu tidak mengetahui.” (19) “Dan sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang, (niscaya kamu akan ditimpa azab yang besar).” (20) [QS: An-Nur]





0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More